Lengkapi Rumah Anda dengan Orgonite 168. Klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘gelombang otak’

 Powered by Max Banner Ads 

Pengendali Komputer Pakai Otak

September 18th, 2009 No comments

:wow:  Bukan mustahil untuk mengoperasikan komputer, manusia cukup menggunakan pikiran tanpa bantuan tangan. Kenyataannya, otak manusia menghasilkan gelombang Alpha saat berkonsentrasi, dan bisa diterjemahkan dalam sinyal digital.

Penelitian untuk mewujudkan pengoperasian komputer dengan cara menangkap sinyal-sinyal dari otak, sudah dilakukan tim reaserch Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB. Tim ini terdiri dari Mahasiswa-mahasiswa S2 yang tergabung dalam grup riset bernama Digital Media and Game Center. Awal penelitian mereka lebih fokus untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi yang sebagian besar berupa game edukasi.

Sinyal gelombang Alpha yang dihasilkan otak dalam bereaksi terhadap suatu kondisi dibaca oleh Teknologi Brain Computer Interface. Sinyal gelombang analog ini kemudian dikonversi ke biner untuk mengendalikan suatu objek di komputer tanpa menggunakan alat apapun.

Simulasi pembacaan perintah otak ini diuji coba dengan memasangkan suatu alat pendeteksi gelombang alpha pada kepala. Alat yang menggunakan sumber arus DC yang terukur, dikoneksikan ke komputer, dimana pengunjung mencoba untuk menggerakkan suatu balok dari suatu tempat ke tempat lainnya hanya dengan memikirkannya dalam otak. Dan ternyata objek-objek tersebut memang bergerak menurut keinginan pengunjung.

“Alat ini sebenarnya memiliki konsep awal untuk mengendalikan robot hanya melalui pikiran. Hanya dengan berkonsentrasi terhadap suatu objek dan perintah yang ingin kita berikan maka robot akan bereaksi sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, alat ini juga dapat mendeteksi tingkat stress seseorang,” ujar anggota tim reasearch Digital Media and Game Centre Hendra di stand STEI ITB dalam pameran Bandung Comtech di BeMall, Minggu (16/11/08)

Beberapa aplikasi yang disuguhkan dalam pameran pertama tim ARAD, Magic Book and Volcanopedia, AR Flood, Flight Simulator, Tank Simulator dan games Sultan Agung. Beberapa aplikasi tersebut menerapkan konsep augmented reality, real time simulator, dan brain computer interface.

ARAD, Volcano dan AR FLood adalah aplikasi yang menerapkan konsep augmented reality. Aplikasi-aplikasi tersebut menampilkan sebuah dunia virtual dengan menggunakan kode-kode yang disebut marker. Marker ini dapat ditempatkan pada meja yang didesain khusus untuk AR maupun pada sebuah buku. Dengan memanfaatkan web cam, gambar-gambar 3D akan muncul dari permukaan meja ataupun buku yang memiliki marker di atasnya.

ARAD didesain khusus untuk para arsitektur dan pengembang real estate untuk mendesain blueprint yang dinamis dan fleksibel. Volcano adalah aplikasi yang dapat menampilkan gambar 3D dari gunung-gunung berapi di Indonesia beserta jenis letusan yang dimiliki. Aplikasi ini sangat menarik karena dari tampilan peta wilayah Indonesia pada magic book, akan muncul topografi dari masing-masing gunung ketika web cam diarahkan pada permukaan buku.

Sedangkan AR Flood memiliki kelebihan dalam hal menanggulangi kemungkinan banjir dengan pembangunan tanggul virtual pada daerah tertentu dalam peta. Setelah pambangunan tanggul selesai, simulasi banjir dilakukan kemudian akan ada analisa berapa kerusakan rumah yang ditimbulkan maupun korban jiwa dari peristiwa banjir tersebut.

Konsep real time simulator diterapkan pada tank simulator dan flight simulator dimana pengunjung dapat mencoba mengoperasikan suatu pesawat maupun tank. Kemudian akan ada penilaian terhadap keahlian mengemudi dari masing-masing pengunjung, apakah mereka lulus atau tidak dalam mengoperasikan suatu kendaraan

sumber: www.stmikmj.ac.id

Categories: rahasia otak

Gelombang Suara Mampu Bangkitkan Kekuatan Tersembunyi

September 15th, 2009 No comments

Sebuah penelitian metafisika di Amerika menemukan metode modern untuk membangkitkan kekuatan Supranatural. Benarkah kekuatan tersembunyi itu bisa dibangkitkan tanpa mantera…?

Tak dapat dipungkiri, suara, nyanyian, atau gelombang suara dalam ritmik tertentu mampu mempengaruhi emosional manusia. Seseorang bisa tenang saat dirinya mendengarkan sebuah lagu. Namun, ada orang yang sektika berubah menjadi gundah dan gelisah akibat mendengarkan lagu. Oleh karena itu jangan heran jika dalam kondisi tertentu, manusia bisa menangis, tertawa, bahkan meledak emosinya karena mendengar sebuah nyanyian. Seseorang juga bisa nekad membunuh karena emosionalnya (alam bawah sadarnya) mendadak terpengaruh akibat dari sebuah tembang yang didengarnya.

