Download E-Book Bermutu dan Gratis ! Klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘awet muda’

 Powered by Max Banner Ads 

Usia Tua itu Takdir, Awet Muda itu Pilihan!

December 30th, 2009 No comments

Apakah Anda sudah merasa tua? Pertanyaan inilah yang diajukan berdasarkan jajak pendapat di Belanda terhadap para manula yang usianya sudah diatas 60 tahun. Ternyata lebih dari 80% secara biologis mereka menilai bahwa dirinya masih tetap muda alias belum merasa tua. Mungkin hal ini pulalah yang mendorong negara-negara di Eropa untuk meningkatkan usia batas pensiun dari 65 tahun menjadi 67 tahun. Kapankan seseorang bisa dinilai sebagai manula/lansia (manusia lanjut usia)? Apakah pada saat ia mulai punya cucu, ataukah pada saat rambutnya mulai beruban?

Maka dari itulah juga sampai dengan saat ini para ahli sendiri masih memperdebatkan kapan seseorang bisa dikategorikan sebagai lansia.

Berdasarkan Wordl Health Organization (WHO) mereka mengelompokan lanjut usia sebagai berikut:
- Lansia Dini – Middle Agge (45 – 59 Tahun
- Lansia – Erderly (60 – 74 tahun)
- Lansia Tua – Old (75 – 90 tahun)
- Lansia Sangat Tua – Very Old (91 tahun keatas)

Di kolong langit sekarang ini sudah lebih dari 200 ribu orang yang usianya diatas 100 tahun. Yang terbanyak di Amerika Serikat – 96.000 orang, kedua di Jepang 40.390 orang. Walaupun demikian harus diingat bahwa penduduk Amerika dua kali lipat jauh lebih banyak daripada penduduk Jepang. Terbuktikan, bahwa wanita pada umumnya usianya jauh lebih panjang daripada pria. 86% pendudukan Jepang yang usianya diatas 100 tahun adalah kaum perempuan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa menjadi tua itu sudah merupakan takdir dari sononya, tetapi menjadi tetap awet muda itu adalah pilihan yang ditentukan oleh diri kita sendiri. Otak kitalah yang menentukan apakah kita sudah tua ataukah belum? Anda sudah bisa divonis sebagai orang tua, dimana Anda sudah pikun alias tidak bisa berpikir lagi, tetapi selama Anda masih mampu berpikir dengan baik selama itu pula Anda masih bisa dinilai muda. Berdasarkan statistik lebih dari 70% penghuni rumah jompo di Eropa mengidap penyakit pikun

Hanya sayangnya banyak sekali orang yang mau divonis dan ditentukan oleh orang lain, bahwa dirinya itu sudah tua. Misalnya karena rasa kasih yang berlebihan, sehingga orang-orang disekitarnya menganjurkan, bahkan melarang agar mereka tidak melakukan ini dan itu; maupun pergi sendirian. Hal inilah yang sebenarnya menjerumuskan mereka ke dalam jurang kejompoan.

Banyak orang yang memiliki hobby setiap hari membaca iklan kematian untuk mengetahui dalam usia berapa tahun mereka mati. Bahkan pada saat salah satu sahabat atau rekannya meninggal dunia langsung bertanya terhadap diri sendiri, kapankah giliran saya? Sangat disayangkan masa hidup yang sedemikian pendeknya hanya digunakan untuk memikirkan masalah kematian.

Daripada memikirkan tentang kematian lebih baik memikirkan bagaimana bisa membuat hidup ini menjadi lebih hidup. Usia bukanlah batasan bagi seseorang untuk melakukan apapun juga. Terlebih lagi jangan sampai kita mau dibelenggu oleh pikiran sendiri dengan alasan sudah tua, karena Age is Just Only a Number.

Banyak orang baru menemukan bakatnya pada saat mereka sudah tua, entah itu bakat melukis ataupun menulis. Mang Ucup sendiri baru sadar, bahwa saya senang menulis setelah saya berumur diatas 55 tahun. Harry Bernstein mempublikasikan buku pertamanya yang berjudul The Invisible Wall dalam usia 96 tahun.

Ann Nixon Cooper dalam usia 106 tahun masih aktiv dalam politik. Ia adalah salah satu supporter dari Barrack Obama.

Olive Riley adalah blogger tertua ia membuat Blog pertamanya dalam usia 107 tahun.

Arthur Wilson baru mulai menikmati masa pensiun sebagai karyawan dari Los Angelos Metro dalam usia 100 tahun. Bahkan Buster Martin dari England sampai saat ini masih tetap aktiv bekerja, walaupun usianya sudah mencapai 103 tahun.

Penyanyi dan pemain film gaek yang masih tetap aktiv adalah Johannes Heester dari Belanda. Usia dia sekarang telah mencapai 106 tahun. Konsert terakhir ia lakukan dalam usia 105 tahun.

