Mau Tahu Teknik Membesarkan Penis Cara Arab? Free Tutorial and Video: Semuanya Gratis! Klik disini!
Powered by MaxBlogPress 

Archive

Posts Tagged ‘tarot’

 Powered by Max Banner Ads 

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 5

January 10th, 2010 2 comments

Page of Cups

Page of Cups merupakan simbol dari situasi yang
memerlukan penanganan ekstra hati-hati karena ada
seseorang yang sangat sensitif secara emosional
terlibat di dalamnya. Bisa juga melambangkan seseorang
dengan ciri-ciri: naïf, intuitif, pendiam, dan berusia
sekitar 20 tahun. Gender bisa pria ataupun wanita.

Knight of Cups

Knight of Cups berarti penciptaan hubungan-hubungan
antar pribadi yang baru. Ada perluasan hubungan
sehingga hubungan yang ada selama ini seolah
ditinggalkan. Bisa juga melambangkan seseorang yang
selalu ingin mengeksplorasi hubungan-hubungan baru,
berkarakter baik hati dan tulus; dan berusia sekitar
30 tahun.

Queen of Cups

Queen of Cups adalah situasi yang menyesakkan secara
emosional. Ada tuntutan-tuntutan agar kekosongan
emosional seseorang bisa dipenuhi tanpa bisa
dimengerti alasannya. Bisa memperlihatkan seseorang
dalam kehidupan penanya dengan cir-ciri: wanita
berusia sekitar 40 tahun atau lebih, penggerutu,
pendiam, penuntut, manja.

King of Cups

King of Cups adalah situasi yang terkendali namun
terasa sebagai menggantung karena ada hal-hal yang
seharusnya dikerjakan tetapi diabaikan. Bila seseorang
di dalam kehidupan penanya, maka ciri-cirinya adalah:
pria berusia sekitar 40 tahun atau lebih, baik hati,
penuh pengertian dan penerimaan, tetapi pasif dalam
inisiatif.

Arkana Minor Elemen Tanah (Pentacles)

Ace of Pentacles

Ace of Pentacles adalah simbol dari modal besar yang
dibutuhkan untuk memulai suatu kerja, usaha, atau
inisiatif secara konkrit di dunia nyata; termasuk
bakat, keahlian, dan uang. Paling tidak, hal itu
adalah sesuatu yang dianggap bernilai oleh penanya dan
merupakan prasyarat baginya untuk melangkah lebih
lanjut.

Two of Pentacles

Two of Pentacles adalah proses kehidupan itu sendiri.
Segala sesuatu adalah proses, dan kartu ini
melambangkan hal itu secara spesifik. Proses berarti
sesuatu yang berjalan secara naik turun, jatuh bangun,
bahkan melibatkan untung rugi dan kemandekan maupun
percepatan pada suatu saat tertentu. Ada yang dijalani
dan dialami secara pribadi.

Three of Pentacles

Three of Pentacles adalah rutinitas atau standard yang
berlaku dalam pekerjaan. Ada transaksi atau penyerahan
bagian pekerjaan yang berjalan terus menerus mengikuti
suatu konsep atau prosedur tertentu. Kuncinya adalah
hal yang rutin dan standard itu sehingga segalanya
bisa diketahui dan diprediksi sebelumnya.

Four of Pentacles

Four of Pentacles adalah situasi dimana hasil yang
telah dicapai berusaha dibandingkan dengan hasil yang
dicapai oleh orang lain. Akibatnya muncul upaya untuk
mengkonsolidasi diri dengan membatasi pengeluaran dan
menahan sebesar mungkin hasil apapun yang didapat. Ada
usaha bertahan dan memperkuat diri sendiri secara
materi.

Five of Pentacles

Five of Pentacles adalah situasi keterpurukan yang
biasanya muncul setelah ada upaya mempertahankan diri
sendiri secara materi. Materi disini berarti segala
hal konkrit; bisa uang, keahlian, penghargaan, karir,
dan bahkan kesepakatan tertentu dengan pihak lain.
Memang masih bisa berjalan terus, tapi tertatih-tatih.

Six of Pentacles

Six of Pentacles adalah kebalikan dari kartu
sebelumnya. Situasi yang dihadapi disini adalah
kemurah-hatian dalam memberi kepada pihak-pihak lain.
Yang diberikan bisa berupa uang maupun segala hal
lain yang konkrit. Akibatnya muncul reaksi timbal
balik. Karena murah hati terhadap pihak lain, maka
kemurah-hatian dari pihak lain juga diperoleh dan
diterima..

Seven of Pentacles

Six of Pentacles adalah lambang keadaan dimana hasil
dari usaha yang sudah dijalankan itu masih harus
menunggu waktu beberapa lama lagi sebelum dapat
dipetik. Memang hasil yang diharapkan itu sudah tampak
di depan mata, tetapi belum dapat dinikmati. Apabila
waktunya diperpanjang, maka hasil maksimum akan bisa
diraih.

Eight of Pentacles

Eight of Pentacles adalah lambang ketekunan bekerja di
bidang yang telah dipilih dan dijalani. Kuncinya
adalah meneruskan apa yang sudah lama dikerjakan dan
benar-benar dikuasai itu tanpa memperdulikan lagi apa
yang dikatakan oleh pihak lain, bahkan tanpa
memperdulikan imbalan yang akan diperoleh.