Seorang anak belasan tahun nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di dalam kamarnya. Tak jelas, apa yang melatarbelakangi aksi bunuh diri itu. Sebab beberapa jam sebelum ditemukan tergantung, anak itu terlihat tak memiliki masalah. Sorenya ia masih terlihat bermain sepak bola dengan teman-teman sebayanya. Ia nampak ceria, begitu tutur teman-teman korban. Satu petunjuk tertulis pada secarik kertas yang ditulis sebelum korban menghabisi nyawanya sendiri. Pesan terakhir dari korban itu hanya bertuliskan, jika si ibu ingat pada korban, putarlah lagu-lagu dari group musik Slank. Ini kisah nyata yang terjadi beberapa bulan lalu di Jawa Tengah.

Penelitian tentang irama lagu, bunyi-bunyian atau yang kemudian disebut gelombang suara sebenarnya telah lama dilakukan di Amerika. Hasilnya sungguh mencengangkan, ternyata gelombang suara mampu mempengaruhi emosional manusia. Bahkan sejak dalam kandungan, emosional jabang bayi bisa dipengaruhi oleh nyanyian yang dibawakan ibunya. Bahkan secara tegas penelitian itu menyatakan; berbagai irama yang dihasilkan oleh musik-musik klasik memiliki gelombang suara yang terbaik untuk membentuk emosional calon bayi.

Tak hanya itu, penelitian di Negeri Paman Sam ini juga berhasil membuktikan betapa gelombang suara yang diset pada frekwensi tertentu mampu membangkitkan hidden energy seseorang. Penelitian ini kemudian dikenal sebagai penelitian Metafisik Spiritual. Dengan mendengarkan gelombang suara pada frekwensi yang terprogram, seseorang bisa masuk ke alam bawah sadarnya (alpha, theta dan delta), tetapi masih dalam kontrol kesadaran. Pada saat itu seseorang mampu melakukan berbagai kegiatan yang tak mungkin bisa dilakukan pada saat dirinya dalam kesadaran penuh (beta). Fenomena ini di Indonesia lazim disebut orang dengan nama kesurupan, trance.

Alih-alih, penelitian orang asing itu sebenarnya mencoba mengilmiahkan berbagai fenomena trance yang banyak mereka lihat di negeri ini atau kawasan Asia Tenggara pada umumnya. Tak bisa dipungkiri, sebenarnya banyak orang asing yang merasa takjub saat mereka melihat orang Indonesia yang bertubuh kebal, atau bahkan bisa meragasukma hanya dengan melantunkan bait-bait mantera atau doa khusus. Bahkan mereka juga kagum saat para penari Bali memperagakan tariannya yang diakhiri dengan melakukan penusukan pada perut. Atau Kuda Lumping yang memakan beling pada saat pertunjukan tengah berlangsung dan Seni Debus yang mempertunjukkan seni yang benar-benar sensasional.

Dengan kata lain, sebenarnya, Penelitian Metafisik Spiritual di Amerika itu sama dengan meditasi yang dilakukan di Indonesia. Mereka hanya merubah metode menjadi ilmiah, tidak lagi menggunakan mantera, menyan atau semedi dalam goa. Mereka menggunakan pembangkitan dengan cara mendengarkan gelombang suara pada frekwensi yang sebelumnya telah diprogram. Tujuannya tak lain, untuk mempercepat proses pembangkitan indera ke-enam.

Perhatikan folklore, pada masa lalu, para Warok Ponorogo acap menggunakan madat pada saat mereka hendak melakukan ritual. Suatu upaya untuk mempercepat bersatunya cipta, rasa dan karsanya. Tapi segala hal berbau klenik itu tak dipergunakan para peneliti di Amerika. Mereka hanya perlu mendengarkan sebuah gelombang suara dari headphone. Dan, hasilnya sama dengan orang-orang sakti di negeri ini, mereka bisa kebal senjata, bisa menerawang masa depan bahkan bisa juga meragasukma.

Menurut para peneliti Metafisik dari negara Paman Sam, mantra adalah sebait kata yang jika dibaca dengan ritmik tertentu dapat menimbulkan gelombang suara yang dapat mempengaruhi alam bawah sadar dan keyakinan seseorang. Mereka kemudian mengadaptasi mantera menjadi sebuah gelombang suara yang mampu mempengaruhi kerja otak manusia diambang kesadaran. System ini kemudian mereka sebut dengan nama Alfa-theta mind program. Sebagai catatan, alam bawah sadar seseorang bekerja 24 jam sehari.

Alfa-theta mind program ini dilakukan dengan cara relaksasi diri dimana pada kondisi tersebut manusia dapat menyelaraskan gelombang pikiranya dengan gelombang alam semesta sehingga apabila hubungan atau vibrasi telah terjadi dengan gelombang mikrokosmik alam tersebut maka manusia tersebut dapat mewujudkan apapun yang diinginkan. Baik itu keinginan meningkatkan kemampuan supranatural (metafisika), keinginan untuk menjadi orang sakti atau ingin kaya raya.

