Lengkapi Rumah Anda dengan Orgonite 168. Klik disini !
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘meraga sukma’

 Powered by Max Banner Ads 

Raga Sukma = Out Of Body Experience (2b)

September 12th, 2009 2 comments

Meraga Sukma ( Sistem Acupineology)

Jika anda ingin belajar untuk melakukan perjalanan astral / raga sukma. Saya tampilkan salah satu cara melakukannya dengan menggunakan sistem modern /barat yang disebut acupineology.

Sistem ini memanfaatkan  energy isobionic.Salah satu ilmu yang mendalami energy isobionic inilah yang disebut acupineology. Acu berarti titik, pine diambil dari kata kelenjar pineal. Acupineology adalah cara mengamati titik batin dab berhubungan dengan daya alami (energy isobionic). Energy ini menurut orang barat karateristiknya lembut dan punya manfaat besar.

Dikatakan bahwa seperti yang kita ketahui bahwa setiap benda selalu dikelilingi suatu bentuk energy. Bila anda bisa memanfaatkannya anda akan hidup menjadi lebih tenang, damai dan menyatu dengan alam.

Badan manusia menurut ilmu ini mempunyai 3 ( tiga ) medan energy yang mengalir. Masing masing terdiri dari aliran / garis daya. Dan sangat mudah ditemukan dalam badan kita titik titiknya.

3 medan daya tersebut :

  1. Medan Psinic: Mengalir bolak balik antara tangan dan wajah, berpusat dikening.Titik focusnya kira kira 2,5-3 cm diatas titik tengah antara kedua alis mata.Pengisian medan psinic dilakukan dengan cara dua tangan terbuka disebelah kanan dan kiri kepala dan tempatkanlah ibu jari  tepat didepan telinga sehingga jari jari yang lain menunjuk keatas dan kedepan. Anda lipat jari jari ini kedepan hingga jari kelingking dua tangan saling menyentuh pada titik 2,5 cm diatas alis mata. Sebarkanlah jari yang lain senyaman anda, kemudian bernafas panjang kira kira 3-5 kali , otot otot santai jangan kaku, pasrah sambil menutup mata. Lakukan kira kira 3-5 menit / hari sekali kemudian selesai.
  2. Medan Pectoral: Mengalir antara dada dan tangan berkenaan dengan benda fisik yang kita  rasakan lewat panca indra kita. Titik focusnya antara kedua puting susu kita.Cara mengisinya satukan tangan tangan anda dan tempatkan kedua tumit telapak tangan menutupi puting susu anda, Jadi jari jari anda anda ditengah dada persis menutupi titik fokus medan ini. Kemudian bernafas panjang kira kira 3-5 kali , otot otot santai jangan kaku, pasrah sambil menutup mata. Lakukan kira kira 3-5 menit / hari sekali kemudian selesai.
  3. Medan Umbilical: Mengalir antara daerah pusar ketangan. Pusar merupakan focus dari medan ini. Mengisi medan ini dengan cara hampir sama dengan pengisian medan pectoral namun posisinya dipusar. Kemudian bernafas panjang kira kira 3-5 kali , otot otot santai jangan kaku, pasrah sambil menutup mata. Lakukan kira kira 3-5 menit / hari sekali kemudian selesai.

Lakukan cara cara diatas paling tidak sebulan maka anda siap melakukan perjalanan astral / meraga sukma.

Praktek Meraga Sukma ( Sistem Acupineology)

Sebelumnya badan harus sehat walafiat. Sebaiknya anda pilih tempat yang sepi agar tidak diganggu orang. Posisi berbaring saja, usahakan sesantai mungkin.

Badan terlentang santai, posisi tangan, tangan kiri dekat pangkal telapak tangan ditaruh diatas pusar, sedangkan tangan kanan ditaruh didada ( titik pectoral ).

