Download Simulasi Mak Erot 3D Khusus Dewasa. Klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘meditasi dan gelombang otak’

 Powered by Max Banner Ads 

Meditasi untuk Kebugaran!

March 22nd, 2010 No comments

Melalui meditasi terbuktikan bisa membuat orang menjadi relax dan
tenang. Otak manusia bisa mendapatkan ketenangan pada saat mereka
sedang bermeditasi ini sudah terbuktikan berdasakan test melalui
alat EEG (Elektroenzephalogram) – alat untuk mengukur arus gelombang
otak
. Orang yang sedang melakukan meditasi itu, otaknya akan
mengeluarkan arus gelombang Alpha, satu gelombang yang tenang. Arus
ini biasanya akan bisa tercapai apabila orang tersebut sedang benar-
benar dalam keadaan santai tulen atau sedang istirahat dengan
tenang. Bahkan pada saat mereka melakukan meditasi; mereka bisa
menutup diri dari lingkungan disekitarnya sedemikian rupa, sehingga
walaupun ada bunyi bising seperti dari letupan pistol atau mercon
yang mengejutkan sekalipun, mereka tetap bergeming !

Profesor Nils-Olof Jacobson seorang expert dalam bidang
Parapsychologie (Metapsychologie) pernah melakukan satu test di
labor, dimana sebelum orang yang di test melakukan meditasi, tangan
kirinya dimasukan terlebih dahulu ke dalam satu ember yang berisi
air hangat. Setelah itu pada saat ia bermeditasi, suhu air di ember
diturunkan secara drastis, sehingga menjadi dingin sekali, bahkan
sampai minus 10 derjajat C, ternyata konsentrasi dan arus Alpha dari
orang tersebut tidak terputuskan, bahkan tidak terganggu sama
sekali. Arus Alphanya tetap konstant lurus terus, bahkan ini untuk
jangka waktu yang cukup lama ialah 45 menit.

Meditasi dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti migren,
gangguan tidur (Insomnie, Asomnie), stress, gangguan
pencernaan,asthma maupun penyakit darah tinggi, bahkan bisa
menghilangkan kecanduan merokok, miras maupun narkoba.

Meditasi tidak harus selalu dikaitkan dengan spiritual maupun
keagamaan. Orang dapat melakukan meditasi demi kebugaran tubuh.
Begitu juga tidaklah benar bahwa meditasi itu harus selalu bersifat
pasif dan diam. Orang Jepang melakukan meditasi melalui seni
merangkai bunga (Ikebana) atau seni menulis indah – kaligrafi
(Shodo) bahkan bisa juga sambil berolah raga memanah (Kyudo).
Sedangkan para Sufi melakukan meditasi sambil menari dimana mereka
memutarkan tubuhnya seperti gasingan.

Berdasarkan test meditasi yang dilakukan selama delapan minggu
berturut-turut terhadap para sukarelawan yang tidak pernah melakukan
meditasi sebelumnya, ternyata pada akhir test mereka mampu
memindahkan cara pemikiran mereka ke otak bagian kiri, sehingga cara
berpikirnya menjadi lebih positiv dan merekapun bisa hidup lebih
bahagia karenanya. Dan banyak juga dari mereka yang akhirnya bisa
bebas terlepas dari segala macam obat nyeri maupun obat penenang
yang mereka harus makan sebelumnya.

Seorang psikiater dari Berlin – Johannes Heinrich Schultz pada tahun
1932 menerbitkan bukunya yang berjudul “Das autogene Training”.
Sampai sekarang metoda ini diakui sebagai salah satu teknik meditasi
penyembuhan, terutama bagi para penderita stress maupun penderita
gangguan psychosomatic.

Pada tahap awal cukup sepuluh menit saja melakukan meditasi. Pada
umumnya orang melakukan meditasi sehari dua kali setengah jam. Kalau
melakukan meditasi sebaiknya sebelum makan. Cari ruangan dimana Anda
bisa menenangkan diri dan usahakan agar suhu di dalam ruangan tidak
terlalu panas. Hindari gangguan dari HP maupun telpon.