Di masa lalu, bahkan masih acap terdengar sampai belakangan ini khususnya di pedesaan, kidungan Rumeksa Ing Wengi yang dilantunkan dengan tepat dan benar mampu membuat si pelantun beserta seluruh keluarganya terhindar dari marabahaya. Baik berupa gangguan makhluk halus, penyakit atau orang yang akan berbuat jahat. Sayangnya, apa-apa yang dilakukan oleh nenek moyang kita ini menjadi dogma semata. Tak banyak yang mau melakukan penelitian dengan cara akademik. Alhasil kesaktian nenek moyang kita pun punah digilas kemajuan teknologi.

Menilik fenomena diatas, tak ada salahnya jika kita mulai mengadaptasi teknologi tersebut. Agus Hendra Jaya, 45 tahun, adalah salah seorang yang berusaha mengkolaborasikan Alfa-theta mind program dengan berbagai pengatahuan spiritual di negeri ini. Berbekal pengetahuannya di dunia musik dan metafisika, Agus mantan personel group musik Modulus Band mengembangkan metode ini. Dari hasil penelitian panjangnya itu ia telah menghasilkan beberapa Compact Disk (CD) yang mampu membangkitkan energi metafisik seseorang. Misalnya sebuah gelombang suara yang ia dapatkan dari penelitian seorang Amerika. Setelah diadaptasikan dengan kapasitas otak orang Indonesia terbentuk sebuah CD yang bisa membangkitkan indera ke-enam seseorang.

Dijelaskan Agus, gelombang suara yang didengarkan menggunakan headphone masuk ke telinga lalu mempengaruhi pikiran, hati dan alam bawah sadar seseorang. Sambil mendengarkan CD tersebut seseorang bisa membayangkan apapun, seperti meragasukma, menerawang, menyembuhkan diri sendiri atau memelet seseorang. Sebab menurut Agus, kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika kita percaya bahwa kita mampu maka kita pasti mampu. Tapi jika kita percaya kita tidak mampu maka kita tidak pernah mampu.

Menurut Agus, untuk mengaplikasikan penemuan baru ini tidaklah sulit. Seseorang hanya membutuhkan sebuah CD Player dengan headphone steereo. Dengan itu kita bisa memutar sebuah CD dengan spesifikasi gelombang suara tertentu. Misalnya CD yang diprogram untuk meragasukma. Dengan ketekunan, keyakinan dan parah diri pada Tuhan maka seseorang dalam waktu relatif singkat dapat merasakan perubahan keadaan yang disebut sensasi rasa. Meski tubuhnya terduduk di dalam kamar, namun jiwa, roh dan rasanya dapat pergi ke mana pun ia mau.

Lebih jauh dijelaskan Agus, gelombang suara pada CD tersebut diset pada frekwensi khusus. Misalnya pada tingkatan Delta (Deep sleep/tidur nyenyak), frequency range-nya 0,5Hz-4Hz. Theta, Drowsiness (ambang akan terlelap), frequency range-nya 4Hz-8Hz. Alpha, Relaxed but alert (rileks dengan mata terpejam), frequency range-nya 8Hz-14Hz. Dan Beta, Highly alert and focused (keadaan sadar penuh), frequency range-nya 14Hz-30Hz. “Frequency range tersebut diperlukan untuk menyelaraskan otak kita,” tutur Agus.

Meski begitu, diakui Agus CD yang ia program itu hanya sebuah alat, keberhasilan dari alat itu sepenuhnya tergantung pada keyakinan seseorang. Sebab kemampuan bawah sadar seseorang dapat bekerja sesuai dengan besarnya keyakinan yang dimiliki. Selain itu, sebagai manusia yang beriman, kita percaya sepenuhnya bahwa segala hal yang terjadi di muka bumi ini adalah atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Begitu pun dengan pemikiran kita, alam bawah sadar kita sepenuhnya dikuasai oleh kekuasaan Tuhan. Jadi semakin kita dekat dengan Tuhan, maka semakin terpenuhilah segala keinginan kita.

Penulis artikel: Eka Supriatna, diambil dari mystys.wordpress.com

Categories: rahasia otak

Konser Musik Brainwave

September 13th, 2009 1 comment

Sobat-sobat pernah menonton konser musik yang memperdengarkan musik meditasi yang telah diberikan simulasi gelombang otak? Nah pada hari Rabu 9 september 2009 kemaren Kang Didi Agephe temannya admin Rahasia Otak mengadakan konser bertajuk “Awakening: 999 Meditation Concert“. Acara akbar ini dilaksanakan di Salihara. Bukan hanya simulasi gelombang otak saja, video clip yang tampil pada background layar juga telah disisipi dengan pesan-pesan subliminal. Wah meriah sekali konsernya sob! Kang Didi telah memberitahu admin Rahasia Otak mengenai konser ini sejak akhir tahun 2008 kemaren. Berikut liputan konser tersebut oleh harian Kompas

Pada mulanya adalah air. Gambar air beriak memenuhi layar lebar di latar panggung. Para pemain musik dengan sejumlah instrumen diterpa sinar biru, serupa warna air.

Lalu, pelan-pelan, terdengar suara air bergemericik. Air itu kemudian berkecipak, lantas menggerojok seperti dituang dalam bak. Semua bebunyian air itu bertautan, saling menyahut, seakan dipermainkan dalam irama teratur. Sesekali iramanya mengalun pelan.