Pejamkan mata, ambil nafas dalam dalam 3-5 kali. Pusatkan pikiran anda pada titik fokus 3 meter diatas anda. Kemudian berusahalah untuk menganggap bahwa tubuh anda yang sesungguhnya berbentuk astral/maya dan menjaga raga anda dalam jarak 3 meter. Tenangkanlah pikiran anda dan nikmati yang ada.

Biasanya setelah proses ini, anda akan dikejutkan dengan semacam stroom listrik dan tiba tiba anda sudah melihat tubuh anda terbaring dibawah anda.

Anda seperti didalam ruangan gelap, terdengar suara berdengung. Kemudian jangan memberikan tempat bagi perasaan takut anda sebab jika takut maka terbanting kebadan anda lagi.

Lakukan latihan diatas berkali kali sampai anda benar benar terbebas dari badan anda dan siap untuk berjalan jalan.

Untuk kembali kebadan anda niatkan untuk kembali dan sedot nafas dan pejamkan mata anda.

Sebaiknya anda jika berhasil untuk pertama kalinya, pergilah kesekitar tempat anda dulu, kemudian jika sudah mahir menningkat kelain tempat.

NB: Sebaiknya anda lakukan pemagaran pada badan sebelum meraga sukma untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Sumber artikel: vishnumurti.blog.friendster.com

Categories: rahasia otak

Raga Sukma = Out of Body Experience (2a)

September 9th, 2009 No comments

Teknik Melepas sukma

Cara 1: “Visualisasi”

Cara ini disebut dalam dunia kedokteran barat dengan istilah “Lucid Dreams” (Mimpi yang terasa sangat nyata). Caranya adalah kita menvisualisasikan (membayangkan dengan senyata mungkin) bahwa “diri” kita keluar dari tubuh. Bayangkan diri yang berbentuk tubuh halus keluar dari tubuh fisik kita, seperti ulat keluar dari kepompongnya. Bayangkan dengan senyata mungkin dalam pikiran kita, bahwa tubuh halus kita benar2 berpisah dengan tubuh fisiknya. Kemudian juga bayangkan senyata mungkin suasana sekitar kita, seakan-akan kita betul2 mempunyai tubuh halus yang sedang jalan2.

Contohnya: jika di kehidupan nyata kita tahu ada gelas terletak diatas meja makan dirumah kita, coba bayangkan dan rasakan senyata mungkin, rasa tekstur dan kerasnya permukaan gelas itu. Bayangkan sejelas dan senyata mungkin dalam pikiran kita, seakan2 kita memang benar2 sedang jalan2 dengan tubuh halus kita. Tapi harus diingat, yang saya maksud dengan membayangkan disini bukan mengkhayal !!! Jangan sekali2 kita mencoba mengkhayal atau berimajinasi dengan hal2 yang tidak ada dalam kehidupan nyata ketika melepas sukma, karena nanti kita sulit membedakan apakah kita sedang benar2 melepas sukma atau sedang mengkhayal atau sedang mimpi ?!

Cara 2: “Self Sugestion / Hipnotis”

Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk meyakinkan diri sendiri sekuat mungkin kita sedang melepas sukma, yaitu tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Hal ini dilakukan dengan keinginan dan kemauan yang sangat kuat untuk memaksa tubuh melakukan melepas sukma. Contohnya: ucapkan berulang2 dalam hati: “saya sedang melepas sukma, saya sedang melepas sukma,….” Juga bisa dilakukan dengan meminta bantuan teman untuk mencoba menghipnotis kita dengan teknik2 sederhana hipnotis / regresi.

Cara 3: “Perenggangan Otot”

Cara ini juga dilakukan oleh pendeta2 Lama di Istana Pothala, di Tibet untuk melepas sukma. Caranya adalah kita melakukan perenggangan otot secara bergantian pada tubuh. Pertama kita kejangkan otot2 tangan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 lengan beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 badan (perut, dada, pungggung) beberapa kali, lalu kita kejangkan otot2 kaki beberapa kali, terus secara bergiliran kecuali kepala dan leher, dengan membayangkan kita melepas sukma. Lebih bagus lagi jika diiringi dengan menyalurkan tenaga dalam kebagian yang dikejangkan. Maksud dari perenggangan otot tubuh ini adalah untuk memberikan rangsangan ke otak agar tetap sadar secara penuh ketika tubuh tertidur.