Nine of Pentacles

Nine of Pentacles adalah kemampuan menggunakan tubuh
fisik sebagai medium untuk bekerja dan mengekspresikan
diri. Segala aktifitas, termasuk aktifitas mental
maupun emosional, selalu menggunakan tubuh sebagai
medium. Dan kartu ini menunjukkan saat ketika tubuh
fisik dan kemampuan mental-emosional telah berjalan
dengan sinkron.

Ten of Pentacles

Ten of Pentacles adalah lambang dari situasi ketika
segala sesuatu yang diupayakan dan dijalani selama ini
telah membawa hasil berlimpah-limpah. Ada hasil
berlebih, dan ada aktifitas mengkonsumsi hasil yang
lebih dari cukup itu. Mungkin pula akan muncul rencana
bagi tahap selanjutnya walaupun masih di periode
menikmati hasil kerja.

Page of Pentacles

Page of Pentacles adalah simbol ketika ada hal-hal
baru yang praktis dan berguna sedang dipelajari dengan
intensif. Ada hasil nyata yang langsung bisa dipakai
atau dinikmati. Bila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya: tekun, serius, penuh perhitungan untung
rugi, realistis, dan berusia sekitar 20 tahun. Bisa
wanita maupun pria.

Knight of Pentacles

Knight of Pentacles adalah keadaan dimana segala
sesuatu yang sudah direncanakan dan dijalankan tinggal
diteruskan saja di arah yang sama. tanpa perlu
modifikasi, dengan hasil yang bisa dinikmati. Bila
melambangkan seseorang, ciri-cirinya sama dengan Page
of Pentacles dan berusia sekitar 30 tahun.

Queen of Pentacles

Queen of Pentacles adalah situasi dimana usaha yang
dijalankan bisa terus-menerus membawa hasil nyata.
Suatu produktivitas. Bila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya adalah: wanita berusia sekitar 40 tahun
atau lebih, materialistis, sensual, menikmati
kemewahan, dan murah hati untuk membantu orang lain.

King of Pentacles

King of Pentacles adalah simbol tentang kemampuan
untuk melakukan hal apa saja secara nyata karena
segala modal yang diperlukan telah ada. Bisa
melambangkan diri penanya, bisa juga orang lain di
kehidupan penanya dengan ciri-ciri: pria berusia 40
tahun atau lebih, sangat produktif dalam kerja dan
mampu membuktikan apa yang diinginkannya secara nyata.

(selesai)

Tentang penulis:
Penulis yang biasa dipanggil Leo atau Mas Leo saja
adalah lulusan Universitas Indonesia dan the
Pennsylvania State University. Leo adalah seorang
pembaca tarot dan penyembuh spiritual. Media massa
yang pernah meliputnya antara lain: RCTI, TransTV,
LKBN Antara, Tokoh (Bali Post), dan Koran Tempo. Leo
sering muncul di acara bakti sosial, baik bagi
kalangan lokal maupun expatriates di Jakarta, dan bisa
dihubungi di nomor HP: 0818-183-615.

Categories: Divination

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 4

January 3rd, 2010 No comments

Arkana Minor Elemen Udara (Swords)

Ace of Swords

Ace of Swords adalah simbol kekuatan mental yang
sanggup memecahkan masalah apapun secara mental. Ada
penalaran dan pembuatan kesimpulan melalui cara
induktif dan deduktif, walaupun tidak selalu secara
formal. Dan ada sesuatu yang dikomunikasikan dengan
efektif, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain.

Two of Swords

Two of Swords adalah simbol situasi dimana seseorang
harus mengambil keputusan: apakah alternatif pertama
atau alternatif kedua? Apakah harus jalan terus atau
harus dihentikan? Dan kedua alternatif terakhir yang
harus diputuskan itu biasanya memiliki bobot yang sama
berat; tapi tetap harus diputuskan.

Three of Swords

Three of Swords melambangkan perbedaan persepsi antara
diri sendiri dengan pihak-pihak lain. Perbedaan
persepsi atau cara pandang bukanlah kata akhir dalam
suatu komunikasi yang berkelanjutan. Tetapi memang ada
dorongan naluriah agar perbedaan itu dijembatani satu
persatu sehingga tercapai saling pengertian.

Four of Swords

Four of Swords berarti melepaskan segala kekuatiran
atau kecemasan tentang suatu hal karena memang tidak
ada lagi yang bias dilakukan selain berhenti berusaha
dan membiarkan hal itu berjalan dengan sendirinya.
Pasrah. Dan memang itu yang harus dilakukan ketika
seseorang mencapai tahap ini.

Five of Swords

Five of Swords adalah berjalannya usaha yang
melibatkan pertukaran ide dan pandangan. Bukan
berjalan dengan dipaksakan, tetapi berjalan dengan
sendirinya. Bahkan bisa dikatakan tanpa usaha sama
sekali, seakan-akan telah ada mekanisme yang
ditempatkan di dalam suatu hubungan tertentu sehingga
dapat secara otomatis menjalankan tugasnya.

Six of Swords

Six of Swords adalah suatu upaya pencapaian sesuatu
yang masih dijalankan, masih dalam proses. Kalau
diibaratkan sebagai suatu perjalanan, maka situasi ini
adalah saat ketika seseorang ada di tengah perjalanan.
Prosesnya telah dimulai, sedang berjalan dan, apabila
diteruskan, akan segera mencapai tujuan atau
kesepakatan tertentu.

