Download Simulasi Mak Erot 3D Khusus Dewasa. Klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘jaman baru’

 Powered by Max Banner Ads 

Agama dan Gejala Supranormal (2)

September 2nd, 2009 No comments

Bila benar kita telah berada dalam hari akhir sebagaimana yang saya tulis dalam artikel terdahulu, maka masa yang lama dalam Quran disebut “malam” yang sedang menggelap (Q 93:2) oleh karena gelapnya kehidupan secara spiritual. Masa yang akan datang disebut “siang” karena terang dengan adanya penglihatan spiritual.

Maka kita dewasa ini sudah berada di waktu “subuh” dari hari yang akan terbit. Di waktu ini sedang dilakukan persiapan menjelang hari yang baru, jaman baru, New Age. Siapa yang diserahi tugas di waktu “subuh” ini tepat disebut komandan dalam istilah militer, manajer dalam istilah manajemen, atau “rabbi” dalam istilah spiritual. Dialah yang disebut “Rabbilfalaq” dalam Surat 113. Memang terlampau ringkas keterangan dalam surat ini untuk dapat dijadikan patokan. Tapi sebagaimana lazimnya dalam ayat-ayat kitab suci, kita hanya diberi petunjuk yang sangat samar, sehingga seribu interpretasi pun mungkin saja terjadi. Kembali bukan itu yang pokok, melainkan kemampuan kita mengenali kebenaran bila hidung kita menyentuhnya atau mengenali kodrat spiritual bilamana kita melihat hasilnya. Sebagaimana yang dikatakan Jesus, “pada buahnya pohon itu dapat dikenal”. Yang dapat saya katakan dalam konteks ini ialah pohon sudah berada di tengah-tengah kita dan buahnya pun sudah siap dipetik. Tinggal siapa yang ingin tahu pohon itu pasti dapat menemukannya.

Pembinaan manusia oleh mahluk celestial sudah dimulai sekitar 500.000 tahun yang lampau. Pada waktu itu serombongan besar mahluk celestial mendarat di suatu tempat yang sekarang kita kenal sebagai Iran. Mereka adalah mahluk spiritual yang tidak berbadan material. Untuk dapat bergaul dan berkomunikasi dengan manusia primitif waktu itu, diadakan modifikasi sedemikian rupa sehingga mereka mempunyai badan semi-material yang harus dirawat dengan makan, minum dan istirahat. Mereka bahkan dapat pula melakukan hubungan sex. Mungkin dari masa inilah berlaku ayat dalam Kitab Kejadian (Book of Genesis) di Taurat yang mengatakan bahwa : “Maka pada jaman itu ada raksasa-raksasa di dunia dan juga sesudah itu ketika anak-anak Tuhan kawin dengan anak-anak perempuan manusia sehingga lahirlah keturunan mereka yang menjadi orang berkuasa dan kenamaan” (Kejadian 6:4)

Anggota rombongan ini memang orang-orang yang jangkung, sama dengan Adam yang tingginya lebih dari 240 cm. Bahwa keturunan mereka menjadi terkenal akan kekuasaannya dapat diketahui dari kemampuan mereka sebagai hasil mutu genetik yang kualitasnya sangat tinggi. Rombongan pertama ini terdiri dari 100 orang dan disebut “kelompok seratus”. Mereka dibagi dalam 10 kelompok untuk meningkatkan mutu kehidupan manusia primitif agar lebih beradab. Mereka dibagi dalam kelompok: pengajaran adanya Tuhan, pengajaran bahasa dan tulis menulis, peningkatan kecerdasan, pemeliharaan kesehatan, pertanian, peternakan dan penjinakan hewan liar untuk dipelihara, menenun, membuat barang tembikar, dll.

Wajah mereka sangat menyilaukan, demikian juga dengan pakaiannya. Dalam sastra Timur dapat kita jumpai istilah “sons of the dazzling face” (dazzling = menyilaukan). Ini disebabkan tingginya putaran dan vibrasi elektron dalam tubuh mereka. Seperti pada las listrik, elektron meningkat kecepatannya sehingga las busur itu memancarkan sinar yang menyilaukan. Tapi sinar yang menyilaukan itu tidak menimbulkan panas sama dengan lampu neon yang menyala terang, tidak terjadi panas yang membakar tubuh. Sons of the dazzling face dalam bahasa Sanskrit (Sansekerta) disebut Deva(s) atau Dewa-dewa. Mereka datang dalam pesawat yang dalam Epic of Ramayana disebut “aerial vehicle” atau “vimana” (Sanskrit). Mereka sempat berfungsi selama 300.000 tahun.