Sumber artikel: Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org

Categories: Inspirational

Awet Muda Dengan Pijat Chi

November 20th, 2009 No comments

:love: Tetap muda di usia lanjut tentu menjadi dambaan setiap orang. Berbagai langkah pun dilakukan dari mengkonsumsi pil awet muda, pemakaian kosmetik, totok wajah, terapi hormon, sampai tindakan bedah estetika untuk mengkencangkan kulit muka. Berikut ini sehat dengan reiki ajak Anda mengenal CHI untuk kesehatan kulit agar tetap awet muda kinclong dan tetap menawan dan enak dipandang oleh lawan jenis.

Salah satu rahasia awet muda dengan teknik pijat chi gaya Tao, sebagai usaha mempertahankan keremajaan ditulis Mantak Chia dalam buku Taoist Self Rejuvenation (Mengenai Mantak Chia, bisa lihat di artikel: Menghemat Energi Seks dan sobat juga bisa mengunduh E-Booknya di artikel tersebut) Terjemahan buku ini adalah Pijat Chi Rahasia Awet Muda Tao memaparkan cara kerja pijat chi adalah dengan menghilangkan hambatan dari medan meridian atau saluran energi dari indra dan organ-organ tubuh vital.

Indra merupakan bagian tubuh yang pertama kali menerima segala pengaruh dari luar. Dengan memperkuat indra akan membantu melindungi pengaruh dari luar yang membawa pengaruh negatif pada tubuh. Banyak teknik pijat yang diajarkan Mantak Chia, tapi kali ini hanya membahas teknik pijat pada bagian wajah saja.

Sehat dengan reiki pun sepakat bahwa awet muda adalah dambaan setiap orang. Nah bagaimana dengan Anda? Sudahkah untuk hari ini saja Anda merawat kecantikan dan ketampanan wajah dengan memakai kosmetik? Nah pemijatan pada wajah merupakan perawatan kecantikan yang jauh lebih efektif dibanding pemakaian kosmetik. Hasilnya kulit Anda akan tampak cerah dan halus alami.

Bila Anda praktisi Reiki kiat nomer 1 amat mudah dilakukan. Dengan niat saja Reiki akan mengalir keluar dari kedua telapak tangan, berupa hawa dingin, sejuk, hangat bahkan panas menyengat. Namun bagi yang bukan Praktisi Reiki tidak usah kecewa. Anda masih bisa melakukan dengan teknik pernafasan. Berikut kiat-kiatnya:

1.ALIRKAN ENERGI CHI KE WAJAH.

Ambil napas, kerutkan organ seks, pantat dan anus bagian tengah dan depan. Tahan napas, gosokkan tangan, katupkan gigi dan letakkan lidah di langit-langit mulut. Bila wajah terasa panas, bayangkan energi mengalir ke tangan sampai tangan terasa panas. Bila ada rasa hangat lalu panas di tangan bawalah perhatian Anda ke wajah dan tahan napas beberapa saat hingga wajah terasa panas membara.

2. PEMIJATAN SELURUH WAJAH.
Gosokkan tangan lebih dulu hingga terasa hangat. Ambil napas, tutupi seluruh wajah dengan telapak tangan lalu mulai memijat. Pijatlah ke atas untuk mengurangi kerutan wajah. Hembuskan napas dan rilekskan wajah. Berhenti dan tersenyumlah sampai terasa adanya aliran hangat di seluruh wajah.

3. PEMIJATAN PADA MULUT.
Depresi, stres atau sedih menyebabkan sudut-sudut mulut melorot sehinga sistem dan aliran energi terbendung. Padahal wajah yang ceria, bahagia dan menarik juga sangat tergantung pada sudut mulut.

Dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk tangan kanan, sentuhlah kedua sudut mulut dan rasakan energi chi dari ibu jari serta jari telunjuk mengalir ke sudut-sudut mulut. Perlahan-lahan tekanlah dan naikkan atau dorong ke atas sekitar satu inci lalu lepaskan. Ulangi gerakan ini sampai 20 kali setiap hari. Anda sanggup?

Untuk teknik pernafasan Anda bisa praktekkan teknik pernafasan segitiga yang sederhana dengan cara menghirup nafas melalui hidung untuk 8 hitungan – lalu tahan nafas 8 hitungan – buang napas keluar melalui mulut untuk 8 hitungan juga. Untuk jelasnya silakan baca teknik pernapasan Merpati Putih.  Selamat berlatih. semoga Anda selalu diberkati Tuhan dengan wajah muda terus kendatipun usia bertambah.

Download E-Book Mantak Chia “Chi Self Massage”. Klik disini

Sumber: vtrediting.wordpress.com

Categories: Mind, Body and Soul