Meditasi bisa dilakukan sambil duduk di kursi yang penting tidak
boleh menyenderkan punggungnya ke korsi. Usahakan untuk bisa
kosentrasi menenangkan diri umpamanya sambil memusatkan pikiran ke
pernafasan Anda, dimana Anda mengawasi jalan keluar masuknya nafas.
Dan cobalah hilangkan semua pikiran-pikiran negatif maupun problem-
probelam sehari-hari Anda, sambil memikirkan, bahkan kalau perlu
sambil mengucapkannya: “Pada saat ini saya sedang santai dan tenang,
walaupun banyak pikiran yang keluar masuk, tetapi pikiran tersebut
tidak akan bisa mengganggu ketenangan saya !”

Banyak cara yang bisa membantu kita untuk memudahkan melakukan
meditasi, antara lain dibawah kelap kelipnya sinar lilin atau
dibawah alunan musik lembut. Ada juga yang memakai wangi-wangian
seperti dupa atau hio.

Pada awalnya mungkin tidak akan bisa segera berhasil untuk
mendapatkan ketenangan maupun mengkonsetrasikan pikiran kita, tetapi
ini tidak jadi masalah sebab untuk meditasi ini juga dibutuhkan
latihan, tetapi pada umumnya setelah sepuluh kali latihan Anda akan
bisa mengkonsentrasikan pikiran maupun tubuh kita untuk melakukan
meditasi dengan baik.

Renungkanlah mana yang lebih mahal bayarannya, membayar Dr dan rumah
sakit ataukah melakukan meditasi. Apabila Anda ingin bisa hidup
bahagia dan kebal terhadap segala macam penyakit mulailah dari
sekarang melakukan meditasi. Dengan mengurangi jam TV atau jam
komputer Anda beberapa menit sehari untuk meditasi Anda tidak akan
rugi, sebab penampilan diri kita bisa menjadi lebih cerah dan juga
jadi awet muda. Disamping itu pendengaran pun bisa menjadi semakin
jernih. Kagak percaya cobalah !

Maranatha
Mang Ucup

Categories: Mind, Body and Soul

Memahami Fase Gelombang Otak Saat Meditasi

September 18th, 2009 No comments

Seorang praktisi reiki yang sudah duduk di tingkat G’Tummo 2 Esoterik akan diajarkan bagaimana memahami beberapa phase gelombang otak manusia saat meditasi. Pernyataan ini ada dalam diktat panduan milik sahabat dengan reiki yang sekarang ini menjadi Senior Personal Masteri dari Tradisi G’Tummo Esoterik. Beliau sudah mempraktekkan reiki cukup lama dan diusia senja tidak menampakkan wajah lesu bahkan tetap semangat membantu sesama dalam penyembuhan reiki. Cukup banyak sms yang dialamatkan kepada beliau hanya sekedar mengucapkan terima kasih atas sentuhan reikinya sehingga keluhan yang dirasakan masing-masing pasien dapat disembuhkan melalui terapi jarak jauh reiki.

Dalam diktat panduan ini disinggung tingkatan meditasi.Misalnya…meditasi di tingkat awal seseorang akan dibawa masuk ketahap relaksasi lebih dulu sebagai anak tangga masuk ke dalam kondisi meditatif. Kondisi ini tercapai bila gelombang otak manusia diperkirakan mencapai 7 sampai 14 CPS (cyclus per second) yang akan menghantarkan seseorang masuk ke pintu gerbang menembus kekuatan alam bawah sadar(subsconcious mind).

Selanjutnya tingkat Beta dimana pikiran seseorang dalam keadaan siaga dalam waktu sama otak kita akan mampu memikirkan beberapa hal sekaligus. Umumnya orang dewasa normal dapat mencapai sampai 8 hal dalam pikirannya secara bersamaan. Kondisi ini akan menjadi sangat mudah bagi orang yang bisa mengkondisikan ke tingkat beta namun bagi orang yang tidak mampu menerima justru akan menyebabkan stress.

