Sembuhkan Diri Anda dari Ejakulasi Dini ! Ayo Masbro klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘coral castle’

 Powered by Max Banner Ads 

Melawan Gravitasi: Teka-Teki Istana Coral

September 9th, 2009 No comments

Bagaimanakah monumen-monumen seperti Stonehenge, Piramida Giza, benteng Sacsayhuaman dan sejumlah monumen kuno lainnya dibangun? Banyak ilmuwan percaya bahwa dalam beberapa kasus dibutuhkan puluhan ribu pekerja untuk memindahkan batu-batu raksasa itu ke tempat konstruksi.

Akan tetapi, seorang pria Latvia kecil bersikukuh bahwa struktur kuno tersebut dirakit dengan jauh lebih mudah dari yang kita bayangkan. Dengan menggunakan suatu alat bangunan rahasia yang telah ditelan jaman, ia bahkan mengaku telah menggunakan teknik-teknik tersebut pada Coral Castle (Istana Karang) yang misterius.

Saat berusia 25 tahun, Edward Leedskalnin berencana menikahi seorang perempuan yang berusia 10 tahun lebih muda darinya, Agnes Scuffs, yang dipanggil mesra “sweet sixteen”. Akan tetapi sayangnya, pada malam sebelum pernikahannya, si calon pengantin perempuan berubah pikiran dan tidak pernah lagi kembali ke sisinya.

Yang mengejutkan, Leedskalnin masih saja melanjutkan membangun sebuah istana magisnya untuk mengenang kekasih yang hilang.

Karena kemasygulan hati dan menderita penyakit TBC, Leedskalnin meninggalkan kota asalnya Latvia, menuju Amerika Serikat. Ia menetap di kota Florida, dan di sanalah ia dapat mewujudkan karya konstruksi yang sangat mengesankan (dan sulit untuk dipahami) yang pernah dikerjakan seorang diri: Coral Castle atau seperti Leedskalnin menyebutnya,  Rock Gate Park (Taman Gerbang Batu Karang).

Seluruh batu yang berdiri tegak pada bangunan megah itu (Leedskalnin sendiri yang mengggali, memotong dan memasangnya), dibangun dengan menggunakan lempengan yang sangat besar, beberapa ada yang beratnya lebih dari 30 ton.

Melalui 28 tahun bekerja seorang diri, dan hanya dengan bantuan perkakas sederhana yang dirancang sendiri oleh Edward (sebuah katrol dan rantai geret yang terbuat dari bekas tiang telepon) Coral Castle telah menjadi suatu kenyataan.

Bukannya memberitahu metode rahasianya, Leedskalnin malah berusaha keras melindungi rahasia pemindahan batu-batu tersebut. Banyak orang berspekulasi tentang prosesnya itu, tapi tak seorang pun mampu merekonstruksi ulang pemindahan batu-batu besar yang kelihatannya tanpa memerlukan tenaga itu.

Menurut legenda yang ada, pernah pada suatu malam anak-anak mengintip Leedskalnin dan  menyaksikan lempengan-lempengan batu besar itu mengambang ke udara bagaikan ”balon hidrogen.”

Pada 1936, Leedskalnin ingin memindahkan seluruh bangunan tersebut ke Homestead yang tidak jauh letaknya, dan menyewa sebuah truk untuk mengangkut batu-batu itu, hanya sekali ini ia meminta bantuan orang lain.

Karena selalu berusaha melindungi rahasianya, Leedskalnin bersikeras meminta supir untuk meninggalkan truknya di tempat itu semalaman, dengan begitu ia dapat mengangkat lempeng-lempeng raksasa itu sendiri. Supir tersebut meragukan permintaannya, namun seperti yang dijanjikan pada hari berikutnya Leedskalnin telah menumpukkan batu-batu itu di atas trailer besar tersebut, dan siap untuk diangkut.

Pria misterius
Konstruksi Coral Castle masih dipenuhi misteri. Bagaimana mungkin seseorang memindahkan lebih dari 1.100 ton lempengan batu besar yang diperlukan untuk membangun struktur raksasa ini?

Sementara Leedskalnin tidak pernah secara tegas membuka rahasianya, ia telah meninggalkan tulisan mengenai serangkaian eksperimen penggunaan magnet, mengisyaratkan bahwa metodenya datang melalui studi tentang medan magnet bumi. Apakah Leedskalnin, seperti halnya pengklaim lainnya telah menemukan bagaimana mengalahkan gravitasi?

Leedskalnin mengelak ketika secara langsung ditanya pembuatan Coral Castle, tetapi ia mengaku menguasai teknik-teknik yang pernah digunakan para ahli bangunan kuno—teknik seperti yang mereka gunakan untuk membangun piramida besar Mesir. Ia bahkan secara menggoda menyatakan bahwa cara itu sangatlah gampang, begitu Anda tahu rahasianya.

Salah satu fitur yang lebih menakjubkan dari Coral Castle adalah blok batu seberat sembilan ton yang digunakan sebagai gerbang pintu masuk istana tersebut. Leedskalnin menata batu besar ini dengan ketepatan sedemikian rupa sehingga dengan dorongan lembut pun dapat dibuka dengan mudah.

