Olahraga Secara Rutin Pelihara Daya Ingat
Berolah raga secara rutin membantu orang tetap sehat secara fisik dan lebih tajam secara mental saat memasuki usia tua, demikian hasil empat studi yang disiarkan di Archives of Internal Medicine, Washington
Salah satu studi itu mendapati bahwa perempuan yang berolah raga selama berusia setengah baya yang didefinisikan rata-rata berusia 60 tahun oleh para peneliti di Harvard School of Public Health, Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School memiliki kemungkinan lebih kecil setelah berusia 70 tahun untuk terserang penyakit kronis, operasi jantung atau fisik, gangguan mental atau daya ingatan.
Satu studi lain mendapati bahwa setahun pelatihan peregangan, satu atau dua kali per pekan, meningkatkan daya perhatian perempuan yang berusia setengah baya dan kemampuannya untuk menyelesaikan konflik.
Studi ketiga mendapati bahwa orang dewasa yang berusia 55 tahun dan lebih tua lagi yang terlibat dalam kegiatan fisik sedang atau tinggi menghadapi kemungkinan lebih kecil untuk mengalami gangguan daya kognitif dibandingkan dengan sebaya mereka yang kebanyakan duduk.
Perempuan yang berusia 65 tahun atau lebih tua yang ikut dalam program olah raga selama 18 bulan tampaknya memiliki tulang yang lebih padat dan risiko lebih kecil untuk terjatuh dibandingkan dengan perempuan dalam usia yang sama yang kurang mengikuti program “kebugaran” yang aktif, demikian hasil studi keempat.
Temuan mengenai studi itu, yang dilakukan di Kanada, Jerman dan Amerika Serikat, boleh jadi adalah apa yang diinstruksikan para dokter untuk membuat lebih banyak orang Amerika berolah raga, kata penulis studi pertama.
“Karena penduduk Amerika dengan cepat menjadi tua dan hampir seperempat orang Amerika tak terlibat dalam kegiatan waktu luang apa pun, temuan kami tampaknya mendukung panduan federal berkenaan dengan kegiatan fisik guna mendorong kesehatan di kalangan orang yang berusia lanjut dan kesejahteraan dengan bertambahnya usia,” kata para penulis studi itu.
“Pendapat bahwa kegiatan fisik dapat mendorong kelangsungan hidup secara lebih berhasil daripada hanya menambah usia mungkin memberi alasan yang sangat kuat bagi orang untuk memulai kegiatan fisik,” kata mereka.
Tips Mengelola Kesehatan
Tubuh kita sangat membutuhkan olah raga yang rutin, bertahap, berlanjut dan terukur. Olahraga bukan hanya untuk sekedar hoby saja, tapi memang kebutuhan tubuh. Manfaat olah raga antara lain:
- Memperlancar peredaran darah
- Memperlancar metabolisme(proses perubahan dan penyerapan zat nutrisi oleh berbagai organ) tubuh.
- Memperkuat dan melenturkan otot
- Memperkuat tulang.
- Meningkatkan kemampuan jantung dan paru paru
- Mencegah berbagai penyakit antara lain: Tekanan darah tinggi, Kolestrol Tinggi, Diabetes, jantung lemah, paru paru menyempit dan kotor, ginjal, stress, susah tidur, osteoporosis
- Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
- Mengendurkan syaraf yang tegang, mengobati sakit stress.
- Sarana bersosialisasi dengan orang lain/masyarakat.
Pelaksanaan olahraga disesuaikan dengan golongan umur, jenis kelamin dan kondisi kesehatan yang bersangkutan. Bagi yang sudah menderita penyakit, sebaiknya minta petujuk dokter ahlinya. Bagi yang masih sehat pedomannya sebagi berikut:
- Lakukan olah raga aerobic, non aerobic dan permainan secara teratur.
- Aerobic adalah olah raga untuk memperkuat kemampuan: jantung dalam memompa darah, paru-paru dalam menghirup oxygen/VO Max dan berbagai otot besar mengolah glucose menjadi glucogen/enerji siap pakai. Contohnya antara lain: Lari jalanan/jogging, berenang, jalan kaki, naik sepeda dijalanan, traid mail, naik speda tetap.
- Unaerobic adalah olah raga untuk memperkuat dan memperbesar kwalitas dan kwantitas kemampuan tulang dan otot mengangkat/menahan beban. Contohnya: Berbagai olahraga angkat berat, push up,sit up, squat jump, pull up dll.
- Olahraga permainan untuk meningkatkan ketrampilan, kerjasama, ketangkasan, kecerdasan, kelenturan otot, koordinasi tangan dan kaki dll. Contoh: Sepak bola, Voley Ball, Bulu Tangkis, Karate, Silat, Taekwondo, Wushu dll
- Olah raga bagi yang sehat tapi bukan atlit, dilakukan jalan/jogging minimal selama 30 menit, seminggu minimal 3 x. Kecepatan sekitar 4Km /jam. Dilakukan secara bertahap dan berlanjut, makin terlatih semakin sering dan semakin lama.
- Bagi atlit sebaiknya intensitasnya lebih banyak, lebih lama dan speednya lebih cepat. Contoh: Lari jalanan/jogging minimal selama 45 menit, seminggu 5 kali, kecepatan sekitar 6 Km/jam.
- Kontinuitas /rutinitas pelaksanaan olah raga sangat penting dan bermanfaat daripada porsinya berat tapi tidak rutin/continue. Olah raga dengan porsi berat tapi tiakrutin sangat berbahaya, bisa membahayakan jantung, paru paru, ginjal, otot dan tulang.
- Olah raga ringan tapi dilakukan rutin setiap hari minimal 30 menit jalan kaki/jogging/senam/Taichi akan sangat lebih baik daripada hanya 2 kali seminggu dengan porsi 60 menit lari cepat sejauh 5 Km.
Beberapa hal penting untuk pengamanan olah raga adalah:
- Sebelum mulai program olah raga, kita harus melakukan general check up kesehatan ke Rumah Sakit untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara akurat.
- Bila kita mengidap suatu penyakit yang berbahaya, harus minta petunjuk Dokter dulu,apalagi mengidap penyakit jantung.
- Bila kondisi kita betul betul sehat, ikuti program yang saya tulis diatas. Lakukan secara rutin, bertahap dan berlanjut.
Beberapa hal penting untuk diketahui:
- Upaya pemeliharaan kesehatan melalui olahraga yang teratur adalah lebih bermanfaat daripada rutin meminum obat.
- Olahraga rutin, teratur dan terukur sangat bermanfaat bagi mengobati penyakit tekanan darah tinggi, diabetes, lemah jantung, osteoporosis, stress,
- Olahraga sebaiknya dilakukan antara jam 6-8 pagi dibawah sinar matahari pagi yang memancarkan sinar Far Infra Red dan ultra violet yang punya efek therapist. Juga akan meningkatkan kadar kolestrol yang baik ( HDL ) sehingga memperlancar peredaran darah.
sumber: vibizlife.com, antara, tirtaamijaya.wordpress.com

















informasinya menarik dan bermanfaat, terima-kasih sudah berbagi, salam