Powered by Max Banner Ads 

The Power of Sound

 

Pemberdayaan Diri melalui Bunyi, Vibrasi dan Frekuensi

“The Power of Sound”

Damai Sejati dan Kaya Lahir Bathin

dengan Kasih, Ikhlas, Sabar dan Syukur

Bunyi, musik bahkan nada dan warna suara bicara bisa menghasilkan efek tertentu saat didengarkan. Sumber suara apa yang bisa dipakai untuk mencapai kedamaian atau ketenangan? Getaran seperti apa yang akan membawa kembali kebaikan? Frekuensi apa yang menyebabkan kegelisahan? Bisa jadi warna suara dan cara anda saat berbicara menyebabkan pendengar terganggu? Atau anda selalu stress dan pusing, karena tanpa sadar sepanjang hari terganggu oleh suara anda sendiri? Sebaliknya dengan menguasai suara sejati anda (inner pitch dan innerrhythm) anda dengan mudah dapat mengatasi kegugupan saat bicara di depan umum, dengan jernih bisa menguasai keadaan, bahkan mengalami percepatan dalam pencerahan spiritual. Kesemuanya menjadi pembahasan dalam pemahaman mengenai the Power of Sound.

Dengung, frekuensi, suara, vibrasi terbukti sebagai inti dari segala yang ada di semesta. Kemampuan merubah kesadaran dari satu frekuensi ke frekuensi yang lain menjadi ketrampilan yang sangat penting agar manusia mampu menjaga keselarasan otak, hati dan jiwa. Pemahaman yang membuat seseorang menjadi pandai membaca situasi dan pandai menempatkan diri dalam suasana apapun sehingga selalu berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat. Ketrampilan yang sangat berarti untuk mendaki tangga kesuksesan dalam mencapai kebahagiaan dan kedamaian sejati.

Semua orang perlu mengenal dan belajar mengontrol getaran / gelombang yang sedang diciptakan dan kemudian memancar dari dalam diri Anda serta membentuk pola pikir dan pola rasa anda. Setelahnya dengan mudah Anda bisa menyelaraskan getaran itu untuk menarik hal-hal yang Anda inginkan manifest dalam hidup Anda, secara konsisten.

Penjelasan mengenai The Power of Sound dimulai dengan kemampuan mengendalikan frekuensi gelombang otak : frekuensi Beta, Alfa, Theta Delta bahkan gelombang hati dan lingkungan termasuk harmonisasi diri dengan frekuensi rotasi bumi 7.58 hz ataupun frekuensi udara, aom frekuensi, schuman frekuensi,bahkan frekuensi 417 hz dimana scientist spiritualist menyebut sebagai reconnection with source frekuensi dan lain-lain ,yang masing-masing memiliki peran dalam pencapaian titik hening (stillness). Syaratnya hanya satu, anda harus menerimanya tanpa pretensi, open mind, open heart. Penulis menawarkan melihat Tuhan dengan persepsi universal tanpa berpaling dari agama dan keyakinan Anda dan menghindari tergesa gesa menolak sesuatu yang mungkin baru, dengan kesadaran kosmik bahwa Tuhan, walaupun disebut dengan nama-nama berbeda, merupakan sumber dari segala sumber. Dia yang Maha meliputi ini berada dan selalu hadir di mana-mana, beserta anda, yang Maha Kuasa, Maha Tahu, Maha Svara, Maha melihat, Alfa, Omega, yang awal, yang akhir, dan masih banyak lagi. Sebuah ritual, doa, pujian atau apapun bentuk komunikasi manusia dengan penciptanya dengan balutan perbedaan paham dan keragaman keyakinan serta kepercayaannya tetaplah terhubung melalui adanya vibrasi dan Frekuensi. Begitu pula adanya kekuatan media air yang menyembuhkan setelah diberi doa atau afirmasi, berfungsi dan berubah karakter dan bentuk molekulnya melalui adanya vibrasi dan frekuensi.

Dengan memahami peran posisi gelombang otak dan gelombang hati, kita bisa mengatur suasana hati sehingga selalu merasa tenang, nyaman dan damai, yang berdampak menghadapi hidup dengan lebih jernih. Penyelesaian yang selama ini dicari melalui pehamaman di luar diri kita, ternyata semua sudah ada dalam diri. Anda diajak untuk menyadari bahwa apapun yang dilakukan, dipikirkan, dirasakan menimbulkan getaran yang akan mengakibatkan getaran lain, diterima oleh orang lain, alam-semesta dan pada gilirannya menjadi sebuah resonansi yang berbalik kembali mengalir pada pikiran, perasaan dan kehidupan si pengirim getaran (The Law of Resonance).

Setelah paham semua itu, lalu dimulailah perjalanan mengenal frekuensi diri pribadi berdasarkan tanggal kelahiran maupun kondisi jiwa dan getaran yang menghasilkan bunyi ataupun sunyi, perpanjangan getaran atau resonansi, mulai dari sumbernya, Tuhan, sang Maha Sumber, sang Maha Getaran. Segala jenis bunyi, frekuensi, yang memiliki perannya masing-masing dalam perputaran kehidupan kosmik. Yang paling penting untuk dipahami adalah bahwa semua yang ada, -apakah tampak atau tidak, terdengar atau tidak- bila diurai ke dalam bentuk dasar paling sederhana sesungguhnya adalah getaran, dan memancar pada tataran frekuensi tertentu.