Seven of Swords

Seven of Swords adalah segala macam taktik atau metode
komunikasi yang diterapkan agar suatu tujuan bisa
tercapai. Ada metode yang langsung dan terbuka, dan
ada pula yang menggunakan segala akal muslihat. Seven
of Swords adalah taktik komunikasi yang penuh dengan
akal muslihat demi memenangkan tujuan yang diinginkan.

Eight of Swords

Eight of Swords adalah situasi dimana seseorang merasa
tidak mempunyai pilihan lain, atau merasa bahwa
baginya hanya tersedia satu pilihan yang mau tidak mau
harus diambilnya pula. Bukan berarti tidak ada
alternatif lain, tetapi diri orang yang bersangkutan
memang sedang berkutat dengan pilihan yang dirasanya
cuma satu itu.

Nine of Swords

Nine of Swords merupakan lambang dari keadaan dimana
seseorang tidak tahu lagi mengenai pilihan apa yang
harus diambilnya dan bagaimana cara mengkomunikasikan
keinginan dan rasa kuatirnya itu. Segalanya terasa
seperti lepas kendali tanpa ada kepastian tentang apa
yang harus disampaikannya kepada pihak lain.

Ten of Swords

Ten of Swords adalah situasi maksimum yang mampu
dilakukan oleh seseorang untuk memikirkan secara
tuntas tentang suatu hal dan mengkomunikasikannya
kepada orang-orang yang berkepentingan. Hal ini
tercapai ketika semua tahap komunikasi telah dilalui
sehingga dapat secara gambling berbicara apa adanya.

Page of Swords

Page of Swords adalah simbol dari situasi yang dapat
dimengerti dengan jelas. Bisa juga berarti seseorang
dalam kehidupan penanya yang ciri-cirinya: cerdas,
banyak bicara, tidak sabar, tidak terlalu bisa empati
dengan perasaan orang lain. Usianya sekitar 20 tahun,
dan bisa seorang pria maupun seorang wanita.

Knight of Swords

Knight of Swords adalah situasi yang berubah secara
tiba-tiba tanpa ada peringatan. Tiba-tiba bisa muncul
suatu keputusan yang dikomunikasikan dengan
tergesa-gesa dan langsung harus dimengerti. Bisa juga
berarti seseorang dengan ciri-ciri sama seperti Page
of Swords namun usianya agak lebih tua. Knight of
Swords adalah orang yang biasanya membawa perubahan
cepat dalam situasi status quo.

Queen of Swords

Queen of Swords adalah kemampuan untuk
mengkomunikasikan jati diri atau hal-hal yang dianggap
penting secara ringkas, padat, dan langsung. Tidak ada
pertimbangan tenggang rasa atau ketersinggungan ketika
mengkomunikasikannya. Apabila seseorang dalam
kehidupan penanya, maka biasanya seorang wanita dengan
ciri-ciri sama dan berusia sekitar 40 tahun atau
lebih.

King of Swords

King of Swords adalah situasi dimana penanya memiliki
kemampuan untuk membuat peraturan yang berlaku bagi
orang-orang lainnya. Ada sesuatu yang dikomunikasikan
kepada orang-orang lainnya dengan cara langsung,
termasuk alasan-alasannya yang juga jelas dan dapat
diuraikan. Apabila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya adalah: seorang pengambil keputusan,
tegas dan cerdas, berusia sekitar 40 tahun atau lebih.

Arkana Minor Elemen Air (Cups)


Ace of Cups

Ace of Cups adalah simbol kekuatan emosional yang
berada di dalam situasi tertentu, atau bahkan di diri
seseorang. Kekuatan emosional berarti
pertimbangan-pertimbangan berdasarkan perasaan: bisa
rasa suka, rasa tidak suka, atau bahkan rasa tak
perduli. Dan itu berimplikasi kepada hubungan antar
pribadi yang dijalankan.

Two of Cups

Two of Cups adalah keterikatan emosional dengan orang
atau hal tertentu. Bisa dengan pasangan hidup,
kekasih, atau bahkan dengan pekerjaan atau hobby.
Kelekatan itu bisa dirasakan seolah-olah menjadi
bagian dari diri sendiri, walaupun sebenarnya itu
adalah orang yang berbeda, atau bahkan sesuatu hal di
luar diri sendiri.

Three of Cups

Three of Cups adalah simbol dari lingkungan pergaulan
yang dekat dengan diri; sedemikian dekatnya sehingga
bisa saling menikmati kehadiran satu sama lain bahkan
untuk waktu yang relatif sering atau terus-menerus.
Ada suatu perasaan senasib yang bisa dibagi, dan ada
suatu kelekatan dengan pribadi-pribadi lain yang
mirip.

Four of Cups

Four of Cups merupakan simbol dari perasaan yang ingin
mengalami kembali puncak kebahagiaan seperti yang
pernah dialami di masa lalu. Ada ketidak-puasan dan
ketidak-mengertian mengenai emosi yang dikejar itu.
Kenapa tidak bisa dirasakan lagi?
Dan emosi itu akan terus dikejar dengan akibat fatal:
tidak tercapai.

