Payudara dan Tubuh Wanita [download]
![]()
![]()
Apa sih yang dilihat dari penampilan wanita? Kepala, kaki, tangan? Saya sering mendengar celetukan teman saat melihat seorang wanita yang menyedot perhatiannya,…gila bro, bodinya!…seksi benar tu cewek!… busyet teteknya!… :D
Terbukti bahwa tubuh wanita yang sehat dan seksi lebih menarik perhatian lawan jenis, terutama pasangannya. Salah satu ‘komponen’ tubuh yang paling disorot adalah payudara. Maka tak heran bila payudara indah pun memberi aura keindahan ke seluruh tubuh pemiliknya.
Sepanjang sejarah, payudara sangat dihargai sebagai bagian tubuh terindah wanita di samping dikenal kemampuannya untuk membesarkan buah hati (anak-anak) mereka.
Setidaknya payudara wanita menjadi simbol bawah sadar setiap manusia sebagai kenyamanan dan keamanan – khususnya untuk pria. Walau di banyak kultur Barat – terutama di Amerika sana, sering menyalahgunakan payudara sebagai objek kekuatan erotik yang besar.
Memang tidak ada kejelasan yang pasti mengenai karakteristis untuk preferensi kultural yang terjadi akibat sosialisasi selama ini. Akan tetapi mungkin saja sikap kita yang dapat memberikan petunjuk terhadap ketelanjangan persepsi mengenai payudara.
Di sebagian negara-negara Eropa, wanita biasanya sudah tidak malu-malu lagi menutupi payudaranya saat mereka menyusui anaknya di depan publik – hal ini sangat berbeda di kota-kota besar di Indonesia kita yang masih tabu menyusui di depan umum, berbeda dengan di kampung atau di pedalaman yang belum terkontaminasi. Jadi hal seperti inilah yang membuat payudara memiliki kecenderungan untuk disembunyikan.
Faktor lain seperti model pakaian juga sangat mempengaruhi penampilan payudara. Trend mode sekarang makin membuat payudara dan tubuh wanita terlihat lebih sempurna. Dengan begini, bagian terindah di tubuh wanita ini semakin memperlihatkan daya tarik seksualnya.
Memang, wanita dan pria sama-sama menciptakan sebuah dinamika kultural terhadap payudara sebagai sebuah objek seksual. Buktinya semakin banyak saja wanita yang mengandalkan payudara sebagai daya tarik terbaiknya, sehingga tak jarang mereka yang tak puas melakukan operasi pembesaran payudara. Atau memakai wonder bra yang terkenal di Amerika untuk membuatnya lebih montok.
Di samping itu payudara memang merupakan zona erotik. Dengan lingkaran areola (daerah gelap di sekeliling puting), dan puting payudara, memiliki banyak ujung syaraf. Jika mendapatkan stimulasi yang baik, puting akan bereaksi dan mengeras (ereksi). Memang, kepekaan payudara setiap wanita berbeda-beda tergantung dari fluktuasi hormon dan faktor lainnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa sebagian besar wanita sangat menikmati sensasi seksual ketika pasangannya menstimulasi bagian payudara mereka selama melakukan hubungan seksual. Bahkan beberapa wanita berkemungkinan mencapai orgasme saat payudaranya distimulasi.
Pendapat pria pun berbeda-beda tentang payudara. Akan tetapi intinya, mereka sangat mengagumi dan menghargai keindahannya. “Payudara isteri saya sangat cantik. Kulitnya sangat lembut, terang dan kenyal seperti mutiara besar”, aku seorang pria, 34 tahun dan telah menikah. Pria lain ikut berkomentar. Ia mengatakan bahwa selama hidupnya ia belum pernah melihat payudara yang tidak disukainya. Untuk sebagian pria mungkin mempermasalahkan ukuran yang tepat dan ukuran yang baik. Tapi umumnya pria memandang payudara sebagai suatu keindahan dalam beragam variasi. Pada hakekatnya, tidak ada pria yang memilih menikah atau bercerai karena pasangannya berdada kecil/besar.
