<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss
version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
> <channel><title>Comments on: Misteri Ica Stones</title> <atom:link href="http://www.rahasiaotak.com/the-ica-stones/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://www.rahasiaotak.com/the-ica-stones/</link> <description>brainwave &#38; subliminal music</description> <lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 12:54:55 +0000</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=</generator> <item><title>By: Teleskop Kuno yang Misterius &#124; Artikel Menarik dari Rahasia Otak</title><link>http://www.rahasiaotak.com/the-ica-stones/comment-page-1/#comment-2302</link> <dc:creator>Teleskop Kuno yang Misterius &#124; Artikel Menarik dari Rahasia Otak</dc:creator> <pubDate>Tue, 10 Jan 2012 13:22:27 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.rahasiaotak.com/?p=230#comment-2302</guid> <description>[...] diteliti ternyata memberikan gambaran bahwa teleskop sudah ada sejak beribu-ribu tahun sebelumnya.Ica StonesPada 1969, Dr. Javier Cabrera Darquea akhirnya berhasil menemukan dan mengumpulkan lebih dari 11.000 [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] diteliti ternyata memberikan gambaran bahwa teleskop sudah ada sejak beribu-ribu tahun sebelumnya.Ica StonesPada 1969, Dr. Javier Cabrera Darquea akhirnya berhasil menemukan dan mengumpulkan lebih dari 11.000 [...]</p> ]]></content:encoded> </item> <item><title>By: Misteri Ica Stones &#171; Rahasia Otak</title><link>http://www.rahasiaotak.com/the-ica-stones/comment-page-1/#comment-217</link> <dc:creator>Misteri Ica Stones &#171; Rahasia Otak</dc:creator> <pubDate>Wed, 03 Mar 2010 12:21:43 +0000</pubDate> <guid
isPermaLink="false">http://www.rahasiaotak.com/?p=230#comment-217</guid> <description>[...] kaum ilmuwan, Dr Cabrera lalu membuka sebuah museum sehingga khalayak ramai dapat melihat-lihat batu-batu Ica ini. Minatnya yang begitu besar pada bebatuan Ica menghantarkan Dr. Cabrera menjadi seorang [...]</description> <content:encoded><![CDATA[<p>[...] kaum ilmuwan, Dr Cabrera lalu membuka sebuah museum sehingga khalayak ramai dapat melihat-lihat batu-batu Ica ini. Minatnya yang begitu besar pada bebatuan Ica menghantarkan Dr. Cabrera menjadi seorang [...]</p> ]]></content:encoded> </item> </channel> </rss>