Cara 4: “Mengalihkan Pikiran”

Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk selalu mengalihkan pikiran kita agar kita tetap sadar sepenuhnya, dengan membiarkan tubuh kita tertidur. Setiap kali pikiran kita larut karena ngantuk, alihkan pikiran kita ke hal2 yang tetap membuat kita sadar. Contohnya: menggerakkan jari2 kita secara berulang2.

Cara 5: “Mengatur Napas”

Cara ini biasa dilakukan oleh fakir2 India dengan metode Yoga kundalini-nya. Caranya adalah atur napas yaitu tarik, tahan, dan hembus napas dengan ritme hitungan tertentu. Contohnya: menarik napas dengan 9 hitungan, lalu tahan napas 9 hitungan, kemudian hembus napas 9 hitungan juga. Lakukan berulang2 secara teratur dengan membayangkan kita melepas sukma. Dapat juga dilakukan dengan menutup sebelah lubang hidung secara bergantian.

Cara 6: “Menarik Sukma”

Cara ini dilakukan dengan meminta bantuan teman yang sudah bisa melepas sukma untuk membuat kita mencapai keadaan melepas sukma (menarik sukma). Caranya adalah si teman itu melepas sukma dulu lalu dengan gelombang otaknya, si teman itu mempengaruhi gelombang otak kita supaya sama frekwensi gelombang otak kita dengan si teman itu. Caranya cukup dengan seakan2 si teman itu sedang menarik tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita. Tapi kita harus memastikan dulu teman kita itu memang benar2 bisa melepas sukma.

Cara 7: “Tenaga Dalam”

Cara ini dilakukan dengan menggunakan Tenaga Dalam (TD) kita. Caranya adalah dengan menyalurkan TD sebanyak2-nya ke otak, lalu setelah otak terasa penuh dengan energi, kemudian aktifkan seluruh kemampuan otak kita sekuat2- nya. Bila TD kita cukup besar nanti kita akan merasa bisa melihat, mendengar, membaui, dan merasakan suasana sekitar kita walaupun mata kita tertutup, bahkan jauh lebih jelas dari panca indra lahir, bahkan kita bisa merasakan pergerakan molekul tubuh seseorang. Bila kita sudah mencapai keadaan ini, melakukan melepas sukma sudah mudah, tinggal di gerakkan saja “diri” kita keluar tubuh. Cara melepas sukma dengan TD ini merupakan cara yang paling bagus karena otak kita dapat bekerja secara maksimal.

Sumber artikel: vishnumurti.blog.friendster.com

Categories: rahasia otak

Menelusuri Catatan Akashic

September 5th, 2009 No comments

Ketidaksadaran kolektif adalah umum dimiliki setiap orang; ini adalah fondasi bagi apa yang dinamakan oleh para pendahulu kita sebagai “simpati atas segala hal”. Carl Jung (1875-1961)

Catatan Akashic (Akashic Records / Past Life Records) adalah sebuah gudang penyimpanan catatan-catatan lengkap atas segala peristiwa yang terjadi di alam semesta ini. Setiap bentuk pikiran, perasaan, atau tindakan akan disimpan di sana, dan dapat diakses apabila diminta. Catatan Akashic merupakan ingatan tak sadar yang dapat kita masuki jika kita memerlukan informasi. Catatan ini tidak hanya menyimpan pribadi setiap orang, namun juga catatan tentang setiap keluarga, suku, atau Negara. Catatan Akashic digambarkan sebagai sebuah “computer supernatural yang mengagumkan”.