Five of Cups

Five of Cups adalah situasi tengah antara memberi dan
menerima secara emosional. Antara memberi tanpa pamrih
dan mengharap untuk memperoleh empati emosional dalam
kadar yang sama. Akibatnya adalah rasa kecewa karena
dalam perhitungan untung-rugi hubungan antara pribadi,
setiap orang selalu merasa bahwa dirinyalah pihak yang
memberi lebih dibandingkan pihak lainnya.

Six of Cups

Six of Cups adalah keadaan dimana diri selalu teringat
kepada seseorang atau hal yang sangat menyentuh hati
dan melekat selamanya bahkan hingga saat kini. Bisa
situasi masa kecil, bisa pula seseorang yang bertemu
di masa lalu, bisa pula suatu memori manis yang,
walaupun tidak diperhatikan, selalu muncul kembali dan
menempati satu relung permanen di dalam hati.

Seven of Cups

Seven of Cups melambangkan harapan-harapan emosional
tentang hubungan-hubungan yang akan bisa dibina dengan
berbagai macam orang, walaupun itu baru berupa
angan-angan belaka. Situasi ini melibatkan banyak
fantasi dan imajinasi yang digerakkan oleh diri
sendiri sehingga seolah-olah nyata padahal itu hanya
ada di pikiran saja.

Eight of Cups

Eight of Cups melambangkan orang banyak yang
hubungannya sudah sedemikian erat dengan diri sendiri
sehingga sudah dianggap sebagai anggota keluarga atau
teman dekat, dengan implikasinya bahwa
pertimbangan-pertimbangan dari orang banyak itu akan
mempengaruhi hubungan antar pribadi dan keputusan yang
diambil oleh diri sendiri.

Nine of Cups

Nine of Cups adalah situasi dimana diri sudah tidak
lagi membedakan antara berbagai jenis teman yang
ditemuinya; suatu situasi dimana diri sudah bisa
menerima apapun yang ditemuinya, dan tidak lagi
terpengaruh oleh siapa yang menemaninya atau
ditemuinya saat itu. Kunci dari simbol ini adalah
kemampuan untuk menikmati hubungan pribadi.

Ten of Cups

Ten of Cups merupakan simbol dari situasi dimana diri
dibutuhkan oleh banyak orang dari berbagai kalangan:
tua, muda, penting, maupun biasa-biasa saja. Banyak
orang yang membutuhkan kehadirannya, dan hal itu akan
dirasakan oleh dirinya sebagai sesuatu yang membawa
kebahagiaan. Kebahagiaan yang terbesar ketika bisa
memberikan apa yang ada di dirinya dan dibutuhkan oleh
orang banyak tanpa pilih kasih.

(bersambung ke Bagian 5/Terakhir)

Tentang penulis:
Penulis yang biasa dipanggil Leo atau Mas Leo saja
adalah lulusan Universitas Indonesia dan the
Pennsylvania State University. Leo adalah seorang
pembaca tarot dan penyembuh spiritual. Media massa
yang pernah meliputnya antara lain: RCTI, TransTV,
LKBN Antara, Tokoh (Bali Post), dan Koran Tempo. Leo
sering muncul di acara bakti sosial, baik bagi
kalangan lokal maupun expatriates di Jakarta, dan bisa
dihubungi di nomor HP: 0818-183-615.

Categories: Divination

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 1

December 18th, 2009 No comments

Arti dari tiap kartu tarot bisa bermacam-macam,
tergantung dari pertanyaan yang diajukan. Karenanya,
daftar arti dari tiap kartu sangatlah banyak apabila
ingin dituliskan. Tetapi hal itu sebenarnya tidak
perlu karena, dalam suatu interaksi aktual pembacaan
kartu tarot antara penanya dan pembaca tarot, arti
dari kartu yang muncul dalam pembacaan itu akan keluar
dengan sendirinya dari mulut si pembaca tarot.
Munculnya melalui intuisi si pembaca tarot, dan
berjalannya mengikuti prinsip sinkronisitas seperti
diuraikan oleh Carl Gustav Jung di dalam
tulisan-tulisannya.

Dengan alasan itulah, maka saya memilih untuk
menuliskan pengertian dari tiap kartu sehingga mereka
yang berminat untuk mempelajari dan mempraktekkan
kartu tarot akan bisa menangkap esensi dari arti tiap
kartu. Berdasarkan pengertian akan esensi dari arti
tiap kartu, pertanyaan yang diajukan akan bisa
dijawab, dan kita tidak perlu tergantung lagi pada
daftar arti.

Arti spesifik suatu kartu juga akan tergantung di
posisi apa kartu itu muncul di dalam tebaran. Dalam
Tebaran Tiga Kartu, hanya ada tiga posisi yang
mungkin, yaitu Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan.
Jadi, interpretasi tentang arti spesifik kartu juga
harus memperhitungkan posisi kartu di dalam tebaran,
selain pengertian dari kartu itu sendiri. Ada pula
nuansa-nuansa yang berasal dari peringkat derajad
elemen (elemental dignity) yang harus diperhitungkan
ketika kartu-kartu telah mengambil posisinya
masing-masing. Tetapi, lebih dari semua hal ini, yang
paling penting adalah pertanyaannya. Konteks
pertanyaan yang diajukan oleh penanya adalah hal utama
yang akan menentukan interpretasi yang akan diberikan
oleh seorang pembaca tarot. Tebaran dengan kartu-kartu
yang sama akan memberikan jawaban berbeda dalam
konteks pertanyaan yang berbeda. Prinsip ini berlaku
umum, baik bagi arkana mayor maupun arkana minor.