Para penonton diajak menelisik berbagai bunyi air yang sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari. Dalam irama diulang-ulang, bebunyian itu menciptakan kesadaran akan dunia air yang bening, tenang, dan teduh. Begitu terseret masuk ke dalamnya, kita segera larut dalam kedamaian.

Repertoir berjudul ”Water” itu membuka pentas ”Awakening: 999 Meditation Concert” oleh Diddi Agephe dan kelompok Prabbu Shatmata di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (9/9) malam. Kelompok ini didukung Diddi Agephe (komposer, keyboard, soundscape), Bintang Indrianto (bas), Epi Martison (perkusi), Nanang Hape (rebab, sitar, vokal), Ammir Agephe (perkusi), dan Yuyun (vokal).

Pertunjukan menampilkan repertoir selama hampir dua jam, sebagian besar karya Diddi. Semua nomor itu diramu dengan memanfaatkan bebunyian dari alam (seperti air, udara, api, dan tanah) dan dipadukan dengan suara elektronik dari software synthesizer serta suara instrumen musik tradisional Nusantara. Ramuan itu diperkaya lagi dengan memasukkan khazanah vokal dari Tibet, Mongolia, Arab, dan Jawa.

Hampir semua repertoir menghadirkan suasana semesta. Ambil contoh lagi nomor ”Fire” atau ”Manipura”. Berbeda dengan repertoir ”Water” yang penuh kedamaian, repertoir ini justru menyuguhkan suasana menggelora. Berangkat dari komposisi hasil racikan suara api, seperti suara retakan kayu terbakar atau desau api menjilat-jilat, penonton diajak masuk untuk menyelami gelora yang dinamis dalam diri masing-masing.

Pada nomor ”New Earth” dihadirkan ramuan irama dari berbagai bunyi elemen tanah. Suara-suara itu disisipi bacaan tartil Al Quran yang indah. Keselarasan antara semua unsur itu melahirkan keheningan. Dalam hening, kita dirangsang untuk menemukan diri sendiri.

Frekuensi

”Awakening: 999 Meditation Concert” akhirnya mengajak kita semua untuk mengambil jeda sejenak dari rutinitas hidup. Bebunyian, irama, suasana, juga panduan visual di layar, semuanya mengepung kesadaran yang merangsang kita untuk mengunjungi relung-relung diri sendiri. Kita dipertautkan kembali dengan diri sendiri, semesta, dan kesadaran akan Tuhan.

Tidak terlalu berlebihan jika Diddi Agephe menyebut pentas itu sebagai musik meditasi. Soalnya, berbagai bebunyian dalam pertunjukan itu memang diselaraskan dengan frekuensi atau gelombang alpha, delta, dan theta yang menuntun otak manusia untuk meningkatkan kesadaran spiritual. Penonton mudah larut dalam irama musik, memperoleh rasa damai, tenang, bahkan beberapa orang tampak mengantuk atau malah sempat terlelap sejenak.

”Organ-organ tubuh manusia, seperti otak, jantung, atau hati, punya gelombang sendiri-sendiri. Saya berusaha menyelaraskan komposisi bunyi pada gelombang itu sehingga bisa merangsang penonton untuk merasakan gerak energinya sendiri,” kata Diddi, sang komposer.

Pada nomor ”Anahata” atau Udara, misalnya, dia mengajak penonton untuk berkonsentrasi merasakan cakra jantung di dada. Di tengah alunan musik mirip embusan angin lembut, penonton diminta memegang jantung masing-masing. Diddi lantas menuntun mereka untuk lebih santai, membebaskan diri, dan merasakan energi diri sendiri.

Pentas ini bagaikan undangan bagi siapa saja untuk melakukan perjalanan ke dalam diri. Kita dipacu untuk melampaui riuh-rendah rutinitas hidup, lantas membuka bagian-bagian spiritual dalam diri kita yang selama ini mungkin kerap terabaikan.

Musik meditasi

Diddi Agephe menekuni musik dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan IKIP Negeri Jakarta. Dia juga belajar pada sejumlah musisi kontemporer, jazz, dan seniman tradisional di Tanah Air. Selama ini dia lebih dikenal lewat musik untuk film dan sinetron, dan sering manggung bersama sejumlah musisi dan penyanyi.

Sejak tahun 1987, dia tertarik menekuni musik meditasi dengan belajar dari sana-sini. Dia merancang komposisi musik untuk kebutuhan meditasi dengan brainwave dan innervoice. Karya- karyanya kemudian memang menyempal dari tren musik umum atau pop, dan lebih kental dengan nuansa spiritual.

Dalam berkarya, lelaki gundul ini membebaskan diri dari batasan musik. Dia bebas menggali kekuatan bunyi dari berbagai instrumen. Pada pentas di Salihara malam itu, misalnya, dia memanfaatkan instrumen bekas, seperti kaleng bekas wadah kerupuk atau pelek ban mobil.

Sumber: Kompas diambil dari liputan berjudul: air, udara, tanah dan api

Categories: rahasia otak

Sholat dan Gelombang Otak Manusia

September 9th, 2009 27 comments

Belum lama berselang, pada sebuah sesi kajian di Masjid Asy-Syakirin Kuala Lumpur, seorang jamaah bertanya,”Ustadz, saya merasa belum bisa secara maksimal memperoleh manfaat dari Sholat. Saya pikir itu karena saya belum bisa benar-benar khusyu’ saat menjalankan Sholat. Bagaimana caranya memprogram pikiran kita agar bisa melaksanakan Sholat dengan khusyu’?”

