Dapatkan cara jitu menjadi LOVE and SEX MAGNET! Sudah terbukti dan sangat AMPUH! Klik disini!
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘kartu tarot’

 Powered by Max Banner Ads 

Leonardo Rimba: Master Kartu Tarot yang Tidak Percaya Paranormal

January 31st, 2010 No comments

:matabelo: “Jangan terlalu percaya pada ucapan paranormal
yang ngomong nasib anda buruk, harus pasang sesuatu
atau melakukan sesuatu. Jangan seperti itu, Tuhan
tidak seperti itu,” kata Leonardo Rimba, MBA, seorang
peramal dengan media Kartu Tarot.

Leonardo yang akrab dipanggil Leo, mengatakan
Tuhan tidak membagi-bagikan nasib buruk kepada
manusia. Keadaan buruk seseorang dapat dihilangkan
dengan merubah kebiasaan hidup atau cara kerja.

“Kita mencoba mengajarkan klien untuk beriman
kepada yang Maha Kuasa dan rasional untuk hidup. Bukan
percaya membabi buta terhadap paranormal yang sering
menyalahgunakan kepercayaan,” kata pewacana nasib yang
tidak mau disebut paranormal itu.

Di Indonesia, fenomena paranormal
mempromosikan diri dan menyalahgunakan kepercayaan
dari kliennya sangat sering terjadi, bahkan
benar-benar parah terjadi.

“Banyak paranormal di Indonesia yang hanya
mencari uang, bahkan dengan memasang iklan yang besar
di koran. Jangan mudah percaya,” kata Leo menegaskan
berkali-kali dengan mimik muka yang serius.

Dia mengatakan, dengan bantuan media kartu
tarot, dia bisa mewacana atau memproyeksikan nasib
atau peruntungan seorang klien pada tahun depan, yang
dihubungkan dengan keadaan sekarang dan sifat klien
tersebut.

“Tetapi tidak kemudian klien tersebut membeli
jimat ratusan ribu atau bahkan jutaan supaya nasibnya
menjadi baik,” kata Leo sambil mengocok kartu Tarot
yang ada ditangannya.

Pria yang suka memakai pakaian hitam-hitam itu
melanjutkan, tidak perlu sampai membeli berbagai
jimat, cukup dengan meminta kepada Tuhan secara
langsung. Atau bila kurang doa, dengan mengumpulkan
orang-orang beriman untuk berdoa bersama-sama atau
wirid.

“Aa Gym itu benar, Arifin Ilham itu benar,”
kata Leo tentang kegiatan yang dilakukan mereka
mengumpulkan orang-orang dan melakukan doa bersama.

Peramal Tarot

Drs Leonardo Rimba, MBA, adalah seorang master
Tarot yang mempunyai profesi sebagai peramal atau
pewacana nasib dengan media kartu Tarot.

Proses mempunyai kemampuan pewacanaan tarot,
kronologisnya disebabkan karena bertahun-tahun
mengalami sendiri jatuh bangun, sakit, stres karena
uang, menderita karena permasalahan keluarga, jadi
bisa empati, bisa merasakan apa yang dirasakan oleh
klien.

Proses pada saat sedang mewacanakan tarot dari
seorang klien, berawal ketika klien menanyakan suatu
hal, Leo akan menyuruh mengambil satu kartu, kemudian
dia mengambil dua kartu dari masing-masing ujung
tumpukan kartu.

Tiga kartu tersebut kemudian dibuka untuk
melihat gambarnya. Dengan melihat gambar tersebut, Leo
langsung dapat mengetahui jawaban yang datang sendiri
dipikirannya, langsung datang jawabannya, tanpa
berpikir sama sekali

“Itu yang namanya intuisi” kata Leo.

Karena setiap kali menjawab pertanyaan secara
spontan, Leo sering merasa tidak tahu apa yang dia
katakan dan jelaskan dari gambar tarot sebagai jawaban
dari pertanyaan kliennya.

“Sering aku sendiri tidak tahu apa yang aku
katakan, tapi yang bertanya mengerti apa yang aku
katakan. Aku tidak tahu itu cerita tentang apa, tapi
aku bicara saja, dan dia mengerti,” kata Leo

Selama empat jam praktek menerawang 50 orang
tanpa berhenti, sama sekali tidak berpikir dan tidak
merasakan capek. “Coba bayangkan kalau dipikir, pasti
capek. Dan itu (meramal/menerawang) karunia Tuhan,”
kata Leo

Untuk melihat latar belakang klien itu mudah,
tetapi untuk mencari solusi atau jalan keluar dari
permasalahan klien, hal itu yang sulit. Kalau susah
memberikan jalan keluar, harus memberikan
alternatif-alternatif yang visibel untuk klien.