Berikut ini akan saya uraikan secara singkat mengenai
pengertian arti dari tiap kartu. Pengertian yang saya
berikan berada di dalam ruang vakum karena tidak
dikaitkan dengan pertanyaan apapun. Berarti, dalam
penggunaan aktual kartu tarot ketika seorang penanya
berhadapan langsung dengan seorang pembaca tarot, si
pembaca harus mampu menempatkan pengertian umum ini di
dalam konteks spesifik pertanyaan yang diajukan,
selain di dalam konteks interaksinya dengan
kartu-kartu lain yang muncul di dalam tebaran.
Pembacaan tarot aktual selalu mengenai interpretasi
yang spesifik. Di bagian ini, kita hanya membahas
mengenai pengertian mengenai arti kartu secara umum.

Arkana Mayor

Kartu tarot arkana mayor berjumlah 22 helai dan
menyimbolkan hal-hal yang bersifat spiritual atau
rohaniah. Sesuatu hal bersifat sebagai spirit atau roh
apabila bergeraknya di alam roh, dan bukan di alam
fisik. Ada kaitan antara alam roh dan fisik berupa
energi-energi. Tetapi energi-energi itu harus
diaktifkan agar kaitan antara roh dan alam fisik bisa
berjalan dengan baik. Pengaktifan energi dilakukan
melalui konsentrasi, dan konsentrasi bisa berupa
aktifitas mental, emosional, maupun fisikal. Jadi,
bisa dilakukan di alam pikiran saja, di alam perasaan
saja, di alam fisik saja, atau gabungan dari ketiga
jenis aktifitas itu sekaligus. Menurut pengalaman
saya, pengaktifan sumber-sumber energi spiritual atau
rohaniah yang disimbolkan oleh kartu tarot arkana
mayor selalu melibatkan mental, fisik, dan emosi. Ada
sesuatu yang berada di alam roh dan menunggu untuk
diaktualisasikan di alam fisik, sehingga harus
dilakukan sesuatu agar aktualisasi itu menjadi nyata.
Dengan kata lain, kartu-kartu arkana mayor menunjukkan
potensi-potensi yang akan terwujud di alam fisik
apabila dilakukan hal-hal tertentu.

Jadi, pengertian pertama mengenai arkana mayor secara
umum adalah adanya potensi perwujudan atau
materialisasi dari suatu sumber energi spiritual yang
spesifik. Bisa juga disebut sebagai Archetype (Tipe
Utama) apabila mengikuti istilah yang dipopulerkan
oleh psikolog Carl Gustav Jung. Potensi itu akan
terwujud apabila manusianya mau menerima dan
menjalankan kegiatan tertentu seperti disarankan oleh
esensi dari kartu arkana mayor yang tercabut di dalam
pembacaan. Pengertian kedua mengenai arkana mayor
secara umum adalah tentang adanya saran dari alam
bawah sadar si penanya sendiri yang disuarakan oleh
kartu arkana mayor yang tercabut. Tentu saja kita bisa
menggunakan istilah “the higher self” atau alam bawah
sadar (“subconscious mind”) untuk merujuk kepada
sesuatu yang diasumsikan memberikan saran kepada si
penanya; saya sendiri lebih suka menggunakan istilah
alam bawah sadar. Dan saran oleh alam bawah sadar si
penanya itu diberikan agar sumber energi spiritual
tertentu yang disimbolkan oleh kartu tarot arkana
mayor yang tercabut bisa termaterialisasi di kehidupan
si penanya.

o. The Fool

The Fool adalah simbol diri kita sendiri ketika harus
mengambil keputusan tanpa tahu konsekwensi apa yang
menanti di masa depan. Biasanya cuma ada dua pilihan
besar: ya atau tidak, dijalankan atau tidak. Kedua
pilihan besar itu sama menariknya dan sama kuatnya,
argumen pro dan kontra juga seimbang. Maka, apabila
kartu ini muncul, berarti bawah sadar penanya sedang
menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh si
penanya. Pegangannya demikian: apabila motivasi
penanya berada di dimensi rohani yang relatif bersih,
maka keputusan apapun yang diambil akan membawa
kebaikan. Apabila motivasi diwarnai oleh ambisi-ambisi
keduaniawian, maka penanya bisa terperosok ke dalam
jebakan yang diciptakannya sendiri. Ini adalah pilihan
terbuka bagi penanya untuk diputuskannya sendiri.

I. The Magician

The Magician adalah simbol dari kemauan, niat, atau
tekad yang berada di diri manusia. Kemauan adalah
suatu kekuatan energi untuk melaksanakan suatu
keputusan atau rencana. Sebelum suatu hal tampak di
permukaan secara fisik atau termaterialisasi, kemauan
atau niat sudah ada di diri manusia yang akan
mewujudkannya. Karena segala sesuatu adalah
sinkronisitas, maka tidak ada yang kebetulan. Apabila
sesuatu ternyata muncul di kehidupan seseorang,
berarti ada yang menginginkannya. Apabila kartu the
Magician muncul, berarti kemauan atau niat dari si
penanya sudah terkumpul; sudah ada niat, tekad, atau
kemauan untuk memutuskan atau melaksanakan sesuatu.
Masalahnya, hal itu belum dinyatakan atau
dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang terkait. Dan
alam bawah sadar si penanya memberikan saran agar hal
itu dikomunikasikan. Melalui komunikasi, sumber energi
dari the Magician akan bisa tersalurkan.