Sesungguhnya melaksanakan Sholat itu berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’

Mari kita mulai dengan bertanya pada diri sendiri, saat akan melaksanakan Sholat, apakah kita merasa berat? Jika jawabnya ”ya”, maka saat itu kita memang jauh dari khusyu’ karena kita merasa berat melakukannya. Jika jawabnya ”tidak”, maka kita sudah berada pada track untuk melaksanakan sholat dengan khusyu’, karena kita terhindar dari perasaan berat menjalankan Sholat. Selanjutnya bagaimana kita meninggikan derajat ke-khusyu’-an kita sepanjang Sholat kita? Sesungguhnya khusyu’ adalah dari Allah SWT. Sebagai hamba kita berupaya untuk menuju pada ke-khusyu’-an, menjemput ke-khusyu’an demi kesempurnaan Sholat kita.

Masuk ke dalam State Sholat

Saat kita tenggelam dalam aktivitas duniawi kita, bisa dipastikan kita bukan berada pada state Sholat. Dan pada saat kita hendak beralih atau masuk ke dalam state Sholat, ada kalanya kita berhasil melakukan dengan cepat, kadangkala tidak. Jika yang terakhir ini yang terjadi, maka saat kita melaksanakan Sholat kita belum berada pada state Sholat. Akibatnya banyak gangguan dalam pikiran kita yang membuat kualitas ke-khusyu’-an Sholat kita menjadi berkurang.

Kalau kita mempelajari NLP (neuro linguistic programming), Hypnosis atau ilmu lain tentang pemberdayaan pikiran, kita mengenal beberapa tingkat gelombang otak. Dalam aktivitas normal biasanya kita berada di gelombang Beta atau yang lebih tinggi. Saat kita rileks, santai, tenang kita menurunkan gelombang otak ke Alpha. Bisa jadi kebanyakan dari kita melaksanakan Sholat di gelombang ini. Jika saat sholat kita berada pada gelombang Alpha tinggi, sangat mungkin pikiran kita masih bisa terganggu dengan hal-hal lain karena belum benar-benar single focus hanya untuk berserah diri dan menyembah Allah SWT. Semakin rendah gelombang otak kita, maka semakin fokus dan semakin khusyu’ Sholat kita. Idealnya saat mengangkat takbir kita sudah berada di ambang gelombang Theta (lebih rendah lagi dari Alpha). Saat kita menikmati Sholat maka gelombang kita terus menurun dan terjaga di Theta mendekati Delta, sehingga pikiran kita tidak lagi terganggu dengan bayangan, gagasan atau informasi di luar Sholat kita.

Titian pikiran menuju State Sholat

Bagaimana cara kita agar pada saat Sholat kita sudah benar-benar berada pada State Sholat yang terbaik? Allah SWT melalui Rasulullah SAW telah memberikan jalan yang sebaik-baiknya. Sholat bukanlah sekadar gerak tubuh dan hafalan ucapan yang dimulai dengan Takbir sampai diakhiri Salam. Sholat adalah sarana berkomunikasi, berikrar, berserah diri dan menghamba secara total kepada Allah SWT. Karena itu ada sebuah jalur titian yang tersedia untuk memfasilitasi kita memastikan kita melaksanakan Sholat pada state Sholat yang terbaik. Insya Allah dengan mengam

Adzan (Beta ke Alpha)

Dengarkanlah, pahamilah dan resapilah makna Adzan. Jawablah Adzan dengan sepenuh hati, rasakan makna ucapan kita, bayangkan diri kita sedang mendengarkan dan menjawab panggilan suci untuk menghadap Allah SWT. Lanjutkanlah dengan do’a sesudah Adzan, dan rasakan ketenangan, rasa nyaman dan rileks mulai kita rasakan, sebagai titian awal kita menuju state Sholat kita.

Wudlu (Alpha ke Theta)

Niatkanlah berwudlu untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada diri kita setelah sekian lama berada dalam kesibukan dunia. Saat air menyentuh kulit kita. Serta bagian-bagian tubuh lainnya rasakan bahwa diri kita semakin bersih, semakin ringan dan semakin tenang bersiap menghadap Allah SWT. Biarkan suara gemercik air yang terdengar membawa pikiran kita semakin rileks, semakin tenang dan semakin dan semakin nyaman.

Sholat (Theta ke Delta)

Saat melangkah di tempat Shalat rasakan langkah kita semakin dekat untuk berhadapan dengan Allah SWT. Sebelum takbir, mantapkan niat, berserah diri sambil menarik nafas dalam-dalam. Angkatlah Takbir sambil menahan nafas dan mengucapkan ”Allahu Akbar”. Dan ketika tangan sudah bersedekap hembuskanlah nafas perlahan-lahan, dan kita merasakan tubuh kita sangat ringan, tenang dan nyaman. Seolah kita tidak lagi merasakan sedang menyangga badan atau menginjak sajadah ataumenempelkan tangan di dada. Semakin lama terasa semakin ringan, melayang dan nyaman sekali. Di saat itu sama sekali tidak ada ketergesaan, keinginan segera selesai, atau menghitung-hitung rekaat yang tersisa. Seolah bergerak dan terjadi dengan sendirinya karena bawah sadar kita telah mengendalikan gerak dan bacaan kita dalam ke-khusyu’-an.