“Tidak mengatakan, wah nasib kamu jelek, kamu
harus melakukan ‘srono’ (cara) tertentu, dan membayar
berapa juta, agar nasib kamu bagus,” ujar peramal yang
masih membujang itu.

Kalau klien merasa tertekan, kita memberi
penghiburan, memberi dorongan spiritual, dorongan
moral, agar bisa menjalani hidupnya lebih baik dan
lebih tenang.

“Saya meramal bukan berdasarkan hal yang
klenik, tapi berdasarkan hal yang ilmiah,” kata Leo.

Dalam meramal, pewacana menggunakan ilmu
psikologi secara rasional, dengan memproyeksikan hari
ini untuk masa depan, katanya, sambil memperlihatkan
setumpuk kartu Tarot bergambar orang.

“Pewacana itu mengetahui, berdasarkan intuisi
yang didapat dari doa pada Tuhan Yang Maha Esa.
Intuisi itu dibukakan oleh Tuhan, bukan melalui
misalnya lewat penujuman. Itu asalnya dari Tuhan,”
katanya.

Bahkan kalau kliennya mempunyai jalan takdir
yang luarbiasa, Leo membuka kartu tarot dapat sambil
nangis. “Karena takdir yang begitu indah dari Tuhan,”
katanya.

Bila hasil proyeksi tersebut jelek, dia akan
menyarankan kepada klien untuk merubahnya dengan
merubah kebiasaan hidup atau kebiasaan kerja.

Jenuh Berbisnis

Awalnya tertarik dan bisa kemudian berprofesi
sebagai master Tarot, belajar dari bibinya yang
bernama Ani Sekarningsih, yang merupakan pencipta
Tarot Wayang.

Leo mengatakan, Ani yang berdarah
Sunda-Sulawesi merupakan satu-satunya grandmaster
Tarot di Indonesia.

Setelah belajar dari bibinya, kemudian
ditambah dengan banyak doa dan meditasi,sehingga dapat
mengembangkan tehnik dan ilmu sendiri, dimana bibinya
sendiri tidak tahu lagi.

Meditasi yang dilakukan, menurutnya berada
sampai di gerbang alam semesta.

“Semua intuisi berasal dari atas sana. Untuk
menerjemahkan permasalahan seputar bisnis, asmara,
karier dan problema hidup. Untuk terawang tanpa tarot,
untuk menyembuhkan semuanya dari atas sana.” ungkap
Leo.

Peramal lulusan S1 Ilmu Politik FISIP UI, dan
peraih MBA dalam bidang keuangan (finance) dari
Penn State University, Pensylvania Amerika Serikat itu
mengenal tarot sejak anak-anak, tetapi baru sekitar
tahun 1990 mulai serius mendalaminya menjadi sebuah
profesi.

Berawal dari kejenuhan dalam dunia bisnis, dan
ketertarikan terhadap dunia spiritual, dia mulai
serius menekuni dunia Tarot.

“Ternyata membantu orang lain lebih sesuai
dengan panggilan jiwa saya, ya ditekuni saja. Meskipun
penghasilan lebih sedikit dibandingkan dengan profesi
bisnis sebelumnya,” kata Leo

Mengenai alasan terjun secara profesional
sebagai master Tarot, Leo mengatakan karena kita lihat
dalam dunia bisnis, orang nggak peduli pada sesama.

“Seolah-olah uang lebih penting dibandingkan
manusia. Manusia ini hidup ini untuk apa toh? Uang
tidak dibawa mati. Dalam bisnis itu, manusia makan
manusia.” katanya.

Ia melanjutkan, kalau kita dengan ilmu Tarot,
yang didasari oleh intuisi yang diberikan oleh Tuhan,
kita menolong manusia.

“Jadi kalau ada orang minta bantuan, kalau
mampu memberikan balas jasa dalam bentuk uang ya
diterima, kalau misalnya nggak mampu, ya ra popo. Lha
wong ilmunya gratis kok dari atas,” kata Leo sambil
menjulurkan tangan menunjuk ke atas.

Beragam Klien

Klien yang pernah diramal oleh Leo berasal
dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain dari
Jakarta, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, bahkan dari luar
negeri seperti Australia.

Karena sudah banyak orang yang diramalnya, Leo
tidak pernah mengingat dan menghitung sudah berapa
ratus orang klien yang dia terawang nasibnya.