Ada saat di mana payudara wanita menjadi lebih besar atau lebih kecil. Misalnya saja, saat hamil, menyusui atau karena pengaruh pil kontrasepsi. Akan tetapi semua itu kembali pada individu masing-masing. Otomatis jika postur tubuh baik, maka payudara pun akan terlihat montok dan padat. Jika otot pektoralis (otot bagian belakang payudara) diperkuat dengan olahraga, maka payudara pun akan terangkat dan terlihat besar.
Saat melakukan hubungan seksual, sebagian wanita menginginkan pasangannya dapat memperlakukan payudaranya dengan lembut. Misalnya saja di bagian putingnya. Bagian ini terkenal sangat sensitif dan mudah sekali dirangsang. Umumnya wanita menginginkan sentuhan, ciuman, dan hisapan lembut pada bagian ini. Sebelum menstruasi, wanita mengalami nyeri dan pembengkakan pada payudaranya dan menginginkan stimulasi jenis lain.
Perlu Anda ketahui bahwa ukuran payudara tak mempengaruhi respon seksual. Akan tetapi sikap wanitanya yang mempengaruhi resposivitas. Tapi tetap saja payudara bukan merupakan parameter responsivitas seksual. Perlu Anda tahu juga bahwa tidak semua wanita yang putingnya ereksi berarti telah terangsang. Akan tetapi rangsangan lainnya adalah keluarnya cairan lubrikasi vagina, kemerahan di dada dan peningkatan kecepatan denyut jantung dan pernafasan.
Sensasi fisik dan aspek visual dari intermammary intercourse sebenarnya sangat merangsang sebagian besar pria. Akan tetapi jika pasangan Anda tidak merespon saat Anda menstimulasi payudaranya, bukanlah berarti ia mengalami kelainan/gangguan seksual. Perlu Anda mengerti bahwa wanita (juga pria) memiliki cara yang berbeda dalam respon seksualnya. Jadi wajar saja jika pasangan Anda tidak memiliki payudara sensitif walaupun mereka mendapatkan rangsangan yang cukup pada bagian genital atau non-genital lainnya.
![]()
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=-RDCP0XFwfc&feature=related]
Beberapa di antara mereka melaporkan bahwa sensitivitas payudaranya menurun setelah pembedahan untuk membesarkan atau mengecilkan payudara, setelah pengobatan kanker payudara, setelah kehamilan dan melahirkan, atau setelah bertambah usianya.
Sebagian wanita tidak terangsang oleh stimulasi payudara karena alasan psikologis. Sebagai contoh, mereka mungkin merasa malu akibat ukuran payudaranya, menganggapnya terlalu kecil atau terlalu besar. Oleh sebab itu, sangatlah dianjurkan kepada setiap wanita untuk berkonsultasi dengan dokter tentang masalah kesehatan payudaranya dan belajar bagaimana melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan.
Rekan semua, benarlah ketika kita membaca novel “Payudara” (terbitan Melibas, Agustus 2004) karya Chavchay Syaifullah (CS). Pertanyaan pertama yang akan kita kupas adalah mengapa judulnya “Payudara”? Judul yang cukup menggoda dan membuat kita penasaran ini tentunya beralasan.
Dalam teori seksualitas yang dikembangkan oleh Freud, ia mengungkapkan bahwa pada pulsi seksual; sebutan umum untuk libido terbentuk pada saat pubertas, dan dalam kaitan yang erat dengan proses yang mengantarkannya ke kedewasaan, bahwa pulsi tersebut muncul dalam bentuk daya tarik yang tak tertahankan dari satu jenis kelamin terhadap jenis kelamin lainnya. Tujuannya adalah penyatuan seksual, atau paling tidak semua perbuatan yang mengarah pada tujuan tersebut . Payudara memang bukan alat genetikal, namun payudara mampu membuat keterangsangan, dikarenakan bentuknya yang “eye catching”, maka mempunyai daya tarik tersendiri bagi kaum pria untuk berkeinginan menjelajahinya.