Dzikir/Wirid (Theta ke Alpha)

Seusai mengucapkan Salam, kita hindari untuk langsung beranjak dan beraktivitas kembali. Biarkan gelombang otak kita secara gradual mulai naik dari state Sholat di Theta kembali Alpha. Sambil ber-dzikir atau membaca Wirid, kita rasakan ucapan, gerak dan perasaan kita meemberikan sensasi kenyamanan. Kita merasakan bawah tubuh kita menempel di sajadah, tangan kita bertumpu di paha, kepala bergerak-gerak seirama bacaan. Saat itu gelombang otak kita mulai merambat naik menuju Alpha.

Berdo’a (Alpha ke Beta)

”Sesungguhnya Aku adalah mengikuti persangkaan Hambaku”. Saat berdoa kita memanjatkan harapan, permintaan dan keinginan. Semakin kita memahami makna ucapan kita, semakin kita meyakini doa kita pasti terkabul. Semakin kita yakin maka semakin besar kemungkinan doa kita terijabah. Apakah langsung terealisasi, ditunda waktunya, atau diganti dengan yang lebih baik bagi kita, semuanya adalah bentuk terijabahnya doa sesuai perkenan Allah.

Saat memanjatkan Doa itulah gelombang otak kita sudah mulai naik lagi menuju Beta, dan mulai menyiapkan diri kita kembali pada aktivitas duniawi kita. Saat kita bangkit dari duduk dan melangkah, kita merasakan melewati titian menuju ke state awal kita.

Dua titian yang pertama, yaitu Adzan dan Wudlu sangat mungkin berbalikan waktunya, yaitu berwudlu terlebih dahulu sebelum Adzan. Itupun tetap bermanfaat membawa diri kita menuju State Sholat yaitu mulai dari gelombang Beta menuju ke Theta. Apapun urutannya, afirmasikan dalam diri untuk menurunkan gelombang otak, menuju ke state Sholat dengan niat melaksanakan sholat dengan khusyu’ dan penuh kepasrahan pada Allah SWT.

Jadikanlah Sholat dan Sabar sebagai penolongmu

Insya Allah apa yang tertulis ini adalah sharing dari apa yang telah penulis alami dan jalani sehari-hari, sebagai sebuah pengalaman aktual dalam penghambaan kepada Allah SWT. Penulis meyakini bahwa Sholat adalah kebutuhan manusia karena memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat beriman yang melaksanakannya. Semoga Allah melimpahkan petunjuk dan hidayahNya serta AmpunanNya bilamana sharing ini mengandung kekeliruan atau kekurangan karena ke-fakir-an serta ke-dhaif-an penulis.

Astaghfirullahaladzim. Astaghfirullahaladzim. Astaghfirullahaladzim. Innallahaghofururrohiim.

Sidoarjo, 5 Mei 2009

Abdul Aziez

Sumber:  portalnlp.com, artikel asli berjdul: State Shalat dan Gelombang Otak

Categories: rahasia otak

Tentang Situs Kami

September 1st, 2009 No comments

Rahasia Otak

 

Halo Sobat! Selamat datang di situs Rahasia Otak. Sobat, kami ingin berbagi kepada sobat sebuah metoda yang praktis, aman dan menyenangkan untuk mengubah hidup kita secara positif ke arah kesuksesan, kesehatan dan kebahagiaan. Metoda ini adalah sebuah revolusi dalam transformasi diri. Namanya adalah ‘Brainwave Entrainment‘  atau ‘Brainwave Synchronization’. Kenapa disebut revolusi? karena cara penggunaannya yang benar-benar mudah, harganya yang murah dan sifatnya yang menyenangkan! Sobat-sobat yang ingin mencapai kesuksesan (baik itu kesuksesan financial, kesuksesan karir, dll), yang ingin mencapai kesehatan (mind and body) dan kebahagiaan (kebahagiaan seksual, kebahagiaan berumah tangga, dll) akan menemukan bahwa metoda ‘Brainwave Entrainment‘ memang amat revolusioner!

Okay untuk sobat-sobat yang belum tahu apa itu ‘Brainwave Entrainment’ (populer disingkat BWE}, kami jelaskan secara singkat. BWE adalah simulasi gelombang otak.  Tahukah sobat jika otak manusia itu dapat distimulir atau dirangsang sedemikian rupa? Lalu tujuan dari stimulasi ini apa?  Untuk mengubah kondisi mental seseorang.  Stimulasi pada otak dapat menghasilkan beragam kondisi mental-emosional dan semua ini clinically proven lho! Seperti apa stimulasi ini dilakukan? Stimulasi dilakukan melalui sebuah simulasi yang dapat  menghasilkan suara. Bukan sembarang suara, tapi suara yang mampu menghasilkan gelombang yang khas seperti yang dipancarkan oleh otak kita (brainwave). Bila otak diberi rangsangan yang berirama, irama tersebut akan diduplikasi oleh otak dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Bila irama dipercepat dan konsisten hal itu dapat menimbulkan gelombang-gelombang yang sama dengan gelombang otak manusia. Proses dimana suatu gelombang sengaja diarahkan kedalam otak sehingga otak turut bergetar atau beresonansi dengan irama gelombang simulasi disebut BWE.  Dengan merangsang otak agar memroduksi atau mereduksi jenis frekuensi gelombang otak tertentu, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam kondisi mental dan emosional. Jadi metoda BWE sebenarnya adalah cara untuk ‘memanipulasi’ otak agar menghasilkan brainwave atau gelombang otak yang pas sesuai dengan kebutuhan kita.