“Kalau lagi praktek bisa 50 atau 100 per hari,
tapi kalau sedang tidak buka praktek, ada dua-tiga
orang klien yang datang ke rumahnya.

Orang yang datang ke Leo, pada umumnya minta
diramal masalah bisnis, karier dan asmara termasuk
jodoh,

“Kalau klien dari luar negeri, pertanyaan yang
diajukan biasanya tentang kesehatan dan bisnis, kalau
Indonesia ya mengenai uang, bisnis kerja,” katanya.

Orang jarang meminta diramal untuk ditunjukkan
untuk lebih spiritual. “Jarang ditanyakan karena
mungkin tidak penting dibandingkan dengan uang.
Padahal Tarot dasarnya spriritual,” ungkapnya.

Ia mengatakan, sebenarnya orang Indonesia
banyak yang mempunyai kemampuan spiritual tinggi.

“Orang Indonesia tidak percaya diri. Mendengar
sesuatu, melihat sesuatu yang memang benar, tapi takut
dianggap gila, sehingga tidak menceritakan. Tidak
pede, takut dikatakan masyarakat sebagai orang gila,”
katanya.

Banyak orang Indonesia mempunyai “sixth
sense”, punya keimanan yang kuat dan sering berdoa.,
semua percaya pada Tuhan.

“Orang Barat tidak bisa seperti itu. Saya
tahu, karena saya pernah lama tinggal di Barat,”
katanya menutup pembicaraan.

Oleh Nur R Fajar

(T.KJ08/S005) (T.KJ08/B/S005/B/S005) 03-12-2004
22:32:34

Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

Categories: Inspirational

Tentang Kartu Tarot

December 2nd, 2009 No comments

Apa itu Tarot?

Tarot adalah satu set kartu yang terdiri dari 78 buah kartu yang berisikan gambar dan simbol-simbol. 22 kartu disebut sebagai Arkana Mayor, dan 56 kartu lainnya disebut Arkana Minor. Masing-masing kartu mempunyai makna dan penginterpretasian yang berbeda-beda, karena masing2 kartu terdiri dari elemen-elemen yang dikandungnya yaitu : Api, Air, Udara, dan Tanah. Tarot biasanya digunakan sebagai penginterpretasian / pewacanaan / pembabaran terhadap permasalahan-permasalahan bawah sadar seseorang, baik itu berhubungan dengan wacana relasi antar individu, kesempatan-kesempatan yang ada, hingga perubahan-perubahan dalam hidup seseorang.

Bagaimana Tarot Bekerja?

Kartu tarot yang terdiri dari 78 buah kartu Mayor dan Minor ini, yang terdiri dari 4 elemen, apabila disusun, dan dipadukan di dalam proses tebaran (spread) pewacanaan tarot, maka akan memiliki arti yang akan menjadi satu kesatuan cerita pewacanaan.

Proses tebaran itu sendiri ada banyak dan ragam kombinasinya, yang mempunyai pemahamannya sendiri-sendiri, yang harus bisa dipertanggung jawabkan oleh seorang pewacana tarot dalam penginterpretasiannya.

Kesatuan cerita pewacanaan yang terjadi, adalah gambaran bagaimana sebenarnya segala sesuatu terekam di dalam bawah sadar seseorang yang apabila terpendam bisa menjadikan itu hambatan, atau halangan bagi seseorang untuk mencapai kemajuan dalam proses pendewasaan hidupnya.

Dapatkah Tarot Meramalkan Masa Depan Saya?

Tarot bukanlah bagian dari proses meramalkan kehidupan seseorang. Tarot tidak memberitahukan bagaimana masa depan kita. Tetapi, tarot memberi masukan kepada kita, bagaimana seharusnya kita bersikap dan bertindak, sehingga kita bisa mendapatkan masa depan seperti yang kita butuhkan.

Tebaran-tebaran dalam kartu tarot hanya memberikan ‘kemungkinan-kemungkinan’ yang ada diantara sekian banyak pilihan dan kesempatan dalam hidup seseorang. Hasil finalnya tetap kembali kepada orang tersebut di dalam menjalani pilihan hidupnya berdasarkan refleksi yang didapat setelah proses pewacanaan tarot yang dilakukannya. Tarot mewacanakan apa yang tersembunyi di dalam EGO kita, bawah sadar kita.

Berwacanalah dengan pewacana tarot selayaknya kita meminta masukan / saran dari teman terdekat, atau pembimbing kita [guru, orangtua, dll].

