Raga Sukma = Out of Body Experience (2a)

Teknik Melepas sukma
Cara 1: “Visualisasi”
Cara ini disebut dalam dunia kedokteran barat dengan istilah “Lucid Dreams” (Mimpi yang terasa sangat nyata). Caranya adalah kita menvisualisasikan (membayangkan dengan senyata mungkin) bahwa “diri” kita keluar dari tubuh. Bayangkan diri yang berbentuk tubuh halus keluar dari tubuh fisik kita, seperti ulat keluar dari kepompongnya. Bayangkan dengan senyata mungkin dalam pikiran kita, bahwa tubuh halus kita benar2 berpisah dengan tubuh fisiknya. Kemudian juga bayangkan senyata mungkin suasana sekitar kita, seakan-akan kita betul2 mempunyai tubuh halus yang sedang jalan2.
Contohnya: jika di kehidupan nyata kita tahu ada gelas terletak diatas meja makan dirumah kita, coba bayangkan dan rasakan senyata mungkin, rasa tekstur dan kerasnya permukaan gelas itu. Bayangkan sejelas dan senyata mungkin dalam pikiran kita, seakan2 kita memang benar2 sedang jalan2 dengan tubuh halus kita. Tapi harus diingat, yang saya maksud dengan membayangkan disini bukan mengkhayal !!! Jangan sekali2 kita mencoba mengkhayal atau berimajinasi dengan hal2 yang tidak ada dalam kehidupan nyata ketika melepas sukma, karena nanti kita sulit membedakan apakah kita sedang benar2 melepas sukma atau sedang mengkhayal atau sedang mimpi ?!
Cara 2: “Self Sugestion / Hipnotis”
Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk meyakinkan diri sendiri sekuat mungkin kita sedang melepas sukma, yaitu tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Hal ini dilakukan dengan keinginan dan kemauan yang sangat kuat untuk memaksa tubuh melakukan melepas sukma. Contohnya: ucapkan berulang2 dalam hati: “saya sedang melepas sukma, saya sedang melepas sukma,….” Juga bisa dilakukan dengan meminta bantuan teman untuk mencoba menghipnotis kita dengan teknik2 sederhana hipnotis / regresi.
Cara 3: “Perenggangan Otot”
Cara ini juga dilakukan oleh pendeta2 Lama di Istana Pothala, di Tibet untuk melepas sukma. Caranya adalah kita melakukan perenggangan otot secara bergantian pada tubuh. Pertama kita kejangkan otot2 tangan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 lengan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 badan (perut, dada, pungggung) beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 kaki beberapa kali, terus secara bergiliran kecuali kepala dan leher, dengan membayangkan kita melepas sukma. Lebih bagus lagi jika diiringi dengan menyalurkan tenaga dalam kebagian yang dikejangkan. Maksud dari perenggangan otot tubuh ini adalah untuk memberikan rangsangan ke otak agar tetap sadar secara penuh ketika tubuh tertidur.
Cara 4: “Mengalihkan Pikiran”
Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk selalu mengalihkan pikiran kita agar kita tetap sadar sepenuhnya, dengan membiarkan tubuh kita tertidur. Setiap kali pikiran kita larut karena ngantuk, alihkan pikiran kita ke hal2 yang tetap membuat kita sadar. Contohnya: menggerakkan jari2 kita secara berulang2.
Cara 5: “Mengatur Napas”
Cara ini biasa dilakukan oleh fakir2 India dengan metode Yoga kundalini-nya. Caranya adalah atur napas yaitu tarik, tahan, dan hembus napas dengan ritme hitungan tertentu. Contohnya: menarik napas dengan 9 hitungan, lalu tahan napas 9 hitungan, kemudian hembus napas 9 hitungan juga. Lakukan berulang2 secara teratur dengan membayangkan kita melepas sukma. Dapat juga dilakukan dengan menutup sebelah lubang hidung secara bergantian.
Cara 6: “Menarik Sukma”
Cara ini dilakukan dengan meminta bantuan teman yang sudah bisa melepas sukma untuk membuat kita mencapai keadaan melepas sukma (menarik sukma). Caranya adalah si teman itu melepas sukma dulu lalu dengan gelombang otaknya, si teman itu mempengaruhi gelombang otak kita supaya sama frekwensi gelombang otak kita dengan si teman itu. Caranya cukup dengan seakan2 si teman itu sedang menarik tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Tapi kita harus memastikan dulu teman kita itu memang benar2 bisa melepas sukma.
Cara 7: “Tenaga Dalam”
Cara ini dilakukan dengan menggunakan Tenaga Dalam (TD) kita. Caranya adalah dengan menyalurkan TD sebanyak2-nya ke otak, lalu setelah otak terasa penuh dengan energi, kemudian aktifkan seluruh kemampuan otak kita sekuat2- nya. Bila TD kita cukup besar nanti kita akan merasa bisa melihat, mendengar, membaui, dan merasakan suasana sekitar kita walaupun mata kita tertutup, bahkan jauh lebih jelas dari panca indra lahir, bahkan kita bisa merasakan pergerakan molekul tubuh seseorang. Bila kita sudah mencapai keadaan ini, melakukan melepas sukma sudah mudah, tinggal di gerakkan saja “diri” kita keluar tubuh. Cara melepas sukma dengan TD ini merupakan cara yang paling bagus karena otak kita dapat bekerja secara maksimal.
Sumber artikel: vishnumurti.blog.friendster.com
