Seorang filsuf Islam abad pertengahan bernama Averroes (1128-1198) menulis bahwa meskipun kita memiliki raga yang terpisah, pikiran kita tidaklah terpisah. Ia meyakini bahwa kita ini “menyerupai sebuah tumbuhan air yang batang-batangnya menyembul ke permukaan, namun menyatu pada akar tunggal utama di bawah air.”

Catatan Akashic dapat dibandingkan dengan teori Jung atas ketidaksadaran kolektif. Carl Jung menciptakan istilah ini untuk menggambarkan substansi pikiran keseluruhan dari ras manusia.

Edgar Cayce melukiskan catatan Akashic sebagai sebuah perpustakaan besar. Dalam ceramahnya yang diadakan di Cayce Hospital pada tahun 1931, ia memaparkan bagaimana ia meninggalkan raga fisiknya, berjalan melalui sebuah lorong cahaya, dan akhirnya tiba di sebuah kuil di atas bukit. “Saya memasuki kuil ini,” paparnya, “dan menjumpai ruangan besar yang sangat mirip dengan perpustakaan. Di tempat ini tersimpan buku-buku tentang kehidupan orang-orang. Saya hanya tinggal menarik buku mengenai seseorang yang informasinya sedang saya cari.”

Catatan Akashic menyimpan informasi mengenai semua kehidupan lalu Anda, sekaligus petunjuk-petunjuk atas kemungkinan kehidupan mendatang Anda. Dibutuhkan latihan supaya Anda berhasil. Sekali berhasil, tidak akan sulit bagi Anda untuk mempelajari catatan Akashic kapapnpun Anda inginkan. Anda harus berjuang ekstra keras jika ingin mempelajari catatan Akashic orang lain. Meskipun demikian, ini dapat dilakukan dengan latihan dan orang-orang, seperti halnya para peramal masa depan, biasa melakukannya.

Saat Anda membaca catatan Akashic diri Anda, Anda akan menemukan segala harapan dan impian dari setiap kehidupan yang Anda jalani. Anda juga akan melihat tindakan dan perilaku Anda. Anda akan menjumpai semua hal yang memotivasi Anda dan semua hal yang menjadi kendala bagi Anda di setiap kehidupan.

Meditasi Catatan Akashic (Akashic Records Meditation)

Langkah Pertama – Menyatu dengan Keselarasan

Luangkan waktu untuk memikirkan hasrat Anda untuk melihat catatan Akashic. Anda membutuhkan sejumlah alasan yang tepat untuk pergi ke sana. Anda cenderung tidak akan berhasil jika motivasi tersebut hanya didasarkan pada, misalnya, keingintahuan. Jika motivasi Anda adalah untuk mempelajari sesuatu dari kehidupan lalu yang akan memampukan Anda mengambil tindakan-tindakan yang lebih baik di kehidupan sekarang, Anda pasti akan berhasil. Sama halnya dengan motivasi untuk meraih suatu perkembangan mental atau spiritual. Mengunjungi catatan Akashic bukanlah suatu tipuan pesta atau sesuatu yang dilakukan murni untuk bersenang-senang. Kunjungan ini adalah sebuah perjalanan yang serius karenanya Anda perlu menerapkan kerangka pemikiran yang tepat.

Langkah Kedua – Relaksasi

Setelah alasan-alasan mengunjungi catatan Akashic terpatri dalam pikiran, Anda dapat beralih ke langkah berikutnya. Ambil sebuah tempat yang nyaman di mana Anda tidak akan diganggu selama satu jam atau lebih. Lakukan relaksasi dengan metode yang paling Anda sukai. Saya menerapkan proses relaksasi bertahap, tetapi metode peregangan dan pengeduran, meditasi, atau metode lainnya yang dapat membuat Anda melupakan masalah sehari-hari juga dapat dipergunakan.