Apapun di sekitar kita yang tampak padat sejatinya jika diperbesar berkali-kali dengan mikroskop elektronik akan terlihat gerakan dan getaran di tataran gelombang yang berbeda. Perbedaan gelombang getaran tersebut yang membedakan bentuk tubuh seseorang dengan yang lainnya, atau antara frekuensi virus HIV dengan virus TBC, antara frekuensi meja kayu dengan gelas anggur.

Setelah menyadari bagaimana cara getaran bekerja, giliran berikutnya adalah mencari cara agar getaran tersebut bekerja untuk kita, memberikan kita kebahagiaan sejati, kedamaian sejati. Sebuah cara yang ditawarkan untuk menyelaraskan getaran yang dikirim agar mendapatkan kembali getaran yang diharapkan, diantaranya adalah melalui meditasi mengenal diri sendiri. Perjalanan pemahaman panjang dari getaran ke meditasi suara ini tidak bisa didapatkan dalam satu malam, namun dimungkinkan dengan membuka hati ,dan menerima atas sebuah fakta universal mengenai bunyi dan frekuensi. Sama halnya dengan Olah Raga, Olah Rasa juga membutuhkan pemahaman, keasadaran, latihan rutin dan kedisiplinan diri yang tinggi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Meditasi juga telah dibuktikan secara ilmiah dapat mengubah resonansi fisiologis manusia. Mereka yang menjalaninya akan mengalami damai lahir bathin, tenang, berkalbu bersih, selalu bersyukur, sejahtera dan akan secara otomatis resonansi vibrational frequency yang diproyeksikannya berubah. Hasilnya, mimpi kemudian menjadi nyata (The Law of Attraction).

Kunci kedamaian adalah keseimbangan antara tubuh, pikiran dan perasaan. Keseimbangan di dalam tubuh, pikiran dan perasaan itu sendiri kesemuanya terdiri atas getaran dan gelombang. Meditasi atau seni mengenal diri menjadi cara untuk menyelaraskan getaran dan gelombang ini. Karena hanya dengan selarasnya getaran gelombang tubuh, pikiran dan perasaanlah kita berada dalam kondisi nyaman, damai, bahagia dan bisa berfungsi maksimal sebagai mikrokosmos bagian dari alam semesta (Makrokosmos). Dalam berbagai pemahaman, kondisi seimbang antara tubuh, pikiran dan perasaan dibahasakan sebagai perasaan sejahtera yang mendalam, sukacita, disebut sebagai nirvana, sunyata, suwung, zero, atau mengalami kedekatan pribadi dengan sang Maha Sumber, Allah, sehingga manusia dapat mengetahui sekaligus mengalami dan “menyadari” apa yang menjadi sumber. The Power of Sound menawarkan beberapa metode untuk mencapai tingkat “kesadaran tinggi” hingga mengenal “diri sejati” sekaligus menyatu dengan sang Maha Sumber yakni Tuhan.

Saat Anda mengenal “diri sejati”, anda sudah berada pada tataran menikmati hidup tulus dengan Kasih, Ikhlas, Sabar dan Syukur, dan anda akan memancarkan gelombang frekuensi diri yang sedemikian tingginya, hingga kehadiran anda senantiasa memberi “percikan cahaya” sekaligus menentramkan dan menyejukkan lingkungan serta alam beserta segala isinya.

Puji Syukur pada Sang Maha Sumber, karena saat ini kita dalam damai dan selalu damai di dalam.

 

Salam Cahaya,

diDDI AGePhe

 

———————————-
diDDI AGePhe

  • Studied Music Composition at I K J.
  • Studied Music at I K I P Negeri Jakarta   Music Composition from Slamet Abdul Syukur.
  • Studied contra bass from Amir Katamsie .
  • Studied Jazz from Jack Lesmana and Elfa Secioria.
  • Studied Indonesian traditional music from :I Gusti Kompyang Raka, I Wayan Diya, Eppi martison .

Starting his Spiritual Seeking since 1987 at:

  • Mijil and Manunggaling Kawulo Gusti.
  • Paguyuban Ngesti Tunggal. Tarekat Sasziliyah.
  • Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah.
  • Tarekat Uluhiyah. Tarekat Sir Maghribi Somaniah.
  • Tarekat Qadiriyah Riffaiyah Musthafawiyah.
  • Tarekat Satariyah . Institute Kajian Tasawuf Az Zukhruf
  • Buddha Zen.
  • Cosmic Link Meditation Centre.
  • Alpha Power ,Hypnotherapy  (from The Indonesian Board of Hypnoteraphy),Reiki etc.
  • Deep PEAT 4 (Carol Saito /from Italy),
  • Sound Healing (Jonathan Goldman /from U.S.A)..

diDDI is the Music Director of 30 Movies.. Such as:

Rini Tomboy….Nada dan Dakwah (MUSIC AND RELIGIOUS LECTURES)…Blok M …. Pesta …. Jangan Bilang Siapa Siapa …and is also the Music Director of more than a thousand TV Series like Jinny OH Jinny ,,Pernikahan Dini ..Layar Komedi …Kanan Kiri Oke ..Duyung Kembar,,,etc.

Worked with a Lot of musicians and singers like Vina Panduwinata..Titi D,J.. Utha Likumahaua..Addie M.S. Fariz R.M, Indra Lesmana ..Tohpati..Dian H.P. .. Eet Syahrani .Embong Raharjo(alm.),,Jack lesmana (alm)  Irianti Erningpradja,   diDDI QAWALI..& DIGITAL AUDIO NATIoN (D A U N) etc…


 Powered by Max Banner Ads