Dalam kurun waktu sekian lama, mereka tentu sudah banyak menyebar ke tempat-tempat lain dan meninggalkan bekas peradaban yang mereka bina. Kalau tidak dalam ujud material, mungkin dalam ujud legenda, folklore dan sebagainya. Agama Hindu kemungkinan besar adalah campuran dari ajaran agama, folklore dan legenda yang bercampur aduktanpa dapat ditemukan lagi bentuk aslinya.

Usaha awal mahluk celestial ini menemui kegagalan dengan terjadinya suatu pembangkangan dalam pemerintahan celestial. Lucifer adalah pemimpin pemerintahan celestial tingkat rendah yang membawahi 619 planet hunian. Ia mengutus Sat-an (wakilnya) ke Bumi untuk mengajak pemerintahan planet Bumi turut serta dalam pembangkangan itu. (Kisah pembangkangan ini terekam dalam Book of Enoch / Kitab Enoch yg mengisahkan pertempuran Arcangel Mi-Ka-EL melawan seorang malaikat Seraphim yang memberontak – Lucifer). Sat-an berhasil dan semenjak itulah planet Bumi terkucil dari pergaulan kosmik hingga sekarang. Akibat dari pada pengucilan ini ialah bahwa kita tidak dapat lagi bergaul bebas dengan mahluk-mahluk luar Bumi dan dewasa ini sulit sekali bagi umat manusia untuk menerima keterangan adanya mahluk-mahluk luar Bumi dengan peradaban yang amat tinggi. Kita selama 200.000 tahun berada dalam kegelapan informasi mengenai adanya pemerintahan celestial. Tapi kini sudah tiba saatnya kepada kita kembali diberitakan pengetahuan ini. Tentu saja ini perlu waktu karena apa yang hilang dalam kurun waktu 200.000 tahun tidak begitu saja dapat kembali dan diterima.

Mungkin perlu beberapa generasi lagi agar kita terbiasa kembali dengan ide

adanya mahluk-mahluk celestial (meski saat ini mulai ada manusia-manusia yang tergerak hatinya untuk menyelidiki hal-hal demikian). Sekarang ini masih banyak orang yang takut dengan mahluk UFO, dikiranya mereka adalah kuasa gelap / setan (baca : utusan Sat-an). Sungguh ironis bahwa yang memerangi Sat-an ini malah dikira Sat-an sendiri. Tapi ini mungkin merupakan siasat Sat-an untuk mengacaukan DNA kita

Oleh M. Siregar. Dikutip dari Warta Parapsikologi No 8 Tahun 1 dari kliping koleksi admin rahasiaotak.com dan diunggah pertama kali di Forum Supranatural WebGaul

Categories: Extraterrestrial

Jaman Akhir dan Dunia Baru (Bagian Kelima)

August 26th, 2009 No comments

Manusia Lama dan Dunia Lama

Untuk dapat memahami manusia baru yang akan menghuni Bumi, terlebih dahulu kita harus memahami syifat dan ujud manusia lama. Dalam ajaran agama dikatakan bahwa jalan kepada Kerajaan Tuhan adalah melalui pengenalan diri. Namun baik dalam Injil dan Quran tidak diberikan banyak penjelasan mengenai diri manusia. Bahan untuk itu penulis temukan dalam literatur Asia Timur dan keterangan dari mahluk luar Bumi.

Secara anatomis, manusia adalah mahluk biologis yang mempunyai badan jasmani. Secara struktural, badan jasmani ini terdiri dari sel-sel yang terbangun dari atom. Mahluk luar Bumi mengatakan bahwa dalam sel terdapat proses bio kimia dan proses ionik. Sel adalah sejenis elektrolit dimana terdapat ion-ion di dalamnya. Sel diliputi oleh suatu medan bio magnetik yang menyebabkan ion-ion bergerak dan melakukan proses bio kimia tersebut.