Setuju…? :D
Bonus Video Pemijatan Payudara (Khusus 17++)
![]()
http://www.ziddu.com/download/12748751/InfoDownloadData005.txt.html
Artikel Terkait:
- Teknik Pemijatan Payudara (download)
- Nikmatnya Pijat Payudara (download)
courtesy of www.artikelpayudara.com, credit goes to Inung P Saptasari S.T, M.Si,.









Gitu ya, bang Red… *manggut-manggut*
setujuu…. :mrgreen:
ati2 lho mbacanya… kan puasa :P
:lol:
Gambarnya benar2 montok.. He.. He..
bulan puasa woii puasa *tutup mata dikit*
wahhh
aku kaget tadi
waduw bingung juga hahahhaha
jadi langsung tancap ke kotak komeng ajah melewatkan gambarnya
:D
tapi
untuk cowok
mangtab itu pastinya
:D
tepatnya yang pas saja sob gak terlalu besar dan gak terlalu kecil biar serasi dengan ukuran tubuhnya…
Mbaca aja, jangan lihat gambarnya… :mrgreen:
*MANA MUNGKIN!!* :lol:
Jadi ingat, sepanjang puasa ini sy blm nyentuh itu lagi. He he he …!
yuk mari bertukar link ;)
hmm… hmmm…. no komen untuk artikelnya :P
waduh, jadi panas nich :lol:
waduh, semoga yang laki-laki nggak pada ngeres liat picnya, apalagi yang puasa, heee…
Picnya buka dong gan….
Nangguh nih…
wkwkwkwkkw
Ah, bulan puasa, sabar….
waduh.. berbahaya nieh,, hehehehe,,
ngga sengaja lihat pepaya thailand,,, wkwkwkwkwk
klo boleh tanya, cuaca pengaruh ga sm besar kecilnya payudara??hehehe.. kan kebanyakan benda2 memuai klo ditempat panas,menyusut ditempat dingin :D
Wanita telah ditetapkan oleh Tuhan sebagai salah satu makhluk yang tampak indah di mata pria. Karena itu wanita memang akan selalu tampak Indah dari segi manapun :D
Akan tetapi, di dalam hati para pria (normal) ada penyakit… dan penyakit ini akan kambuh ketika melihat dada perempuan…. makanya itu dalam ajaran Islam para wanita diwajibkan mengulurkan kain jilbabnya hingga menutupi dadanya supaya penyakit di dalam hati para pria itu tidak kambuh ketika melihatnya :D
Nice post gan, terutama gmabarnya :mrgeen: salam kenal :D
mungkin karena input seks pria itu didapatkandari mata yah? dari mata turun ke hati, atau dari mata turun langsung straight below the tummy :P
wakakaka kayaknya engga deh itu :lol:
Wah… postingan ini tembus posisi teratas “Yang Paling Sering Dibaca”.. wkwkwkwk…
loh serius?? wakakakaka.. judulnya mungkin memprovokasi pikiran para pria heteroseks :lol:
waduh…..
jadi malu bacanya… :P
gak perlu malu.. kan bagian dari properti kita semua :D
sangan menginspirasi (lho? inspirasi? :lol: )
udah buka, lihat gambar juga tak mengapa.. hohoho :mrgreen:
ralat: sangat maksudnya bang.. :lol:
seru juga yach bro.
Waduh, memang begitu indahnya di mata pria ya,.. sampe2 buanyak wanita saat ini rela membuka payudaranya sedikit sampe semuanya demi mengetahui bahwa disitulah “magnet” kaum pria.. :D
Mas Red memang paling oke menyajikan artikel gamblang begini.. top deh!
kalu secara fisik memang iya, ini ‘magnet’ untuk menarik kaum adam. tapi itu saja kan engga cukup. bagi saya poin pentingnya adalah kalu ngobrol nyambung dan cerdas.
anugerah Tuhan terhadap wanita, tetapi bagi yang mempersia-siakannya, ianya seperti mengundang bencana atau musibah.
Red kalau kamu punya waktu tonton video ini, hanya 6 minit.
http://bintangzohra.wordpress.com/2010/08/30/for-women-with-honor/
terima kasih
Wah…
Ini dia yang ditunggu-tunggu