Pengetahuan tentang gelombang otak amat penting untuk sobat ketahui, karena inilah kunci dari rahasia otak itu sendiri. Rahasia otak ini jika diketahui dengan pemahaman yang benar dan dihidupi dengan tindakan jitu maka dapat menghantarkan kita ke taraf kehidupan yang berkualitas tinggi (sukses, sehat dan bahagia). Analoginya begini: otak kita ibarat sebuah hardware atau perangkat keras yang memfasilitasi software-software atau perangkat lunak. Softwarenya apa tuh? Perangkat lunaknya adalah pikiran sobat. Ada 3 macam sofware yang sudah terinstall di otak kita yaitu:

  • pikiran sadar (conscious mind)
  • pikiran bawah sadar (subconscious mind)
  • pikiran atas sadar (supraconscious mind)

Dari 3 macam perangkat lunak ini hanya satu yang sering kita sadari,  itulah pikiran sadar. Pikiran sadar sobat berada dalam rentang gelombang otak BETA (12-38Hz). Ini adalah pikiran dimana kita awake sepenuhnya, dimana kita fokus, dan mengolah semua informasi yang masuk. Pikiran sadar ini amat mendominasi kita sehari-hari, dalam komputer bisa disamakan dengan operating system.

Namun 2 software lainnya sangat krusial guna menunjang operating system ini. Pikiran bawah sadar sobat dapat diibaratkan sebuah virtual memory yang kapasitasnya tidak terbatas! Selain berfungsi sebagai virtual memory, ia juga merupakan software bahasa ‘pemrograman’ bagi manusia. Disinilah tempat untuk memrogram diri seorang manusia agar menjadi insan kamil, manusia yang unggul. Luar biasa bukan? Pikiran ini berada dalam rentang gelombang otak ALPHA (8-12 Hz) dan hampir ke THETA (3-8Hz). Masih ada satu lagi software yang luar biasa, inilah yang disebut dengan pikiran atas sadar. Pikiran ini berada dalam rentang THETA dan DELTA (0.2-3 Hz). Disinilah tempat segala kekuatan sejati kita berada. Pikiran ini juga disebut sebagai Universal Mind.

Karena setiap ‘software’ atau pikiran ini  punya gelombangnya masing-masing maka kita dapat menggunakannya  dengan mudah jika kita mengetahui tiap gelombang mereka  dengan tepat. Disinilah peranan vital dari simulasi gelombang otak (BWE). Sobat yang menggunakan BWE akan dengan mudah tune-in, menggunakan, dan memanipulasi software tersebut. Tentu saja manipulasinya ke arah yang baik lho yah :)

Nah Sobat, itulah keterangan singkat kami tentang BWE. Di web Rahasia Otak ini kami ingin memperkenalkan metoda BWE yang sudah terbukti manfaatnya, sudah teruji secara klinis dan pemakaiannya amat menyenangkan! Kami membaginya dalam 3 kategori utama:

  • Paket Sukses
  • Paket Sehat
  • Paket Spiritual

Paket Sukses

adalah andalan kami yang amat powerfull. Paket ini berisi musik-musik simulasi gelombang otak yang bertujuan untuk memrogram sobat sekalian menjadi manusia dengan mindset sukses, mindset menang dan mindset kreatif. Paket ini kami juluki sebagai Money Magnet, karena semua musik di paket ini memang bertujuan agar sobat menjadi sumber kekayaan. Uanglah yang akan mengejar sobat, kesempatanlah yang akan mengetuk pintu sobat berkali-kali! Kami lengkapi paket ini dengan berbagai macam buku digital bertema ‘Law of Attraction’ (LoA). LoA adalah sebuah pemahaman yang dibahas dalam buku dan film The Secret. Tahukah sobat jika para guru yang disebutkan di buku tersebut juga menggunakan metoda BWE? yup! Mereka benar-benar memanfaatkan BWE secara optimal dan menerapkannya dalam bisnis dan pekerjaan mereka sehingga mindset mereka mewujudkan hukum tarik menarik /  ‘Law of Attraction’ ke arah kesuksesan! Klik disini sobat untuk keterangan lengkap mengenai paket sukses kami
Paket Sehat

adalah paket musik BWE favorit Team Rahasia Otak. Dapatkan rahasia memanfaatkan BWE agar sobat menjadi love and sex magnet (W.O.W!), temukan diri sobat yang sensual – memancarkan cahaya dan nuansa cinta setiap saat, rasakan bagaimana mudahnya menarik perhatian lawan jenis, bagi sobat sekalian yang sudah menikah: saksikan performa sex anda meningkat dengan tajam, dapatkan tubuh yang sehat – bebas racun dan ramping alami dengan metode brainwave! Selain itu paket ini kami lengkapi dengan macam-macam program dan E-Book bertema sex yang sangat menarik. Klik disini sobat!
Spiritual II