II. The High Priestess

The High Priestess adalah sumber kearifan yang berada
di dalam diri si penanya sendiri, walaupun belum
dipergunakan sebagaimana mestinya. Kearifan itu bisa
berarti ilmu pengetahuan, pengalaman, atau disiplin
yang berasal dari ketekunan kerja. Bisa juga berarti
teknik tertentu untuk mengatasi kobaran konflik antar
pribadi. Disini kuncinya adalah diri si penanya
sendiri juga. Maukah penanya menerapkan apa yang sudah
ada di dalam dirinya itu dalam situasi nyata yang kini
dihadapinya? Walaupun bawah sadarnya menyarankan agar
kearifan itu diterapkan saja, penanya mungkin masih
ragu-ragu. Keraguan adalah hal biasa, dan yang bisa
dilakukan oleh pembaca tarot adalah mempersilahkan
penanya untuk bertanya lebih spesifik tentang keraguan
yang menghambatnya sehingga apa yang disarankan oleh
bawah sadar si penanya itu bisa dilaksanakan.

III. The Empress

The Empress adalah potensi untuk menghasilkan hal-hal
nyata yang berlimpah-limpah. Hal ini bisa berupa
prestasi kerja, keuntungan usaha, penghargaan
masyarakat, dsb. Tetapi, sekali lagi, ini barulah
potensi untuk produktif, dan mungkin sama sekali belum
muncul walaupun segala sesuatu yang perlu telah
tertata di tempatnya masing-masing. The Empress adalah
simbol dari Dewi Keberuntungan atau Dewi Fortuna.
Sebagai suatu sumber energi, keberuntungan tidak perlu
melakukan hal lain selain menjadi dirinya sendiri.
Itulah saran dari alam bawah sadar penanya apabila
kartu ini muncul: jadilah diri sendiri dan
menghasilkan hal-hal nyata yang bisa membawa manfaat
bagi diri sendiri dan orang-orang lain. Dengan kata
lain: teruskanlah apa yang telah dicanangkan untuk
dijalankan itu karena akan membawa hasil berlimpah.

IV. The Emperor

The Emperor adalah simbol dari kekuatan berpikir
rasional dan logis sekaligus mempraktekkannya dengan
konsekwen tanpa pilih kasih. Kemampuan rasional bisa
aktual, bisa juga potensial, dan sama sekali tidak
tergantung pada gender seseorang. Seorang wanita bisa
saja lebih rasional daripada pria. Usia juga tidak
berpengaruh: banyak orang lebih muda justru lebih
rasional daripada generasi di atasnya. Tetapi, banyak
kemampuan berpikir dan bertindak rasional cuma berada
di alam roh atau di dimensi potensial saja. Sebagai
suatu potensi, the Emperor juga merupakan suatu sumber
energi bagi manusia yang memilikinya apabila
diterapkan dan dipraktekkan di dunia nyata dalam
kehidupan sehari-hari. Itulah yang disarankan oleh
alam bawah sadar penanya apabila kartu itu muncul.

V. The Hierophant

The Hierophant adalah simbol dari kekuatan energi yang
berasal dari prinsip-prinsip ketuhanan universal: bisa
berupa ajaran agama konvensional, bisa juga berupa
spiritualitas non konvensional. Yang implisit di dalam
sumber energi ini adalah jaring-jaring hubungan saling
mempengaruhi antara berbagai individu yang menganut
ajaran yang sama. Karena penanya memiliki hubungan
antar pribadi dengan mereka yang memiliki posisi
menentukan dalam ajaran kerohanian yang dianutnya,
maka tentu saja hal itu perlu dikultivasikan agar bisa
diperoleh manfaat maksimum. Dan memang itulah saran
dari alam bawah sadar penanya. Jadi, penanya perlu
melakukan pendaya-gunaan dari hubungan-hubungan yang
telah ada itu. Bisa dengan menerapkan prinsip-prinsip
ketuhanan universal itu di dalam kehidupannya sendiri,
bisa juga dengan kultivasi hubungan antar pribadi
dengan mereka yang ada di jaring-jaring yang sama.

VI. The Lovers

The Lovers adalah simbol dari sumber energi berupa
saling pengertian antara diri penanya dengan
orang-orang atau hal-hal tertentu di kehidupannya.
Saling pengertian itu begitu mendalam sehingga tidak
diperlukan lagi komunikasi melalui cara-cara normal
sebagaimana layaknya dalam interaksi biasa. Tetapi
disinilah letaknya batu sandungan dari simbol the
Lovers. Karena pengertian itu telah mendarah-daging,
penanya sering merasa bahwa hubungan itu agak aneh:
terkadang tertarik untuk mendekat, dan terkadang
seakan-akan ada yang menghalangi. Alasannya adalah
karena adanya saling pengertian atau perasaan
keterikatan yang mendalam itu. Pesan dari alam bawah
sadar penanya apabila kartu ini muncul biasanya
berkaitan dengan jenis komunikasi yang perlu dibina
dengan orang atau hal yang terkait. Intinya, ada suatu
ikatan saling pengertian karena kesamaan atau
kecocokan pribadi. Dan jenis komunikasi yang sesuai
tidak perlu ditentukan oleh norma-norma umum,
melainkan cukup oleh mereka yang terkait langsung di
dalam hubungan itu.