Berlanjut ke tingkat Delta dimana orang yang dalam keadaan tidur nyenyak, tidak mimpi dikatakan ada dalam kondisi Delta. Kecepatan getaran energi otak berkisar antara 0.5 sampai 3.5 siklus per detik. Siklus di sini adalah satu putaran gelombang per detik. Kenapa tidak dimulai dari angka 0 (nol)? Sebab angka nol berarti tidak ada kehidupan alias mati.

Dalam keadaan koma seseorang akan berada dalam getaran otak 0.5 siklus per detik sehingga satu siklus membutuhkan 2 detik. Kondisi tidur nyenyak tanpa mimpi merupakan kesempatan penyembuhan diri sendiri secara alami dan setiap orang menginginkan hal ini dan ketika bangun tidur keesokan harinya tubuh segar bugar dan siap beraktivitas pada hari itu.

Gelombang otak Theta melatih seseorang masuk ke meditasi lanjutan dimana getaran gelombang otak seseorang akan berlangsung 3.5 sampai 7 siklus per detik. Untuk mencapai tingkat meditasi gelombang otak Theta tidak mudah. Perlu pengendalian diri serta kepasrahan total serta tidak terganggu oleh faktor eksternal seseorang dengan orang lain maupun faktor internal yang ada dalam diri pelaku meditasi itu.

Bila seseorang mampu mempertahankan kondisi meditatif theta maka pikiran menjadi kreatif dan inspiratif. Di sini sugesti dapat berperan aktif untuk memerintahkan alam bawah sadar kita untuk membuat tubuh mampu menyembuhkan diri sendiri secara otomatis termasuk penyembuhan kepada orang lain.

Alat yang dipakai untuk memindai (sanned) gelombang otak adalah electroencephalograph (EEG). Dalam olah jiwa (meditasi) kita mengenal istilah konsentrasi, relaksasi dan meditasi itu sendiri. Saat konsentrasi yang bekerja otak sebagai kesadaran fisik kita.Bila konsentrasi ini dipindai gelombang otaknya akan berada di irama beta dengan frekuensi 13-30 siklus per detik (Hertz).

Saat relak gelombang otak kita berada dalam irama alfa dengan frekuensi 8-13 hertz. Otak saat ini istirahat, tidak berpikir. Yang aktip bekerja tidak lain jiwa bawah sadar. Lantas dalam kondisi meditasi gelombang otak diarahkan menuju gelombang otak theta dengan siklus 3.5 sampai 7 atau 8 Hertz per detik.Dalam kondisi meditasi yang bekerja spirit. Sedangkan otak (tubuh) dan jiwa istirahat. Saat meditasi ini amat tepat dipilih untuk berserah diri kepada Tuhan secara total.

Bila mengalami kondisi seperti ini sangat tepat untuk menghapus memori negative yang pernah kita buat dalam hidup ini dengan menggantikan dengan progam yang positive melalui “niat” dalam hati bisa juga melalui lisan. Sebaiknya iringi juga dengan wirid-zikir-doa Rosario untuk mempertahankan kondisi meditatip semampu kita melakukan posisi meditasi. Bisa 20 hingga 30 menit setiap kali meditasi.

Aplikasi dari kondisi puncak bagi orang yang mampu memasuki gelombang otak Theta dalam meditasinya maka ia mampu menemukan ide-ide cemerlang. Misal komposer musik klasik Beetoven, Bach mampu berkarya menciptakan simponi musik klasik yang kalau kita praktekkan dalam meditasi mampu membawa kita ke gelombang otak theta.Termasuk disini pemusik, seniman dan ilmuwan mendapatkan ide cemerlang bagi dunia ilmu pengetahuan dan seni.

Nah sambil memposting artikel ini sehat bersama reikipun mendengarkan musik klasik menjelang penyaluran energi reiki jarak jauh.Bagi semua mitra yang tergabung dalam distance healing groups yang dipimpin oleh Master Reiki saatnya kita mensinkronkan frekwensi energi masing-masing praktisi reiki.Nun jauh di sana pasien telah menunggu untuk menerima energi penyembuhan reiki.

Sumber : Diktat Inisiasi G’Tumo Esoterik Tingkat Lanjut oleh Tjiptadinata Effendi Master Reiki (disunting). Diambil dari arumsekartaji.blogspot.com

Categories: rahasia otak