adalah paket yang dirancang khusus bagi sobat-sobat yang tertarik untuk mengembangkan spiritual intelligence. Simulasi gelombang otak di paket ini akan mengungkapkan berbagai potensi menakjubkan yang sering kita sebut sebagai ‘spiritual power’. Paket spiritual sangat menunjang kedua paket yang telah disebutkan diatas, karena kesuksesan dan kesehatan manusia juga harus ditunjang dengan kecerdasan spiritual. Mereka yang cerdas secara spiritual akan melengkapi kesuksesan dan kebahagiaan duniawinya! Klik disini untuk infonya.
Spiritual II

adalah paket Simulasi Gelombang Otak yang menitikberatkan pada pemahaman spiritual yang lebih mendalam. Berisi berbagai macam BWE yang dikenal dengan nama Transcendental Music, musik-musik ini membuka dan memerlancar jalan kita menuju kehidupan spiritual yang lebih dalam dan bermakna.

Paket Combo

adalah gabungan dari 3 paket di atas, dibundel dengan harga yang murah sekali untuk sobat semua + masih kami berikan berbagai super bonus untuk sobat.  Bonusnya benar-benar super lho! Klik disini untuk infonya ^_^

Paket Combo Player

adalah paket Combo yang telah dibundel bersama dengan MP4 atau MP5 Player Portable. Solusi ini cocok bagi sobat yang tidak memiliki perangkat komputer sendiri dan bagi sobat yang ingin mendengarkan musik ini kapan saja dan dimana saja. Di player tersebut kami telah memasukkan musik-musik BWE pilihan dari paket Combo. Paket ini dibundel dengan harga yang terjangkau untuk sobat semua + memiliki semua manfaat dari paket Combo. Klik disini untuk infonya sob!

Mengenai Paket Kami

Paket dari Rahasia Otak ini adalah BWE yang berlatar belakang musik lembut. Kami sengaja memilihkan tipe BWE yang ada background musiknya. Kenapa? karena dari pengalaman kami mendengarkan BWE, ada satu kendala yang dihadapi yaitu: bosan! Lho kok bosan? iyah karena BWE biasanya hanya berupa dengungan yang monoton saja. Bagi anda yang tidak terbiasa pasti akan cepat mengalami kebosanan mendengarkan suara ngung..ngung…ngung :D

Download demo BWE alpha wave, murni dengungan binaural beat

donwload disini sob!Oh ya sobat, semua paket musik BWE RahasiaOtak.com telah dilengkapi dengan pesan-pesan subliminal. Apa itu? pesan subliminal adalah ultra sound berupa afirmasi atau pernyataan positif yang langsung ditembakkan ke pikiran bawah sadar sobat. Tentu saja afirmasi yang diberikan adalah afirmasi yang positif guna menunjang perkembangan sobat semua ke arah perkembangan individu yang positif guna menjadi manusia unggul.

Download demo BWE, berupa musik instrumental yang telah diberikan brainwave binaural beat dan subliminal messages

donwload disini sob!

Bagaimana Cara Paket Kami Bekerja ?

Paket musik Simulasi Gelombang Otak (BWE) dari Rahasia Otak bekerja dengan 2 cara:

  1. Ia menstimulasi gelombang otak sobat ke frekuensi tertentu agar pikiran sobat menghasilkan beragam kondisi mental yang diinginkan. Tiap-tiap gelombang otak punya manfaatnya sendiri-sendiri dan hasilnya sudah diteliti. Sobat bisa baca di http://www.lunarsight.com/freq.htm untuk keterangan lebih lanjut mengenai fungsi dari tiap-tiap frekuensi gelombang otak
  2. Ia menyisipkan subliminal messages atau pesan-pesan subliminal langsung ke pikiran sobat. Pesan subliminal ini di-masking sedemikian rupa dalam tiap musik sehingga tidak akan terdengar oleh telinga, kecuali tipe musik tertentu yang memang dipandu dengan narasi.
  3. Gabungan simulasi gelombang otak dan pesan subliminal adalah cara yang sangat efektif karena double method ini benar-benar langsung ke sasaran yaitu pikiran sobat

Layanan Sejenis

Sobat, kami bukan satu-satunya di Indonesia yang menjual metoda yang revolusioner ini. Sobat semua bisa mencheck situs-situs tersebut di artikel ini:

Kami anjurkan juga sobat-sobat yang tertarik dengan BWE agar melihat-lihat produk dari situs yang kami berikan linknya. Ada banyak musik BWE dari mereka yang tidak ada di kami. Kami senang sekali semakin banyak yang mulai aware dan memerkenalkan metoda yang luar biasa ini. Jika mayoritas rakyat Indonesia mulai mengenal dan menerapkan BWE dalam hidup mereka maka kami haqul yakin negara dan bangsa Indonesia akan maju dan menjadi unggul dalam berbagai bidang. Jayalah Indonesiaku!

:iloveindonesia

Selamat bersenang-senang dengan BWE dan sukses selalu untuk sobat semua!

Categories: rahasia otak