VII. The Chariot

The Chariot adalah sumber kekuatan spiritual berupa
keberhasilan secara emosional yang walaupun bisa
dirasakan, belum tentu bisa dilihat bukti-bukti
nyatanya di alam materi. Yang penting disini adalah
kenyamanan emosional, dan bukan penumpukan hasil yang
bisa dilihat oleh mata fisik. Kenyamanan emosional itu
selalu berkaitan dengan lancarnya hubungan dengan
lingkungan dimana si penanya berada. Jadi, walaupun
lingkungan kerja sedang mengalami kesulitan, belum
tentu kehidupan emosional terjangkiti juga. Bahkan,
bisa saja pribadi-pribadi yang terlibat justru sedang
berada di tahap kesuksesan dalam menjalani hubungan
antar pribadi, walaupun itu tidak disadari benar. Dan
saran dari alam bawah sadar penanya adalah agar
kesuksesan itu diterima dan disyukuri. Setidaknya ada
hal yang masih bisa tetap menyambung di tengah
berbagai distorsi yang dialami oleh penanya.

VIII. Strength

Strength adalah simbol dari kemampuan untuk
melaksanakan hal-hal yang diinginkan secara fisik.
Simbol energi ini bisa muncul manakala penanya merasa
bahwa dirinya tidak mampu untuk berdaya-upaya
melaksanakan tugas dan kewajibannya; manakala
dirasakannya bahwa tantangan yang harus dihadapinya
terlalu berat baginya. Memang terlalu berat, apabila
sumber energi berupa kekuatan fisik itu tetap
dibiarkan laten saja di alam potensial dan tidak
didaya-gunakan. Alam bawah sadar disini mengingatkan
penanya bahwa pada dasarnya kekuatan untuk
melaksanakan tugas dan kewajiban itu telah ada di
dirinya. Tidak perlu ada usaha lagi untuk memikirkan
cara menjalankan, atau bahkan cara melakukan
pendekatan pribadi dengan orang tertentu. Cukup
dilaksanakan saja, karena yang lain-lain itu
sebenarnya telah ada. Yang kurang adalah penggunaan
kemampuan diri yang potensial itu, sehingga solusinya
memang sederhana: gunakanlah kekuatan itu.

(bersambung ke Bagian 2)

Tentang penulis:
Penulis yang biasa dipanggil Leo atau Mas Leo saja
adalah lulusan Universitas Indonesia dan the
Pennsylvania State University. Leo adalah seorang
pembaca tarot dan penyembuh spiritual. Media massa
yang pernah meliputnya antara lain: RCTI, TransTV,
LKBN Antara, Tokoh (Bali Post), dan Koran Tempo. Leo
sering muncul di acara bakti sosial, baik bagi
kalangan lokal maupun expatriates di Jakarta, dan bisa
dihubungi di nomor HP: 0818-183-615.

www.facebook.com/leonardo.rimba

sumber tulisan: milis Spiritual Indonesia

Categories: Divination

Tentang Kartu Tarot

December 2nd, 2009 No comments

Apa itu Tarot?

Tarot adalah satu set kartu yang terdiri dari 78 buah kartu yang berisikan gambar dan simbol-simbol. 22 kartu disebut sebagai Arkana Mayor, dan 56 kartu lainnya disebut Arkana Minor. Masing-masing kartu mempunyai makna dan penginterpretasian yang berbeda-beda, karena masing2 kartu terdiri dari elemen-elemen yang dikandungnya yaitu : Api, Air, Udara, dan Tanah. Tarot biasanya digunakan sebagai penginterpretasian / pewacanaan / pembabaran terhadap permasalahan-permasalahan bawah sadar seseorang, baik itu berhubungan dengan wacana relasi antar individu, kesempatan-kesempatan yang ada, hingga perubahan-perubahan dalam hidup seseorang.

Bagaimana Tarot Bekerja?

Kartu tarot yang terdiri dari 78 buah kartu Mayor dan Minor ini, yang terdiri dari 4 elemen, apabila disusun, dan dipadukan di dalam proses tebaran (spread) pewacanaan tarot, maka akan memiliki arti yang akan menjadi satu kesatuan cerita pewacanaan.

Proses tebaran itu sendiri ada banyak dan ragam kombinasinya, yang mempunyai pemahamannya sendiri-sendiri, yang harus bisa dipertanggung jawabkan oleh seorang pewacana tarot dalam penginterpretasiannya.

Kesatuan cerita pewacanaan yang terjadi, adalah gambaran bagaimana sebenarnya segala sesuatu terekam di dalam bawah sadar seseorang yang apabila terpendam bisa menjadikan itu hambatan, atau halangan bagi seseorang untuk mencapai kemajuan dalam proses pendewasaan hidupnya.

Dapatkah Tarot Meramalkan Masa Depan Saya?

Tarot bukanlah bagian dari proses meramalkan kehidupan seseorang. Tarot tidak memberitahukan bagaimana masa depan kita. Tetapi, tarot memberi masukan kepada kita, bagaimana seharusnya kita bersikap dan bertindak, sehingga kita bisa mendapatkan masa depan seperti yang kita butuhkan.