Proses-proses biologis ini menimbulkan impresi sensoris dalam diri manusia yang menjelma menjadi nafsu dan naluri. Inilah sumber daya pendorong yang menjadikan manusia bergerak, bekerja dan berusaha. Dalam melakukan kegiatan ini manusia juga terdorong oleh daya emosi dan daya akal fikiran. Kedua daya ini yang dalam literatur Asia Timur dikatakan berpusat pada badan “halus” atau badan energi atau badan eterik. Badan eterik (lingga sharira) adalah medan bio magnetik yg dihasilkan oleh proses-proses bio kimia dalam badan jasmani.

Badan eterik berhubungan dengan badan jasmani melalui sentra-sentra energi eterik atau prana. Sentra-sentra ini dikenal luas sebagai chakra. Penulis percaya pada mazhab 7 cakra besar/major chakra dalam tubuh eterik manusia.

  • Cakra mahkota terletak di ubun-ubun kepala mengatur bagian otak dan pineal gland.
  • Cakra dahi terletak di bagian wajah dan mengatur pituitary gland. Cakra ini juga populer disebut sebagai mata ketiga, pusat dari penglihatan supra-normal.
  • Di leher juga ada cakra besar yg mengatur tiroid gland. Bila cakra ini belum aktif sepenuhnya maka cakra leher ini justru menjadi semacam belenggu bagi naiknya kesadaran manusia menuju kesadaran ilahi.
  • Cakra besar berikutnya terletak di tengah-tengah dada, di ulu hati (solar plexus), di limpa kecil dan di ujung tulang ekor.

Sentra-sentra energi/prana ini dapat diaktifkan melalui disiplin yang disebut yoga menurut ajaran Hindu atau tarekat menurut ajaran Islam. Aktifnya suatu cakra menimbulkan pengalaman supra normal tapi tidak ada kaitannya dengan kemajuan spiritual manusia. Untuk itu semua chakra harus aktif dan energi chakra disalurkan melalui sistem urat syaraf otonom. Pada manusia lama, sistem urat syarat otonom mereka tidak bersambung, makanya mereka belum punya kesadaran spiritual. Pikiran mereka amat sempit dan tidak dapat menerima kebenaran yang diusung oleh kelompok lain dengan gaya yang berbeda.

Semua pengalaman hidup manusia menembus sampai badan halus emosional dan mental (perasaan dan fikiran). Menurut keterangan dari mahluk luar Bumi, rangsangan pada badan eterik ini menimbulkan zat baru yang lebih tinggi baik terhadap zat-nya emosi dan zat-nya akal fikiran. Zat baru ini disebut “morontial” dan zat Ini adalah komponen yang membangun ruh manusia. Menurut literatur Yoga, tubuh jasmani – emosi dan fikiran akan sirna tapi ruh bersyifat kekal. Inilah wahana yang kita tumpangi kelak dalam perjalanan menuju kehidupan akhirat. Menurut keterangan mahluk luar Bumi, Jesus Christ bangkit dari Goa Kuburnya dalam ujud morontial untuk memberikan bukti bagi umat manusia bahwa kehidupan setelah kematian itu benar-benar ada.

Kesadaran manusia lahir sebagai hasil rangsangan terhadap zat-nya badan emosi dan badan mental (fikiran). Rangsangan ini datang dari dunia fisikal melalui impresi sensoris, sehingga isi kesadaran kita pada umumnya bersifat
fisikal/keduniawian juga. Inilah dasar kita membangun kehidupan individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan akhirnya peradaban dunia. Dengan sendirinya peradaban dunia juga bercorak fisikal / keduniaan ini atau materialistik. Inilah peradaban dunia di jaman Kaliyuga dan peradaban inilah yang akan dihancurkan oleh energi Shiva yang sudah mulai beraksi.

Kepribadian adalah sumber dari akhlak dan watak yang membuat setiap individu manusia itu unik, tunggal tak ada duanya. Ini disebabkan oleh adanya kehendak bebas (free will) sebagai anugerah penciptaan dari Sang Sumber. Mahluk luar Bumi mengatakan bahwa free will ini adalah anugerah tertinggi di alam semesta yang tidak boleh dilanggar tanpa menimbulkan karma. Penindasan free will sebagaimana yang masih sering merajalela di Bumi akan berhenti jika dunia baru sudah datang. Manusia harus diberi keleluasaan untuk mengembangkan diri sesuai dengan kodrat-kodrat yang bersarang di dalam dirinya dan berdasar berfungsinya free will. Bila manusia memilih kejahatan secara bebas maka ia akan menuai karma negatif yang harus ia bayar sendiri. Bila ia memilih kebaikan secara bebas maka nantinya ia memperoleh karma positif. Karma ini akan tergores dalam ruh dan tidak ada yang dapat menghapusnya atau menambahkan karma ini ke dalam ruh seseorang kecuali Sang Sumber.