Pada 1986, setelah tiga puluh tahun Leedskalnin wafat, gerbang itu harus diperbaiki dan pekerjaan itu memerlukan enam orang pekerja dengan sebuah crane (derek) seberat 20 ton untuk memindahkan lempengan batu besar itu. Namun meskipun mengerahkan ekstra otot, kelompok pekerja ini masih tidak bisa memasang gerbang itu memiliki presisi yang sama dengan sebelumnya.

Interior dari Coral Castle itu sendiri merupakan suatu tampilan karya seni yang in-dah dan keajaiban rancang-bangun. Secara resmi telah dianggap sebagai monumen yang bersejarah, dan telah di-ubah menjadi sebuah musium yang terbuka bagi semua orang yang ingin tahu dan ingin mencoba kemampuan mereka untuk membuka selubung misteri bagaimana orang Latvia eksentrik itu hidup dan berkarya.

Sejumlah set meja-meja dan kursi menghiasi kebun batu karang tersebut, sementara itu anak-anak tangga dan sundials (alat penunjuk waktu dengan bantuan  bayangan sinar matahari) dipasang dengan presisi sampai pada menit, suatu wasiat kemampuan misterius Leedskalnin.

Dikatakan bahwa Leedskalnin tidak pernah terlihat bekerja di Coral Castlenya, meskipun demikian para tetangga melaporkan melihat sebuah lampu di menara tempat kerjanya yang dibarengi dengan nyanyian aneh hingga larut malam.

Teknologi macam apa yang digunakan Leedskalnin dan mengapa ia ingin menyimpan penemuan ajaib itu sebagai suatu rahasia? Apakah sebenarnya ia memiliki rahasia-rahasia bangunan yang serupa dengan yang dipakai dalam dunia masa lampau?  Kita dibiarkan untuk berspekulasi, karena Leedskalnin hanya menawarkan petunjuk-petunjuk dari struktur itu sendiri, dan membawa serta metode rahasianya ke alam kubur. (Leonardo Vintini/The Epoch Times/ptb)

Sumber: epochtimes.co.id

Categories: Mysterious Places

Misteri Istana Coral

August 31st, 2009 No comments

Coral Castle (Istana Coral) yang terletak di Homestead, California adalah salah satu bangunan paling misterius di dunia. Misterinya bisa dibandingkan dengan Stonehenge di Inggris, Kuil-kuil Yunani Kuno bahkan dengan Piramida besar di Giza, Mesir. Yang menjadikan bangunan ini sangat istimewa adalah karena ia dirancang, diangkut, dipahat, ditegakkan dan dibangun seorang diri oleh Edward Leedskalnin, warga negara Amerika Serikat imigran dari Latvia.

Banyak orang yang membangun rumah mereka sendiri. Namun apa yang dilakukan Ed melebihi itu. Ia membangun sebuah istana dengan pemilihan material yang menakjubkan: bebatuan coral yang berat rata-ratanya 30 ton sebuah! Yang lebih hebatnya lagi, Ed membangun istana ini sendirian tanpa bantuan dari orang lain juga tanpa menggunakan peralatan berat. Disinilah terletak misteri dari Istana Coral. Bagaimana bisa seorang pria kecil dengan tinggi 1,5 meter ini dapat melakukan pekerjaan mahaberat ini  seorang diri??

Diperkirakan Istana Coral menggunakan lebih dari 1000 ton batu coral untuk dinding dan menaranya, juga sekitar 100 ton lagi untuk furniture dan obyek seni dari batu. Data-data lain:

  • Ed membangun sebuah obelisk yang beratnya 28 ton dengan tinggi 8.5 meter
  • ada sebuah pintu gerbang yang dapat berayun seberat 9 ton
  • tinggi dinding istana sekitar 2 meter lebih
  • batu yang paling berat: 38 ton dan ini melebihi berat dari batu terbesar yang digunakan untuk membangun Giza Pyramid

Ketika membangun Istana Coral, tidak ada seorang pun tetangganya yang memperhatikan Ed sehingga mereka tidak tahu bagaimana cara pria tersebut melakukan pekerjaan ini seorang diri, bagaimana cara Ed mengangkut bebatuan, dan bagaimana cara ia menegakkan batu-batu itu. Semuanya tetap menjadi misteri hingga sekarang. Ada seorang tetangganya yang pernah melihat Ed membawa batu-batu Coral yang besar dengan sebuah truk, tapi bagaimana cara ia mengangkat dan menurnnkan batu-batu tersebut, tidak ada yang pernah tahu. Ini adalah sebagian gambar dari Coral Castle:

Kolam bulan (Moon Pond) dibuat dari 3 batu coral besar, digunakan untuk kolam ikan.

Heart Table (Meja Hati), adalah bukti bahwa Ed adalah pria yang romantis. Ditengah-tengah meja ini terdapat sebuah tanaman (ixora bush) yang telah bertahan lebih dari 50 tahun

Polaris Telescope, selalu menunjuk ke arah North Star. Tinggi: 7,62 meter dengan berat hampir 30 ton.

Pintu 9 ton yang dapat berayun ini adalah bukti kejeniusan rancang bangun Ed Leedskalnin. Pintu ini mudah dibuka hanya dengan sentuhan jari saja.

foto dokumentasi langka yang memuat Ed dengan tripodnya. Tapi bagaimana tripod ini dimanfaatkan untuk membangun Coral Castle tidak ada yang pernah tahu.

sumber: webgaul.net, wikipedia

Categories: Mysterious Places