Langkah Ketiga – Meninggalkan Raga Fisik

Periksalah secara batiniah untuk memastikan bahwa seluruh bagian tubuh Anda sudah benar-benar rileks. Berfokuslah pada tiap bagian itu hingga Anda yakin bahwa sel-sel tubuh Anda sudah sepenuhnya lemas, kendur, dan rileks

Pikirkan hasrat Anda untuk mengunjungi catatan Akashic. Lalu bayangkan jiwa Anda melepaskan diri dari raga fisik dan perlahan-lahan melayang naik serta menjauh. Pusatkan titik kesadaran pada jiwa Anda sehingga Anda akan mampu melihat diri Anda sendiri, berbaring dengan rileks dan damai. Kirimkan selimut perlindungan secara batiniah pada tubuh fisik Anda untuk menjaganya tetap aman selama Anda pergi.

Langkah Keempat – Menuju Catatan Akashic

Setelah Anda merasa tidak lagi asing dengan situasi yang Anda masuki, Anda dapat membiarkan jiwa Anda melayang bebas menembus ruang dan waktu hingga tiba di catatan Akashic.

Bayangkan jiwa Anda sedang melayang melalui sebuah lorong panjang hingga tiba di ketinggian langit yang bersih dan segar. Anda melihat sebuah bukit kecil yang bentuknya sempurna di bawah Anda, dengan sebuah kuil di puncaknya. Sewaktu melayang turun, Anda dapat melihat rerumputan hijau yang baru saja dipotongi. Rerumputan hijau itu tampak lembut dan empuk, serta selaras dengan dinding pualam kuil yang putih bersih.

Anda mendarat di sebuah halaman di muka pintu gerbang kuil. Seseorang bertubuh besar berdiri di sana, dan Anda mengenalinya sebagai penjaga pintu kuil.

Langkah Kelima – Memohon yang Anda inginkan

Walaupun Anda berwujud arwah, penjaga pintu tersebut menyambut Anda dengan sebuah bungkukan dan senyuman. Ia menanti sampai Anda menyampaikan keinginan Anda. Anda memberitahukan nama dan berkata bahwa Anda ingin melihat buku Anda.

Ia meminta Anda untuk menunggu sebentar. Ia masuk ke dalam lalu kembali keluar dengan segera. Ia menjaga pintu tetap terbuka agar Anda dapat masuk.

Anda masuk ke sebuah ruangan besar yang menyerupai perpustakaan, penuh dengan deretan buku. Anda menjumpai bahwa kebanyakan dari catatan-catatan tersebut berbentuk buku. Tetapi ada pula yang berbentuk naskah dan log.

Penjaga pintu memandu Anda ke sebuah ruangan kecil yang berisi sebuah meja dan sebuah kursi. Catatan Anda diletakkan di atas meja. Ruangan ini terasa hangat dan nyaman. Anda tidak melihat adanya sumber cahaya, namun tempat tersebut terang benderang. Anda merasa damai di ruangan ini.

Penjaga pintu kembali membungkukkan badan, lalu meninggalkan Anda sendirian sambil menutup pintu secara perlahan.

Langkah Keenam – Menelusuri Catatan Anda

Anda hanya memandangi catatan itu selama beberapa saat. Sulit dipercaya bahwa catatan atas semua pikiran dan tindakan, baik secara sadar maupun bawah sadar, dari kehidupan-kehidupan Anda tertulis di buku ini.

Anda mengetahui bahwa buku ini memang buku Anda, karena buku tersebut secara telepati menyampaikan segala sesuatu yang ingin Anda ketahui. Anda boleh membukanya jika mau. Atau, Anda dapat membiarkan semua informasi itu mengalir memasuki pikiran tanpa Anda harus bersusah payah.

Anda akan menyerap informasi itu dengan banyak cara. Sebagian informasi akan muncul dalam suatu bentuk pemahaman dan pengertian. Data-data lainnya akan melintas di hadapan Anda. Informasi-informasi lain, khususnya mengenai kesalahan dalam menilai dan bertindak, akan muncul seperti baju yang tergantung pada deretan baju. Deretan baju tersebut menggambarkan benang yang menghubungkan seluruh kehidupan Anda, dan baju itu menggambarkan kesalahan-kesalahan yang telah Anda lakukan selama ini. Hal ini harus dipahami terlebih dahulu sebelum Anda dapat melangkah lebih lanjut. Kesalahan-kesalahan itu merupakan factor-faktor karma yang harus Anda ketahui.