Pertanyaan Apa yang Sebaiknya ditanyakan Melalui Kartu Tarot?

Tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan yang menjadi kebutuhanmu, jangan pertanyaan-pertanyaan yang hanya menjadi keinginanmu semata. Hasil pewacanaan akan jauh lebih mendalam ketika kita menanyakan hal yang menjadi kebutuhan kita.

Bertanyalah secara spesifik, dan cobalah untuk terbuka di dalam proses pewacanaan tarot.

Relasi antar manusia, dinamika pekerjaan, perpolitikan di kantor, permasalahan keluarga, spiritual, kesehatan, orientasi hidup kedepan, adalah beberapa contoh pewacanaan yang dapat ditanyakan di dalam pewacanaan tarot.

Apakah Tarot Berhubungan dengan Mistik dan Perdukunan?

Tarot sama sekali tidak berhubungan dengan klenik, mistik, apalagi perdukunan. Karena seperti yang kita ketahui sebelumnya, tarot bukanlah bagian dari proses meramalkan kehidupan seseorang. Tarot tidak memberitahukan bagaimana masa depan kita. Tetapi, tarot memberi masukan kepada kita, bagaimana seharusnya kita bersikap dan bertindak, sehingga kita bisa mendapatkan masa depan seperti yang kita butuhkan. Jadi, erat sekali hubungannya disini antara pewacanaan tarot dengan psikologi seseorang dan kebiasaan sehari-hari.

Bagaimana Pewacana Tarot (Tarot Reader) yang Baik itu?

Pewacana tarot yang baik, adalah pewacana tarot yang tidak hanya dapat memberikan masukan yang baik kepada kliennya tentang bagaimana seharusnya bersikap, bertindak, dan menjalani kehidupan ini, tanpa ia terlebih dahulu bisa meresapi, memaknai, dan menjadikan itu semua bagian dari kesehariannya.

Dengan sinkronisasi yang baik antara seorang pewacana tarot dengan kartu tarotnya, bawah sadar dengan kesadarannya, seorang pewacana tarot dapat mewacanakan tarot dengan baik dan dapat menginformasikan apa yang dibacanya dengan baik pula.

Tetapi, di dalam pewacanaan tarot, tidak ada pengklasifikasian pewaca tarot yang baik, dan yang buruk. Yang membedakan’nya hanyalah, apakah ia sudah bisa berbicara jujur, baik terhadap dirinya sendiri, maupun kepada klien’nya??? Apakah masukan yang dia berikan sudah dapat ia lakukan, dan menjadi bagian kesehariannya? ataukah itu semua hanyalah ke’semuan, yang ditunjukkan karena semata-mata demi menjaga image’nya sebagai pewacana tarot??
Marilah kita sikapi bersama-sama di dalam hati saja.

Bagaimana Memilih Kartu Tarot yang Tepat Bagi Saya?

Bagi siapapun yang mempunyai minat dengan tarot, dan ingin menjadi seorang pewacana tarot, sebaiknya ia memiliki kartu tarotnya sendiri. Memilih kartu tarot mana yang tepat bagi kita tidaklah sulit. Ini semua kembali kepada selera kita masing-masing. Tetapi, mungkin juga anda dapat meminta masukkan, saran atau pendapat mereka-mereka yang terlebih dahulu mendalami tentang kartu tarot.

Berikut adalah contoh deck dari Kartu Tarot ciptaan para Master Tarot Indonesia

Tarot Wayang: ciptaan Bunda Ani Sekarningsih

Tarot Bali: divisualisasikan oleh Gede Jayadi Pramana Kusuma, alumnus Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Udayana, Denpasar, dalam kolaborasi dengan Leonardo Rimba, alumnus FISIP Universitas Indonesia dan the Pennsylvania State University. Tarot ini di-dedikasikan kepada Arthur Edward Waite dan Pamela Colman Smith.

Tarot Nusantara diciptakan oleh Hisyam A. Fachri, adalah seorang Trainer, Mind Consultant dan Therapist Hypnosis di Jasa Psikologi Indonesia yang juga menggeluti seni Tarot sebagai pewacana konsultan psikologi. Berbagai ornamen Nusantara yang diwakilkan budaya Jawa, Bali, Dayak, Sentani, dan Tana Toraja di ilustrasikan secara menarik di kartu ini.

sumber artikel: mbah thony kazuhiro di blog pewacanaan-tarot.blogspot.com sumber gambar: transbonja.deviantart.com (tarot nusantara), webgaul.net (tarot bali dan tarot wayang)
Categories: Divination