Tebaran-tebaran dalam kartu tarot hanya memberikan ‘kemungkinan-kemungkinan’ yang ada diantara sekian banyak pilihan dan kesempatan dalam hidup seseorang. Hasil finalnya tetap kembali kepada orang tersebut di dalam menjalani pilihan hidupnya berdasarkan refleksi yang didapat setelah proses pewacanaan tarot yang dilakukannya. Tarot mewacanakan apa yang tersembunyi di dalam EGO kita, bawah sadar kita.

Berwacanalah dengan pewacana tarot selayaknya kita meminta masukan / saran dari teman terdekat, atau pembimbing kita [guru, orangtua, dll].

Pertanyaan Apa yang Sebaiknya ditanyakan Melalui Kartu Tarot?

Tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan yang menjadi kebutuhanmu, jangan pertanyaan-pertanyaan yang hanya menjadi keinginanmu semata. Hasil pewacanaan akan jauh lebih mendalam ketika kita menanyakan hal yang menjadi kebutuhan kita.

Bertanyalah secara spesifik, dan cobalah untuk terbuka di dalam proses pewacanaan tarot.

Relasi antar manusia, dinamika pekerjaan, perpolitikan di kantor, permasalahan keluarga, spiritual, kesehatan, orientasi hidup kedepan, adalah beberapa contoh pewacanaan yang dapat ditanyakan di dalam pewacanaan tarot.

Apakah Tarot Berhubungan dengan Mistik dan Perdukunan?

Tarot sama sekali tidak berhubungan dengan klenik, mistik, apalagi perdukunan. Karena seperti yang kita ketahui sebelumnya, tarot bukanlah bagian dari proses meramalkan kehidupan seseorang. Tarot tidak memberitahukan bagaimana masa depan kita. Tetapi, tarot memberi masukan kepada kita, bagaimana seharusnya kita bersikap dan bertindak, sehingga kita bisa mendapatkan masa depan seperti yang kita butuhkan. Jadi, erat sekali hubungannya disini antara pewacanaan tarot dengan psikologi seseorang dan kebiasaan sehari-hari.

Bagaimana Pewacana Tarot (Tarot Reader) yang Baik itu?

Pewacana tarot yang baik, adalah pewacana tarot yang tidak hanya dapat memberikan masukan yang baik kepada kliennya tentang bagaimana seharusnya bersikap, bertindak, dan menjalani kehidupan ini, tanpa ia terlebih dahulu bisa meresapi, memaknai, dan menjadikan itu semua bagian dari kesehariannya.

Dengan sinkronisasi yang baik antara seorang pewacana tarot dengan kartu tarotnya, bawah sadar dengan kesadarannya, seorang pewacana tarot dapat mewacanakan tarot dengan baik dan dapat menginformasikan apa yang dibacanya dengan baik pula.

Tetapi, di dalam pewacanaan tarot, tidak ada pengklasifikasian pewaca tarot yang baik, dan yang buruk. Yang membedakan’nya hanyalah, apakah ia sudah bisa berbicara jujur, baik terhadap dirinya sendiri, maupun kepada klien’nya??? Apakah masukan yang dia berikan sudah dapat ia lakukan, dan menjadi bagian kesehariannya? ataukah itu semua hanyalah ke’semuan, yang ditunjukkan karena semata-mata demi menjaga image’nya sebagai pewacana tarot??
Marilah kita sikapi bersama-sama di dalam hati saja.

Bagaimana Memilih Kartu Tarot yang Tepat Bagi Saya?

Bagi siapapun yang mempunyai minat dengan tarot, dan ingin menjadi seorang pewacana tarot, sebaiknya ia memiliki kartu tarotnya sendiri. Memilih kartu tarot mana yang tepat bagi kita tidaklah sulit. Ini semua kembali kepada selera kita masing-masing. Tetapi, mungkin juga anda dapat meminta masukkan, saran atau pendapat mereka-mereka yang terlebih dahulu mendalami tentang kartu tarot.

Berikut adalah contoh deck dari Kartu Tarot ciptaan para Master Tarot Indonesia

Tarot Wayang: ciptaan Bunda Ani Sekarningsih

Tarot Bali: divisualisasikan oleh Gede Jayadi Pramana Kusuma, alumnus Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Udayana, Denpasar, dalam kolaborasi dengan Leonardo Rimba, alumnus FISIP Universitas Indonesia dan the Pennsylvania State University. Tarot ini di-dedikasikan kepada Arthur Edward Waite dan Pamela Colman Smith.

Tarot Nusantara diciptakan oleh Hisyam A. Fachri, adalah seorang Trainer, Mind Consultant dan Therapist Hypnosis di Jasa Psikologi Indonesia yang juga menggeluti seni Tarot sebagai pewacana konsultan psikologi. Berbagai ornamen Nusantara yang diwakilkan budaya Jawa, Bali, Dayak, Sentani, dan Tana Toraja di ilustrasikan secara menarik di kartu ini.

sumber artikel: mbah thony kazuhiro di blog pewacanaan-tarot.blogspot.com sumber gambar: transbonja.deviantart.com (tarot nusantara), webgaul.net (tarot bali dan tarot wayang)
Categories: Divination