Sebagian dari kehidupan lalu Anda akan muncul dengan warna-warna yang indah, melukiskan berbagai kemenangan dan keberhasilan yang Anda capai dalam inkarnasi-inkarnasi itu. Kehidupan-kehidupan yang lain akan muncul dengan warna-warna pastel, menunjukkan bahwa Anda menjalani suatu kehidupan yang menyenangkan, tetapi kemampuan Anda tidak semuanya dimaksimalkan. Ada pula kehidupan yang tampil dengan warna hitam dan putih. Kehidupan-kehidupan ini bersifat negative. Terlepas dari apakah Anda menjadi orang baik atau bukan dalam kehidupan-kehidupan ini, Anda gagal membayar utang karma dan memetik banyak buah dari inkarnasi-inkarnasi ini.

Anda akan menyadari masalah-masalah utama yang mengalir melalui banyak kehidupan. Anda akan memahami dari mana asal talenta-talenta Anda, sehingga Anda akan mengetahui seberapa jauh Anda dapat mengembangkan kemahiran-kemahiran ini. Anda akan melihat orang-orang yang telah mengikuti Anda dari kehidupan ke kehidupan. Ada akan melihat bagaimana hubungan-hubungan itu berubah supaya masing-masing orang dapat mengalami setiap kemungkinan kombinasi.

Anda akan mengetahui asal mula segala ketakutan dan fobia Anda. Setelah Anda mengenali alasan-alasan di balik semua itu, maka seluruh ketakutan dan fobia akan lenyap dari kehidupan Anda sekarang.

Anda akan menjumpai bagaimana segala bentuk pikiran dan tindakan Anda di kehidupan sekarang berpengaruh pada kehidupan-kehidupan mendatang. Anda akan memahami apa yang penting dan tidak penting dalam inkarnasi sekarang.

Anda boleh tinggal di ruangan indah ini selama yang Anda kehendaki. Anda mungkin merasa ingin cepat kembali setelah mengumpulkan segala informasi yang Anda butuhkan. Atau Anda mungkin ingin tinggal lebih lama lagi untuk menikmati keberadaan di tengah kumpulan kehidupan lalu (past life) dan mempelajari hubungan di antara mereka.

Langkah Ketujuh – Kembali ke Kehidupan Sekarang

Apabila telah siap, Anda hanya perlu berpikir bahwa inilah saat untuk kembali. Penjaga pintu akan segera membukakan pintu dan memandu Anda ke halaman. Ia akan membungkuk dengan penuh kesungguhan dan memberi tahu bahwa Anda boleh berkunjung lagi kapan pun Anda ingin.

Anda akan merasakan suatu tarikan, dan Anda akan langsung kembali ke raga fisik. Perjalanan pulang itu biasanya mulus dan tidak perlu bersusah payah. Kadang-kadang Anda merasakan suatu guncangan tiba-tiba selama perjalanan.

Tetap duduk tenang selama satu menit atau lebih sebelum Anda membuka mata dan kembali ke dunia sehari-hari. Anda akan menerima suatu pancaran kepuasan dan perasaan dipenuhkan saat membuka mata. Anda juga akan termotivasi untuk melakukan yang terbaik di masa depan.

Anda telah memperoleh berbagai informasi mengenai kehidupan-kehidupan lalu Anda, dan Anda yakin dapat kembali ke catatan Akashic itu kapan pun Anda mau.

Sumber:

Judul: Practical Guide to Past Life Memories
Pengarang: Richard Webster
Penerbit: PT. Bhuana Ilmu Populer (dicopy paste dari www.tranquility.web.id)

Categories: rahasia otak

Raga Sukma = Out Of Body Experience (1)

September 5th, 2009 No comments

Melakukan melepas sukma (istilah melepas sukma disini saya setting bukan lepas sukma versi Raga Sukma (rohnya yg keluar), lepas sukma disini adalah mengeluarkan tubuh energi dan fikiran kita) sebenarnya gampang2 susah, intinya sederhana yaitu kita hanya harus bisa mempertahankan kesadaran secara penuh sedang tubuh kita “tidur” kan.