Oleh M. Siregar. Dikutip dari Warta Parapsikologi No 5 Tahun 1 dari kliping koleksi admin rahasiaotak.com dan diunggah pertama kali di milis Mayapada Prana (milisnya admin)

Categories: Extraterrestrial

Jaman Akhir dan Dunia Baru (Bagian Pertama)

August 10th, 2009 No comments

Tulisan bpk. RM Tjokrowaspodo dalam Warta Parapsikologi no 2 sangat menarik.
Literatur Barat dewasa ini dibanjiri dengan buku-buku tentang “The New Age” atau “Zaman Baru”. Dalam literatur ini banyak kita jumpai gejala ESP (Extra Sensory
Perception), supra normal, gaib, dsb yang kesemuanya tergolong dalam
parapsikologi.

Dalam tulisan bpk Harijanto Moehardjo ada disinggung tentang buku karangan
Lobsang Rampa. Penulis ini telah mengeluarkan sekitar 18 judul buku yang
semuanya menyangkut bidang parapsikologi. Beliau adalah orang Tibet, meninggal
tahun 1949 namun jiwanya kemudian memasuki badan orang Inggris yang rela
mengosongkan badan jasmaninya alias meninggal. Seluruh peristiwa ini tergolong
gejala supranormal yang sukar ditelan oleh otak dan diterima sebagai kenyataan.
Namun demikianlah keadaannya di masa ini yang sesungguhnya memang masa yang penuh dengan gejala parapsikologis.

Tulisan Lobsang Rampa ditujukan untuk orang Barat. Itulah sebabnya ia
memerlukan otak orang Inggris yang menguasai bahasa Inggris. Menurut
pengakuannya, ia memang mempunyai tugas/misi untuk mempersiapkan dunia Barat
memasuki Zaman Baru yang akan penuh dengan berbagai gejala spiritual yang
bersyifat supranormal. Otak orang Barat yang terlampau biasa pada alam material,
perlu diberikan penjelasan mengenai eksistensi alam non material atau alam
supramaterial agar mereka tidak mengalami tegangan bathin di kala planet ini
dibanjiri oleh gejala-gejala supranormal.

Topik ini sangat menarik dan perlu kita kaji dan pelajari. Bila literatur
tentang Zaman Baru ini berdasarkan pada kebenaran, maka umat manusia dewasa ini
telah berada di ambang suatu perkembangan yang sangat mendasar dan menyeluruh.
Perkembangan ini patut diberi skala kosmik oleh karena sumber terjadinya
perkembangan berada di luar Bumi. Bila kita periksa ajaran-ajaran Kitab suci
akan kita jumpai bahwa di dalam ajaran ini juga disebut dengan datangnya suatu
Zaman Baru/New Age yang dalam Injil di sebut Dunia Baru dan dalam Quran disebut
Ciptaan Baru.

Untuk dapat memahami ayat-ayat dalam kitab suci yang menyangkut Dunia Baru,
manusia baru, dsbnya kita perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai
apa yang kita maksud dengan supranormal, gaib, dsb. Untuk ini penulis banyak
menggunakan bahan yang diperoleh dari mahluk-mahluk luar Bumi.

Supranormal

Kata gaib banyak kita jumpai dalam Quran dan berarti tersembunyi. Tersembunyi
dari kita bukan karena berada di balik tembok namun karena luput dari pengamatan
panca indera kita. Luput dari pengamatan manusia oleh karena syifat atau ujudnya
yang non fisikal. Kepada Nabi Muhammad diwahyukan apa-apa yang gaib (Q 11:49)
oleh karena tanpa pemberitahuan wahyu ini kita tidak akan mengetahuinya.