Proses Melepas Sukma

Otak manusia merupakan organ tubuh yang sangat menakjubkan dan mempunyai kemampuan yang sangat luas. Manusia normal umumnya hanya menggunakan fungsi otaknya sekitar 2% saja, sedang 98% fungsi otak tidak dipergunakan. Salah satu fungsi otak yang tidak dipergunakan manusia umumnya yaitu kemampuan otak untuk dapat menjelajahi dimensi2 ruang dan waktu secara independen tanpa terikat dengan tubuh, tubuh sendiri tetap berfungsi secara normal. Inilah yang disebut dengan ESP (Extra Sensory Perception). Termasuk didalamnya kemampuan melepas sukma yang disebut juga Out Of Body Experience / Astral Projection / Near Death Experience, dll.

Otak manusia adalah organ yang luar biasa rumit dan kompleks, otak terdiri dari banyak sekali bagian2 yang saling berhubungan satu sama lain, ada bagian yang mengatur fungsi sensorik, ada bagian yang mengatur fungsi motorik, dll. Di otak ada bagian yang bertugas seperti “Pengawas” yaitu bertugas mengatur dan mengawasi seluruh tubuh untuk bekerja sebagaimana mestinya walaupun kita sedang tertidur, khususnya untuk bagian2 tubuh autonom (bekerja sendiri) seperti proses metabolisme sel, kelenjar, jantung yang memompa darah ke / dari seluruh tubuh, paru2 yang menghisap 02 dan mengeluarkan C02, dll.

Ada lagi bagian otak (kelenjar Pituitary, kelenjar Hippothalamus) yang berfungsi seperti “Antenna”, yaitu mempunyai fungsi untuk memancarkan / menerima gelombang otak. Jadi sebenarnya otak kita itu jauh lebih hebat dari super komputer yang paling canggih. Bila otak kita dapat difungsikan lebih dari 5% kemampuannya, kita dapat menonton TV, mendengar radio, membaca dengan mata tertutup, membaca pikiran orang, menggerakkan benda dari jauh, dll, termasuk melepas sukma ini.

Dan ketika melepas sukma, bagian otak yang berfungsi seperti “Pengawas” dan “Antenna” ini berfungsi secara maksimal, sehingga pikiran dapat menjelajahi dimensi2 ruang dan waktu secara independen tanpa terikat dengan tubuh.

Hal2 yang perlu diperhatikan Untuk setiap kali kita hendak melakukan melepas sukma, ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan, khususnya untuk pemula, yaitu:

  1. Pikiran sebaiknya tenang, tidak tegang, stress, atau banyak pikiran. Semakin tenang pikiran, semakin mudah otak untuk bekerja.
  2. Badan sebaiknya relax dan posisi tubuh dibikin senyaman mungkin. Kita bisa melepas sukma dengan berbagai posisi tubuh: bisa sambil berbaring, duduk, berdiri, dan bahkan sambil berjalan kalau perlu.
  3. Bikinlah diri kita senyaman mungkin, misalnya hindari alas duduk/pembaringan yang menyakitkan.
  4. Kita bisa melepas sukma dengan mata tertutup / terbuka, tapi untuk pemula sebaiknya dengan mata tertutup.
  5. Buatlah suasana yang bikin diri kita tenang, hindari suasana yang bising, cuaca yang mengganggu, dll.

Bila kita sudah berpengalaman, semua hal diatas tidak lagi harus diperhatikan, bahkan dalam keadaan tertentu justru diperlukan hal2 yang berlawanan dengan hal2 diatas.

sumber artikel: vishnumurti.blog.friendster.com

Categories: rahasia otak