Tuhan berada di alam gaib bagi kita, demikian pula para malaikat. Namun Tuhan
mengambil keputusan dan bekerja di alam nyata dan keputusan ini perlu
disampaikan pada kita. Itulah sebabnya turun wahyu. Ucapan ini mungkin akan
ditentang oleh ilmuwan karena mereka bertitik tolak dari anggapan bahwa semua
kejadian di alam semesta ini mempunyai sumber alamiah pula. Segala sesuatu harus
dapat diterangkan berdasarkan hukum-hukum fisika. Oleh karena itu untuk dapat
menerangkan gejala supranormal kita jangan mengharap bantuan dari sudut ini.
Yang dapat kita ambil adalah cara-cara kerja para ilmuwan yang mengumpulkan data
dan informasi, menelitinya, menganalisanya dan mengkollasinya. Cara ini dapat
kita gunakan tapi bukan pendapat mereka.

Dunia dan alam yang kita kenal pada dasarnya berpangkal pada struktur atomik
dari apa yang kita sebut materi. Atom kiranya sudah cukup kita kenal dan fahami,
terbukti dari kemampuan manusia merombak atom dan menggunakan energi yang
terlepas. Secara sepintas lalu perlu dicatat disini bahwa usaha perombakan atom
ini amat ditentang oleh para mahluk luar Bumi. Mereka mengatakan bahwa apa-apa
yang telah disusun oleh Tuhan dengan cermat, bila dirombak manusia maka akan
terjadi kekacauan (chaos) yang belum sepenuhnya difahami oleh kita. Akan terjadi
perobahan genetik pada sel-sel yang tumbuh yang akan melahirkan monster yang
mengerikan.

Untuk kembali pada struktur atom, menurut keterangan para mahluk luar Bumi pula,
vibrasi elektronik dari atom dapat ditingkatkan sedemikian rupa hingga
gejala-gejala fisikal yang kita kenal meningkat menjadi gejala-gejala supra
fisikal. Dalam keadaan biasa, atom menimbulkan gejala optis yang kita sebut
visibility / ketampakan. Pada percepatan elektronik yg cukup tinggi, gejala
optik ini hilang dari atom-atom atau kumpulan atom hilang dari pandangan mata.
Bukan berarti gumpalan materi yang kita hadapi itu sirna – meniada. Atom itu
masih tetap mempunyai massa walau berkurang atau menjadi anti massa. Gumpalan
atom itu masih ada hanya tak terlihat.

Keadaan ini dapat disamakan dengan gelas. Dalam keadaan tegangan tertentu,
matriks penyusunan elektron berubah sehingga sinar dapat berjalan terus. Bahan
logam dapat dibuat tembus sinar dengan menggunakan energi gelombang yang mirip
dengan sinar gamma. Dalam UFO terdapat alat untuk memancarkan sinar gamma ini.
Bila ditujukan pada orang, sinar ini membuatnya menjadi lumpuh, namun dengan
merobah frekuensinya, sinar itu dapat meningkatkan kecerdasan orang. Penggunaan
sinar ini sangat luas karena baik kekuatan dan frekuensinya dapat dirobah dalam
ukuran yang sangat luas pula.

Segala sesuatu di UFO berada dalam vibrasi yang tinggi. Dinding UFO dan
peralatan di dalamnya memancarkan sinar seperti sinar dari lampu neon. Sinar ini
adalah akibat eksitasi elektron dan tidak menimbulkan panas. Di dalam UFO tidak
terdapat lampu namun keadaan di dalamnya terang, tanpa ada bayangan. Orang yang
memasuki UFO harus dapat menyesuaikan diri dengan vibrasi yang lebih tinggi ini,
yaitu atom-atom dalam tubuhnya harus mengikuti vibrasi yang ada. Bila demikian
halnya ia akan merasakan rasa nyaman yang kita samakan dengan bahagia/bliss,
perasaan gembira yang diliputi rasa damai dan semangat tinggi (high spirits).
Tapi bila tidak dapat mengikutinya, kita akan diliputi rasa takut dan berada
dalam keadaan setengah sadar.

Oleh M. Siregar. Dikutip dari Warta Parapsikologi No 5 Tahun 1 kliping koleksi admin rahasiaotak.com dan diunggah pertama kali di milis Mayapada Prana (milisnya admin)

Categories: Extraterrestrial